Keajaiban Benang Halus Putih dalam Kerajinan Tangan - Rahasia Jamur untuk DIY
Benang-benang halus berwarna putih yang tedapat pada jamur disebut …. A. rizoid B. spora C. sporangium D. hifa
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
20 September 2023 03:18
Yah, akses pembahasan gratismu habis
Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar
Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?
Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu
LATIHAN SOAL GRATIS!
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian
Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!
Klaim Gold gratis sekarang!
Dengan Gold kamu bisa tanya soal ke Forum sepuasnya, lho.
Mengenal Makhluk Hidup Kelompok Protista, Monera, dan Jamur
BERDASARKAN klasifikasi lima kingdom, makhluk hidup dibagi dalam kelompok animalia (hewan), plantae (tumbuhan), fungi (jamur), protista, dan monera. Kelima kingdom diklasifikasi berdasarkan karakteristik yang khas dari setiap organisme-organisme yang menyusunnya.
Kali ini kita membahas monera, protista, dan jamur (fungi). Seperti apa ciri-ciri monera dan protista serta jamur? Berikut penjelasannya yang dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Semester 1 dengan penulis ialah Wahono Widodo, Fida Rachmadiarti, dan Siti Nurul Hidayati.
Karakteristik Hifa
Ada beberapa jenis karakteristik hifa yang bisa digunakan untuk mengklasifikasikan jenis jamur, seperti:
- Mengikat. Hifa dengan karakteristik mengikat memiliki dinding sel yang tebal dan bercabang.
- Generatif. Hifa dengan karakteristik generatif biasanya memiliki dinding sel tipis dan sejumlah septa. Hifa generatif biasanya juga terkandung dalam gelatin atau lendir pada tanaman. Selain itu, hifa juga dapat mengembangkan struktur yang digunakan dalam reproduksi. Hampir sebagian besar jamur mengandung hifa generatif.
- Rangka. Hifa rangka mengandung dinding sel yang panjang dan tebal. Biasanya, jenis ini memiliki sedikit septa.
Itulah pengertian dan fungsi hifa dalam ekosistem. Beberapa jenis jamur juga diketahui bisa dikonsumsi oleh manusia, tetapi pastikan kamu tidak sembarangan dalam mengonsumsi jamur.
Klasifikasi Fungi
Seperti yang sudah gue singgung di atas,klasifikasi jamur dikelompokkan atas dasar cara pembentukan spora mereka. Masing-masing divisi ini juga memiliki ciri khas dan kegunaannya di kehidupan sehari-hari.
Nah, supaya elo lebih kenal dengan keempat divisi dari Kingdom Fungi ini, gue akan bahas satu persatu di bawah ya!
Zygomycota
Zygomycota adalah divisi fungi yang pembentukan sporanya berasal dari dua sel yang berbeda. Spora seksual dikenal sebagai zigospora sedangkan spora aseksual dikenal sebagai sporangiospora. Dan hifa (benang jamur) pada Zygomycota tidak memiliki septa (sekat/pembatas pada hifa).
Untuk memudahkan mengingatnya, inget aja jamur nama jamur ini yang zygo spora, “zygo” berasal dari kata “zygote”, di mana zygomycota membentuk alat reproduksinya dengan yang disebut sebagai zigosporangium.
Zygomycota biasanya hidup di habitat daratan atau jamur terestrial, atau saprofit yaitu jamur pelapuk atau tinggal pada inang yang sudah mati, pada makanan atau pada sisa tumbuhan dan hewan, parasit pada manusia dan tumbuhan.
Untuk lebih jelas tentang yang merupakan ciri-ciri zygomycota adalah yang berikut ini.
Ciri-ciri Zygomycota:
- Memiliki hifa yang tidak bersekat (tidak ada septa) dan memiliki beberapa inti (koenositik).
- Dinding sel pada jamur Zygomycota mengandung zat kitin.
- Melakukan reproduksi secara seksual dan aseksual.
- Tidak mempunyai tubuh buah.
Oh iya, perlu elo tau juga kalau jamur Zygomycota juga bisa bersimbiosis dengan tumbuhan lho.
Simbiosis antara jamur kelompok Zygomycota dengan akar tumbuhan tinggi disebut sebagai mikoriza.
Peran utama jamur dalam simbiosis ini adalah untuk meningkatkan penyerapan nutrisi dan air oleh tanaman inang dengan memanfaatkan volume tanah yang lebih besar dibandingkan menggunakan akar saja.
Tags: benang yang adalah pada putih