Daerah-di-Indonesia-yang-Merupakan-Penghasil-Kerajinan-Perak
Penghasil Kerajinan Pajangan Perak: Kotagede, Yogyakarta
Kotagede merupakan sebuah kecamatan di sisi tenggara Yogyakarta. Wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Umbulharjo dan Kabupaten Bantul ini sudah lama terkenal menjadi surga untuk para pecinta kerajinan dari perak.
Hasil kerajinan perak dari Kotagede lebih banyak berupa barang seni untuk dipajang misalnya seperti miniatur kapal, patung Buddha, Candi Borobudur, kapal, andong, cangkir, mangkok, piring, panci, teko, dan lain-lain.
Ukuran serta harganya juga bermacam macam, mulai dari sepuluh ribu rupiah, sampai jutaan rupiah.
Nah, selain membeli barang yang sudah tersedia di etalase, di Kotagede kamu juga dapat memesan desain sendiri secara khusus atau custom.
Sebagai info, salah satu toko kerajinan perak yang terkenal di Kotagede adalah HS Silver yang berada di Jalan Mondorokan. Toko ini didirikan oleh Harto Soehardjo dan membuat sendiri kerajinan kerajinan yang dijual ditokonya.
RECOMMEND : √49+ Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi MistisUniknya, di Kotagede ketika berbelanja kerajinan kamu juga bisa sambil melihat proses pembuatannya.
Wayang Kulit
Jogjakarta selain terkenal dengan makanan gudegnya juga terjenal dengan pertunjukan seni wayang kulitnya. Wayang kulit merupakan pertunjukkan yang dipentaskan oleh sebuah dalang menggunakan wayang berbentuk menyerupai makhluk hidup dan terbuat dari kulit. Kulit yang digunakan biasanya adalah kulit binatang seperti kerbau, lembu, ataupun kambing. Seni wayang erat kaitannya dengan penyebaran agama Hindu-Budha di Pulau Jawa. Wayang digunakan dalam ritual adat yang berhubungan dengan roh spiritual.
Namun wayang juga digunakan oleh para wali songo untuk berdakwah menyebarkan agama Islam. Oleh sebab itu meski agama lain masuk ke Jogja namun seni wayang kulit masih dapat dinikmati oleh masyarakat. Pertunjukkan wayang biasanya akan digelar semalam suntuk yang dipimpin oleh seorang dalang dan diiringi oleh musik gamelan. Wayang kulit tak hanya digunakan dalam pertunjukkan tetapi juga diperjualbelikan di toko-toko souvenir. Bentuk wayang kulit yang paling banyak memiliki peminta yaitu wayang kulit dengan bentuk punakawan dan pandawa lima.
Daerah Penghasil Kerajinan Kuningan
Pengrajin kuningan adalah para ahli yang terampil dalam mengolah logam kuningan untuk menciptakan berbagai produk. Mereka menggunakan keahlian tradisional dan teknik modern untuk membuat kerajinan tangan, patung, lampu hias, dan berbagai barang seni lainnya dari logam kuningan.
Adapun beberapa daerah penghasil kerajinan kuningan dan sentra pengrajin kuningan di Indonesia antara lain :
1. Tumang Boyolali, Jawa Tengah
Tumang di Boyolali, Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu pusat kerajinan kuningan di Indonesia. Para pengrajin kuningan Boyolali di Tumang terampil dalam menciptakan produk kuningan dengan desain tradisional yang khas, seperti ukiran dan relief.
Kawasan ini tidak hanya menjadi sentra kerajinan tembaga boyolali, tetapi juga tempat di mana keterampilan dan pengetahuan tentang kerajinan kuningan dijaga dan dilestarikan dengan penuh dedikasi.
2. Kotagede, Yogyakarta
Kota ini memiliki sejarah yang kaya dalam kerajinan kuningan dan memainkan peran penting dalam mempertahankan warisan budaya di bidang ini.
Kotagede di Yogyakarta juga merupakan salah satu daerah terkenal di Indonesia dalam pembuatan kerajinan kuningan. Para pengrajin di Kotagede terampil dalam menciptakan perhiasan dan barang seni dari kuningan, menggabungkan keahlian tradisional dengan desain yang elegan dan khas.
Tentunya kunjungan ke Kotagede dapat memberikan pengalaman mendalam tentang keterampilan dan keindahan kerajinan kuningan Indonesia.
3. Cirebon, Jawa Barat
Gerabah Kasongan
Gerabah merupakan sebuah kerajinan yang selalu ada hampir di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan Kasongan merupakan sebuah desa yang berada di Bantul, Yogyakarta. Kota ini sudah membuat kerajinan gerabah sejak meletusnya perang Diponegoro yaitu pada tahun 1825-1830. Masyarakat Kasongan membuat gerabah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Gerabah yang dibuat biasanya merupakan peralatan rumah tangga seperti kuali, pengaron, kendi, anglo, cowèk, dan alat lainnya.
Sejak saat itu Kasongan tak hanya menghasilkan gerabah peralatan rumah tangga tetapi juga souvenir yang cantik. Pada tahun 1980 an kerajinan gerabah mengalami puncak kejayaannya dimana sepanjang jalan di Kasongan terdapat banyak sanggar untuk belajar membuat gerabah. Kerajinan gerabah Kasongan pun tak hanya diminati oleh masyarakat lokal tetapi juga oleh bangsa lain seperti dari Jepang, Eropa, Australia, hingga Kanada.
Tags: kerajinan yang adalah hasil indonesia