Keajaiban Benang Halus Putih dalam Kerajinan Tangan - Rahasia Jamur untuk DIY
Monera
Selain dari kelompok di atas, masih banyak makhluk hidup yang bersifat mikroskopis yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Kelompok makhluk hidup tersebut punya ciri-ciri seperti selnya tidak memiliki membran inti (prokariotik), bersel satu (uniseluler), dan mampu berkembang biak dengan membelah diri.
Makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri tersebut ialah kelompok monera. Contoh kelompok monera ialah bakteri dan alga biru.
Bakteri terdapat di lingkungan kita, ada yang bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti bakteri Escherichia
coli yang berperan membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makanan. Ada pula bakteri yang berbahaya bagi kehidupan manusia seperti Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit TB (tuberculosis paru).
Bahkan ada beberapa kelompok makhluk hidup mikroskopis yang tidak dapat dilihat hanya dengan mikroskop biasa
(mikroskop cahaya) tetapi harus dengan mikroskop elektron.
Benang-benang halus berwarna putih yang tedapat pada jamur disebut …. A. rizoid B. spora C. sporangium D. hifa
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
20 September 2023 03:18
Yah, akses pembahasan gratismu habis
Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar
Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?
Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu
LATIHAN SOAL GRATIS!
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian
Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!
Klaim Gold gratis sekarang!
Dengan Gold kamu bisa tanya soal ke Forum sepuasnya, lho.
Benang benang halus berwarna putih yang terdapat pada jamur adalah
“Tidak ada salahnya mengenal hifa lebih banyak. Hifa adalah bagian pertumbuhan dari jamur.”
Halodoc, Jakarta – Jamur tentunya sudah tidak asing lagi untuk ditemui pada beberapa tempat, khususnya tempat lembap. Selain struktur tubuhnya yang berbeda dengan tanaman, jamur juga tersusun dari benang-benang halus yang dikenal sebagai hifa.
Hifa merupakan cabang berfilamen panjang yang sering ditemukan pada jamur dan actinobacteria. Bagian ini sangat penting untuk pertumbuhan spesies yang memiliki hifa sehingga bisa membantu siklus ekologi di dalam alam. Yuk, simak ulasan lebih banyak mengenai hifa dan fungsinya berikut ini!
Jamur (fungi)
Kelompok jamur (fungi) merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan bahan organik makhluk hidup yang sudah mati. Jamur tidak berklorofil, berspora, tidak punya akar, batang, dan daun.
Jamur hidup di tempat yang lembap, bersifat saprofit (organisme yang hidup dan makan dari bahan organik yang sudah mati atau yang sudah busuk) dan parasit (organisme yang hidup dan mengisap makanan dari organisme lain yang ditempelinya).
Tubuh jamur terdiri atas benang-benang halus yang disebut hifa. Hifa saling bersambungan membentuk miselium.
Pada umumnya, jamur berkembang biak dengan spora yang dihasilkan oleh sporangium. Contoh makhluk hidup yang termasuk kelompok jamur ialah jamur roti, ragi tapai, jamur tiram putih, dan jamur kayu.
Pada klasifikasi lima kingdom, Myxomycota dan Oomycota termasuk kelompok protista, yaitu protista mirip jamur. Jamur dibagi menjadi enam filum, yaitu Chytridiomycota, Zygomycotina, Glomeromycota, Ascomycotina, Basidiomycotina, dan Deuteromycotina. (Z-2)
Tags: benang yang adalah pada putih