Peran Warna dalam Kerajinan DIY - Meningkatkan Keindahan dan Kreativitas
Macam-macam warna
Teori Newton tentang akibat berkas cahaya matahari melalui prisma menyatakan bahwa urutan dalam spektrum warna terdiri dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Ini kemudian lebih dikenal sebagai lingkaran warna. Di samping warna-warna murni atau pokok dikenal warna-warna kutub yang sebenarnya bukan merupakan warna yaitu putih dan hitam.
Dalam lingkaran warna itu terdiri dari tiga warna primer kemudian membentuk sekunder, dan terakhir warna tersier.
Warna primer atau pokok ialah warna yang menjadi dasar suatu warna baru. Warna pokok belum tercampur dengan warna apapun. Dinamakan warna primer karena warna ini dihasilkan dari penggunaan pigmen. Pigmen adalah bahan organik dan anorganik untuk pewarna yang banyak digunakan dalam industri tinta dan kertas. Warna primer tidak bisa dibuat dengan campuran warna lain. Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru. Warna pokok yang dicampur dengan warna pokok lain akan menjadi warna sekunder.
b. Warna sekunder.
Pencampuran warna-warna primer itu seperti warna merah ditambah kuning menjadi oranye atau jingga, warna merah ditambah biru menjadi ungu, dan warna kuning ditambah biru menjadi hijau.
c. Warna tersier.
Warna tersier adalah warna yang diperoleh dengan cara mencampur warna primer dan warna sekunder. Contoh, kuning tambah oranye menjadi kuning oranye dan merah tampah oranye menjadi merah oranye.
Selain jenis warna di atas, ada beberapa jenis warna lain yaitu warna analogis, warna kwartertier, warna panas, dan warna dingin. Warna analogis adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran antara satu warna primer dengan satu warna sekunder yang letaknya bersebelahan pada lingkaran warna. Warna analogis atau warna antara pada umumnya warna-warna yang tidak jenuh atau tidak banyak unsur putihnya.
Sedangkan warna kwartertier adalah warna yang dihasilkan dari pencampuran warna-warna tersier. Warna panas didominasi merah, kuning, oranye, atau warna warna yang cerah. Warna dingin didominasi warna gelap seperti biru, ungu, dan hijau.
PENGERTIAN KERAJINAN: Fungsi, Bahan, Jenis Jenis & Contoh
Pengertian Kerajinan – Banyak orang kerap mengagumi suatu hasil kerajinan. Baik itu karena detailnya yang rumit, idenya yang unik, maupun makna filosofisnya yang menyentuh hati.
Kerajinan dapat dibuat dari kayu, plastik, kain atau bahan-bahan sampah limbah yang sudah tidak digunakan. Ditangan-tangan kretif bahan tersebut dapat dibuah menjadi suatu benda bernilai ekonomis.
Dalam artikel ini kita akan membahas tentang apa itu kerajinan? mulai dari pengertian kerajinan, fungsi, tahapan, bahan dan juga jenis-jenis kerajinan.
Daftar Isi Artikel
- Pengertian Kerajinan
- Fungsi Kerajinan
- Bahan Pembuat Kerajinan
- Tahapan Pembuatan Kerajinan
- Jenis-Jenis Kerajinan dan Contohnya
- 1. Kerajinan Dari Tanah Liat
- 2. Kerajinan Dari Kayu dan Bambu
- 3. Kerajinan Dari Serat Alam
- 4. Kerajinan Dari Logam
- 5. Kerajinan dari Batu
- 6. Kerajinan Dari Bahan Bekas
Peran dan Arti Warna dalam Seni Rupa
Ilustrasi lukisan Grainstacks karya Claude Monet. Lukisan bertajuk sama di Museum Barberini, Jerman, dilempari kentang tumbuk oleh aktivis lingkungan pada Minggu (23/10/2022). (Dok. Wikimedia Commons/Derbrauni)
KOMPAS.com - Segala benda umumnya memiliki warna, seperti lukisan, warna kayu, langit, sepatu, rambut, dan lainnya. Dilansir dari Buku Pengetahuan Dasar Seni Rupa (2020) karya Sofyan Salam dan teman-teman, dalam seni rupa, warna merupakan salah satu unsur penting yang memiliki peran dan klasifikasi. Baca juga: 8 Jenis Desain Grafis dalam Seni Rupa Warna memiliki tiga peran yang lazim ditemukan dalam penerapannya, yaitu mewakili alam, sebagai simbol, dan warna mewakili dirinya. Berikut penjelasannya:
Fungsi kerajinan
Secara umum, fungsi kerajinan adalah sebagai barang hiasan, dibawah ini beberapa fungsi kerajinan adalah yang terbagi ke dalam dua kelompok:
1. Fungsi pakai
Barang-baran yang sudah dibuat mengutamakan aspek fungsional atau kegunaan yang bertujuan untuk membantu suatu pekerjaan manusia.
Kerajinan dengan fungsi pakai antara lain:
- Meja
- Kursi
- Lampu hias
- Lemari
- Tikar
- Dan lain sebagainya
2. Fungsi hias
Fungsi satu ini agak berbeda dengan fungsi pakai pada kerajinan adalah dengan menonjolkan Sisi estetika atau keindahan dibandingkan dengan fungsi.
Kerajinan dengan menonjolkan fungsi hias biasanya digunakan sebagai pajangan yang mempercantik keindahan ruangan.
Contoh kerajinan dengan menonjolkan fungsi hias antara lain:
- Miniatur
- Hiasan dinding
- Tembikar
- Barang-barang cinderamata
- Dan lain sebagainya
Pengertian Warna, Makna, Jenis, dan Skemanya dalam Desain Grafis
WARNA adalah spektrum tertentu yang terdapat dalam suatu cahaya sempurna, yaitu cahaya berwarna putih. Kita tidak bisa mengenali warna jika berada dalam ruang yang gelap atau tidak ada cahaya. Ketika menutup mata, kita juga tidak dapat melihat warna suatu objek kalaupun ada cahaya. Demikian juga ketika tidak ada sesuatu yang dilihat, kita pun tidak dapat mengenali suatu warna.
Seorang desainer di era digital harus memahami warna yang tepat untuk digunakan dalam hasil karyanya. Hal ini karena setiap warna memiliki makna dan kesan yang ditimbulkan berbeda-beda. Oleh karena itu, seorang desainer harus memiliki kemampuan menyampaikan pesan melalui grafis, khususnya dengan memadukan warna tertentu sehingga dapat memengaruhi suasana hati, emosi, persepsi dan menarik perhatian para penikmatnya.
Apa saja warna warna yang dikenal dalam desain grafis? Apakah makna warna dalam desain grafis? Untuk mengetahui lebih dalam tentang warna, pelajarilah modul ini dengan seksama yang dikutip dari buku Dasar Desain Grafis SMK/MAK Kelas X yang ditulis Hanifah Wijayanti dan Penerbit Putra Nugraha.
Tags: kerajinan adalah fungsi sebagai