... 10 Daerah Sentra Kerajinan Tangan Eceng Gondok yang Harus Dikunjungi untuk DIY Anda

Seni Merajut dan Kerajinan DIY - Eksplorasi Sentra Kerajinan Tangan Eceng Gondok

Eceng Gondok: Ancaman atau Peluang?

Pembina Industri di BBSPJPPI Kementerian Perindustrian. Kandidat Doktor Ilmu Lingkungan, Sekolah Pasca Sarjana Universitas Diponegoro. Auditor Halal LPH BBSPJPPI Semarang. Pelatih dan Pendamping Penulisan Artikel Ilmiah.

Tulisan dari Rame tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hamparan "permadani hijau" ini bukan hanya mengubah pemandangan sungai, tetapi juga mengancam keberlangsungan ekosistem yang ada (Liputan6.com, 1 November 2023).

Banyak yang berpendapat bahwa keberadaan eceng gondok di sungai ini akan membawa dampak negatif bagi lingkungan (Suara.com, 31 Oktober 2023). Namun, di sisi lain, ada pula yang melihat ini sebagai sebuah peluang.

Jembatan modern berdiri gagah di atas Bengawan Solo, sementara eceng gondok menghiasi permukaan airnya, menciptakan kontras antara kemajuan teknologi dan kekuatan alam. Foto: Muhammad Mada/ANTARA FOTO (kumparanNEWS, 31 Oktober 2023).

Namun, apakah hanya pembersihan yang bisa dilakukan? Ataukah ada langkah lain yang bisa diambil untuk memanfaatkan eceng gondok sebagai sumber daya yang berpotensi bagi keberlanjutan lingkungan?

Dengan mengkaji lebih dalam mengenai eceng gondok, kita mungkin bisa menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut. Tanaman ini bisa jadi bukan hanya ancaman, tetapi juga peluang yang dapat dimanfaatkan dengan bijak.

Sebagai masyarakat, kita dituntut untuk selalu berpikir kritis dan inovatif dalam menghadapi setiap permasalahan lingkungan. Sehingga, kita bisa bersama-sama menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk masa depan yang lebih hijau dan lestari.

Pemberdayaan Masyarakat dengan Bengok Craft

Menurut Firman, pemanfaatan eceng gondok menjadi kerajinan merupakan peluang untuk meningkatkan taraf hidup.

“Untuk masalah bisa atau tidaknya, itu bisa dipelajari. Dengan kemauan, angan, dan keterampilan, nanti itu bisa menghasilkan suatu kreasi atau karya,” tutur Firman.

Bengok Craft memberikan solusi untuk warga agar bisa mengolah kerajinan enceng gondok. Biasanya mereka memikul bahan mentah, menjualnya, dan menghasilkan Rp100.000,00 – Rp200.000,00.

“Apabila dijadikan kerajinan bisa sampai jutaan rupiah. Caranya bagaimana? Kita mengolah, bisa jadi topi, bisa jadi tas, dan bisa jadi macam-macam kreasi lainnya,” cakap Firman.

Bengok Craft memberikan solusi untuk warga agar bisa mengolah kerajinan enceng gondok. Foto: Bengok Craft.

18. Ranjang Tempat Tidur

Jika memiliki interior rumah yang dilengkapi kolam renang, cobalah memilih pembatas tempat ganti pakaian yang terbuat dari eceng gondok. Dengan menggunakan pembatas seperti ini, nuansa sekitar kolam renang akan terlihat alami. Apalagi jika dilengkapi dengan tanaman hijau dan bebatuan di sekitar tanaman, pasti akan semakin cantik.

Pembatas seperti ini juga bisa digunakan untuk sekat tempat ibadah. Agar ibadah di dalam rumah lebih khusyuk dan tertutup bisa menambahkan pembatas ini di dekat tempat ibadah. Selain itu, warna nya yang netral pasti tidak akan mengganggu tampilan interior rumah.

Berawal dari Bahan Mentah

“Di sini malah yang belum ada perajinnya. Nah, ini makanya kita bergerak untuk ayo kita di sini juga bisa bikin jadi daerah perajin. Angan-angan nantinya ingin jadi sentra kerajinan, itu kita mulai dan kita terus berproses dan berprogress,” ucap Firman.

Merek Bengok Craft bermakna sederhana, namun erat dengan ciri khas produk yang mereka jual. Firman menuturkan, bengok merupakan penyebutan nama lokal enceng gondok di daerah mereka.

“Sedangkan craft itu nama global. Kita sedari awal pengin bawa produk lokal ini ke ranah global,” tambahnya.

Ketika menjual eceng gondok basah ke para penjemur, biasanya bahan mentah itu terjual Rp500,00 per kilo.

“Dijemur selama 2-3 minggu sampai kering itu dijual per kilonya Rp5000,00. Apabila satu kilo ini dibikin kerajinan, itu bisa menghasilkan berkali-kali lipat,” jelas Firman.

Misalnya, perajin membuat topi, topi membutuhkan eceng gondok sekitar satu kilogram. “Jadi, ada peningkatan harga di situ. Bahkan 10 kali lipat lebih dengan kita berkreasi,” ucap Firman.

Firman menuturkan, bengok merupakan penyebutan nama lokal enceng gondok di Desa Kesongo, Jawa Tengah. Foto: Bengok Craft.

Manfaat Eceng Gondok

Meski dianggap sebagai tanaman pengganggu, pada kenyataannya enceng gondok dapat memberikan manfaat dan memiliki nilai ekonomis, yaitu:

1. Bioenergi

Pertumbuhan perkembangbiakan eceng gondok yang sangat cepat menjadikan ketersediaan tumbuhan ini cukup melimpah. Enceng gondok dapat diolah menjadi bioenergi dalam bentuk biogas, yakni tiap hektar enceng gondok dapat menghasilkan 70.000 m 3 biogas.

Beberapa peneliti menyatakan bahwa bioenergi hasil pengolahan eceng gondok memiliki unsur kimiawi yang sama dengan bahan bakar pada umumnya, bahkan hasilnya hampir menandingi metana murni.

baca juga: Alpukat - Taksonomi, Karakteristik, Asal, Kultivar & Manfaat

Pengolahan biogas umumnya terkendala kelembaban tumbuhan yang tinggi sehingga memerlukan tambahan biaya untuk proses pengeringan, oleh karena itu sebagian besar mengolahnya dengan cara konvensional. Para petani Bengal mengolah eceng gondok menjadi bioenergi ketika musim dingin dan abunya dapat gunakan sebagai pupuk.

Cara lain yang juga dilakukan adalah melalui teknik pengolahan air limbah. Bioenergi yang dihasilkan diubah menjadi etanol, biogas, hidrogen, nitrogen dan pupuk. Sementara air hasil pengolahan digunakan untuk irigasi persawahan.

2. Mengatasi Polusi Air

Enceng gongok merupakan tumbuhan air yang tahan terhadap polutan-polutan penyebab polusi air, seperti timbal, merkuri, stronsium-90 dan beberapa unsur kimia yang mengandung karsinogenik. Sifat anti kimia yang ada di akar eceng gondok ini dapat dimanfaatkan untuk membersihkan air dari berbagai macam polutan.

Oleh sebab itu, terciptalah sistem pengolahan air limbah menggunakan enceng gondok karena mampu menghisap 60 hingga 80 persen nitrogen dan 69 persen potassium dalam air yang tercemar.

3. Diolah Menjadi Makanan

Selain bermanfaat sebagai energi alternatif dan keseimbangan lingkungan, enceng gondok juga dapat dioleh menjadi makanan dan obat. Masyarakat Taiwan dan Vietnam mengonsumsi eceng gondok karena kaya akan karoten dalam bentuk salad.


Tags: kerajinan dari yang tangan adalah gondok eceng

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia