Daerah-di-Indonesia-yang-Merupakan-Penghasil-Kerajinan-Perak
Kerajinan Kulit Manding
Kota Jogja seakan dipenuhi dengan orang-orang yang memiliki keterampilan dalam berbagai hal mulai dari perak, gerabah, hingga kulit. Jika kamu pecinta kerajinan gerabah kamu bisa mengunjungi desa Kasongan, jika kamu menyukai kerajinan perak maka kamu bisa berwisata ke Kotagede, dan jika kamu seorang penggemar kerajinan kulit maka kamu bisa datang ke desa Manding. Desa Manding berlokasi di Jl. DR Wahidin Sudiro Husodo, Manding, kota Bantul.
Kerajinan kulit Manding berjaya pada tahun 1980 an dan memiliki puluhan toko di sepanjang jalan. Berbeda dengan kerajinan kulit daerah lainnya, kerajinan kulit Manding terbuat dari kulit nabati dengan teknik tatah timbul. Jahitan pada kerajinan kulit Manding dikerjakan secara manual dengan menggunakan tangan. Produk kerajinan tangan Manding berupa jaket, sepatu, sandal, tas, ikat pinggang, dompet, pigura hingga gantungan kunci. Meski kini tak sepopuler dulu namun kerajinan ini masa ada hingga saat ini.
7 Daerah Penghasil Logam di Indonesia yang Penting Diketahui
Indonesia memiliki banyak daerah penghasil logam. Pemanfaatan bahan logam menjadi langkah positif untuk mencukupi kebutuhan manusia. Tidak hanya dimanfaatkan di dalam negeri. Logam-logam dari hasil pertambangan Indonesia juga sudah mulai dikenal di kancah internasional.
Sejak zaman dahulu, logam menjadi salah satu sumber daya alam (SDA) yang banyak digunakan manusia. Baik logam yang ferrous maupun non-ferrous. Pada kesempatan ini, Anda akan mendapatkan informasi mengenai daerah penghasil logam. Lebih dari itu, Anda juga akan memahami kegunaan setiap logam bagi kehidupan.
Berbicara mengenai logam, sebelum dapat digunakan tentunya logam harus terlebih dahulu masuk ke tahap pengecoran. Adapun jenis pengecoran logam yang dapat digunakan, baik secara sederhana maupun modern tergantung dari jenis logam yang akan di cor.
Keris
Keris merupakan senjata tradisional khas Jawa termasuk Yogyakarta yang sudah ada sejak dahulu kala. Bagi masyarakat Jogja keris bukan hanya sekedar senjata tetapi juga benda berharga yang mengandung nilai filosofi leluhur. Keris terbuat dari besi yang dibentuk meliuk-liuk hingga menampilkan kesah gagah dan eksotis. Setiap keris memiliki bentuk liukan atau disebut luk dengan jumlah ganjil mulai dari tiga hingga seterusnya.
Jumlah luk yang ganjil bukan tanpa maksud dalam artian ada maknanya sendiri. Makna tersebut adalah manusia tidak akan pernah bisa genap atau sempurna. Keris memiliki wadah pembungkus yang disebut dengan warangka. Cara mengeluarkan keris dari warangka pun memiliki arti. Apabila pemilik keris tersebut dikeluarkan dengan cara menarik warangkanya maka berarti pemilik tersebut menghormat pandai besi atau pembuat keris tersebut. Namun jika pemilik keris mengeluarkannya dengan cara menarik gagang keris itu menandakan ia akan menikam atau menusuk seseorang.
Selain sebagai senjata tradisional, keris juga merupakan simbol dari status sosial seperti keris Kanjeng Kyai Ageng Kopek yang hanya boleh digunakan dan dimiliki oleh sultan keraton Yogyakarta. Keris juga kerap dijadikan sebagai aksesoris pelengkap dalam berpakaian terutama pakaian adat.
Penghasil Kerajinan Pajangan Perak: Kotagede, Yogyakarta
Kotagede merupakan sebuah kecamatan di sisi tenggara Yogyakarta. Wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Umbulharjo dan Kabupaten Bantul ini sudah lama terkenal menjadi surga untuk para pecinta kerajinan dari perak.
Hasil kerajinan perak dari Kotagede lebih banyak berupa barang seni untuk dipajang misalnya seperti miniatur kapal, patung Buddha, Candi Borobudur, kapal, andong, cangkir, mangkok, piring, panci, teko, dan lain-lain.
Ukuran serta harganya juga bermacam macam, mulai dari sepuluh ribu rupiah, sampai jutaan rupiah.
Nah, selain membeli barang yang sudah tersedia di etalase, di Kotagede kamu juga dapat memesan desain sendiri secara khusus atau custom.
Sebagai info, salah satu toko kerajinan perak yang terkenal di Kotagede adalah HS Silver yang berada di Jalan Mondorokan. Toko ini didirikan oleh Harto Soehardjo dan membuat sendiri kerajinan kerajinan yang dijual ditokonya.
RECOMMEND : √49+ Mengenal Kesenian Kuda Lumping, Unik Tapi MistisUniknya, di Kotagede ketika berbelanja kerajinan kamu juga bisa sambil melihat proses pembuatannya.
5. Pongkor
Terakhir, kamu bisa pula mengetahui keberadaan daerah penghasil emas di Indonesia yang terletak di Pongkor, Bogor, Jawa Barat. Area tambang di Pongkor sudah beroperasi sejak tahun 1994 dan pengelolaannya dilakukan oleh PT Aneka Tambang Tbk. Izin pengelolaannya berakhir 2031.
Tambang emas yang ada di Pongkor merupakan jenis tambang emas bawah tanah. Penambangan dilakukan melalui gua dengan diameter 3,3 meter sepanjang 6 kilometer. Kandungan emas yang ada di Gunung Pongkor sangat besar, dengan luas area tambang mencapai 6.047 hektare.
Tak jauh dari Pongkor, ada pula tambang emas lain yang dikelola oleh PT Antam, yaitu Blok Cikoneng dan Cibitung yang ada di Pandeglang. Pengelolaannya dilakukan oleh anak perusahaan PT Antam, yaitu PT Cibaliung Sumber Daya. Faktanya, hasil produksi emas dari Pongkor dan Cibaliung memiliki porsi sebesar 20% dari total penjualan emas Antam.
Nah, itulah informasi menarik mengenai 5 daerah penghasil emas di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Keberadaan daerah-daerah tersebut jadi bukti nyata kalau Indonesia adalah negara kaya raya. Dengan pengelolaan yang tepat, Indonesia pun bisa berkembang menjadi negara maju.
Tags: kerajinan yang adalah hasil indonesia