... 10 Daerah Penghasil Kerajinan Perak Terbaik di Indonesia untuk Anda yang Hobi Kerajinan

Daerah-di-Indonesia-yang-Merupakan-Penghasil-Kerajinan-Perak

Penghasil Kerajinan Pajangan Perak: Kotagede, Yogyakarta

Kotagede merupakan sebuah kecamatan di sisi tenggara Yogyakarta. Wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Umbulharjo dan Kabupaten Bantul ini sudah lama terkenal menjadi surga untuk para pecinta kerajinan dari perak.

Hasil kerajinan perak dari Kotagede lebih banyak berupa barang seni untuk dipajang misalnya seperti miniatur kapal, patung Buddha, Candi Borobudur, kapal, andong, cangkir, mangkok, piring, panci, teko, dan lain-lain.

Ukuran serta harganya juga bermacam macam, mulai dari sepuluh ribu rupiah, sampai jutaan rupiah.

Nah, selain membeli barang yang sudah tersedia di etalase, di Kotagede kamu juga dapat memesan desain sendiri secara khusus atau custom.

Sebagai info, salah satu toko kerajinan perak yang terkenal di Kotagede adalah HS Silver yang berada di Jalan Mondorokan. Toko ini didirikan oleh Harto Soehardjo dan membuat sendiri kerajinan kerajinan yang dijual ditokonya.

RECOMMEND : √49+ Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi Mistis

Uniknya, di Kotagede ketika berbelanja kerajinan kamu juga bisa sambil melihat proses pembuatannya.

5. Pongkor

Terakhir, kamu bisa pula mengetahui keberadaan daerah penghasil emas di Indonesia yang terletak di Pongkor, Bogor, Jawa Barat. Area tambang di Pongkor sudah beroperasi sejak tahun 1994 dan pengelolaannya dilakukan oleh PT Aneka Tambang Tbk. Izin pengelolaannya berakhir 2031.

Tambang emas yang ada di Pongkor merupakan jenis tambang emas bawah tanah. Penambangan dilakukan melalui gua dengan diameter 3,3 meter sepanjang 6 kilometer. Kandungan emas yang ada di Gunung Pongkor sangat besar, dengan luas area tambang mencapai 6.047 hektare.

Tak jauh dari Pongkor, ada pula tambang emas lain yang dikelola oleh PT Antam, yaitu Blok Cikoneng dan Cibitung yang ada di Pandeglang. Pengelolaannya dilakukan oleh anak perusahaan PT Antam, yaitu PT Cibaliung Sumber Daya. Faktanya, hasil produksi emas dari Pongkor dan Cibaliung memiliki porsi sebesar 20% dari total penjualan emas Antam.

Nah, itulah informasi menarik mengenai 5 daerah penghasil emas di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Keberadaan daerah-daerah tersebut jadi bukti nyata kalau Indonesia adalah negara kaya raya. Dengan pengelolaan yang tepat, Indonesia pun bisa berkembang menjadi negara maju.

Batik Kayu

Jika pada umumnya membatik dilakukan di atas selembar kain, maka di tangan masyarakat Krebet membatik dapat dilakukan di atas kayu. Kayu-kayu tersebut tidak hanya diukir dengan pola batik tetapi juga dibentuk menjadi sebuah topeng,g, wayang, almari, aksesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, dan peralatan lainnya. Oleh sebab itulah dibutuhkan keahlian khusus untuk membuat kerajinan ini.

Kerajinan ini bermula dari warga Krebet yang hanya mengandalkan sektor pertanian mereka. Sedangkan para petani hanya bisa menanam pada saat musim tertentu. Masyarakat Krebet pun mencoba inovasi lainnya yaitu dengan membuat batik di atas kayu. Kerajinan tersebut kemudian dijual dan berhasil mengundang banyak peminat mulai dari masyarakat lokal hingga mancanegara.

Keris

Keris merupakan senjata tradisional khas Jawa termasuk Yogyakarta yang sudah ada sejak dahulu kala. Bagi masyarakat Jogja keris bukan hanya sekedar senjata tetapi juga benda berharga yang mengandung nilai filosofi leluhur. Keris terbuat dari besi yang dibentuk meliuk-liuk hingga menampilkan kesah gagah dan eksotis. Setiap keris memiliki bentuk liukan atau disebut luk dengan jumlah ganjil mulai dari tiga hingga seterusnya.

Jumlah luk yang ganjil bukan tanpa maksud dalam artian ada maknanya sendiri. Makna tersebut adalah manusia tidak akan pernah bisa genap atau sempurna. Keris memiliki wadah pembungkus yang disebut dengan warangka. Cara mengeluarkan keris dari warangka pun memiliki arti. Apabila pemilik keris tersebut dikeluarkan dengan cara menarik warangkanya maka berarti pemilik tersebut menghormat pandai besi atau pembuat keris tersebut. Namun jika pemilik keris mengeluarkannya dengan cara menarik gagang keris itu menandakan ia akan menikam atau menusuk seseorang.

Selain sebagai senjata tradisional, keris juga merupakan simbol dari status sosial seperti keris Kanjeng Kyai Ageng Kopek yang hanya boleh digunakan dan dimiliki oleh sultan keraton Yogyakarta. Keris juga kerap dijadikan sebagai aksesoris pelengkap dalam berpakaian terutama pakaian adat.


Tags: kerajinan yang adalah hasil indonesia

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia