... Panduan Lengkap: Cara Menggunakan Benang Halus Berwarna Putih pada Proyek Jahitan DIY

Keajaiban Benang Halus Putih dalam Kerajinan Tangan - Rahasia Jamur untuk DIY

Klasifikasi Fungi (Jamur) – Materi Biologi Kelas 10

Pada artikel sebelumnya udah pernah dibahas mengenai klasifikasi makhluk hidup seperti archaebacteria dan eubacteria, sekarang kita move on ke klasifikasi makhluk hidup lainnya yaitu fungi atau yang mungkin lebih dikenal dengan nama jamur. Simak terus materi jamur kelas 10 Semester 2 berikut ini!

Mungkin beberapa dari elo banyak yang mengira kalo jamur itu masuk ke klasifikasi yang sama dengan tumbuhan, namun kenyataannya, jamur memiliki klasifikasinya sendiri guys.

Jadi, jamur itu termasuk dalam makhluk hidup tapi tidak termasuk sebagai tumbuhan maupun hewan. Wow! Kok bisa ya?

Terus sebenernya, apa itu jamur?

Nah, pada artikel ini gue bakal bahas secara tuntas mengenai pengertian jamur, klasifikasi, hingga strukturnya. Dan perlu elo tau materi terkait fungi ini juga akan elo temui pada mata pelajaran Biologi di kelas 10.

Monera

Selain dari kelompok di atas, masih banyak makhluk hidup yang bersifat mikroskopis yang hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Kelompok makhluk hidup tersebut punya ciri-ciri seperti selnya tidak memiliki membran inti (prokariotik), bersel satu (uniseluler), dan mampu berkembang biak dengan membelah diri.

Makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri tersebut ialah kelompok monera. Contoh kelompok monera ialah bakteri dan alga biru.

Bakteri terdapat di lingkungan kita, ada yang bermanfaat bagi kehidupan manusia seperti bakteri Escherichia
coli yang berperan membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makanan. Ada pula bakteri yang berbahaya bagi kehidupan manusia seperti Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit TB (tuberculosis paru).

Bahkan ada beberapa kelompok makhluk hidup mikroskopis yang tidak dapat dilihat hanya dengan mikroskop biasa
(mikroskop cahaya) tetapi harus dengan mikroskop elektron.

Fungsi Hifa

Hifa memiliki fungsi yang berbeda-beda pada setiap jenis jamur. Hal ini disesuaikan dengan setiap kebutuhan spesifik terhadap spesies jamur. Namun, ada beberapa fungsi umum dari hifa yang perlu diketahui, yaitu:

  • Membantu Penyerapan Nutrisi untuk Jamur

Beberapa hifa yang terdapat dalam jamur parasit digunakan untuk penyerapan nutrisi dari inang yang menjadi lokasi tumbuh jamur tersebut. Hifa pada jamur jenis ini memiliki ujung khusus yang dikenal sebagai haustoria. Ujung hifa tersebut dapat menembus dinding sel tanaman atau jaringan organisme lainnya untuk mendapatkan nutrisi.

Beberapa spesies jamur, seperti mikoriza mengembangkan hubungan simbiosis mutualisme terhadap tanaman lainnya. Jamur akan membentuk hifa khusus yang dikenal sebagai arbuscules yang bisa ditemukan pada akar untuk menyerap nutrisi dan air dari dalam tanah.

Arbuscules juga bisa ditemukan pada filum tumbuhan yang menjadi lokasi inang jamur sehingga mendapatkan nutrisi yang sama dengan jamur. Dengan cara ini hifa membantu tanaman untuk meningkatkan asupan nutrisi untuk pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Bagi beberapa spesies jamur, adanya hifa dalam struktur tubuhnya bisa digunakan sebagai perangkap hewan spesies nematoda. Jamur menggunakan hifa sebagai jaring dan struktur cincin untuk menangkap hewan tersebut.

Beberapa spesies jamur yang memiliki hifa dengan struktur akord menggunakan ini sebagai jalur nutrisi. Dengan begitu, nutrisi bisa sampai hingga bagian yang cukup jauh.


Tags: benang yang adalah pada putih

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia