Keselamatan Kerja dalam Produksi Kerajinan Tanah Liаt
Materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan Mapel Prakarya kelas 12 SMA/MA
Materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan Mapel Prakarya kelas 12 SMA/MA - Halo adik adik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin menyampaikan jangan lupa untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan untuk menghindari penyebaran wabah virus corona. Oiya kali ini kakak ingin membagikan materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan dari mata pelajaran Prakarya untuk adik adik kelas XI SMA/MA. Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat yah. Semangat!!
| Materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan Mapel Prakarya kelas 12 SMA/MA |
Anak anakku hebat modul ini sebagai pendamping buku teks pelajaran (BTP) atau buku sekolah elektronik (BSE) sebagai media pendukung bagi kalian dalam memahami materi tentang Sistem Produksi dari pembahanan sampai pengemasan karya kerajinan yang berdasarkan kebutuhan lingkungan sekitar/ pasar lokal.
Materi Sistem produksi ini akan sangat membantu kalian dalam membuat sebuah karya kerajinan sehingga dapat secara tepat menentukan bahan, membentuknya, merakit dan mengemas menjadi sebuah karya kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Dalam mempelajari modul ini kalian harus membaca modul ini dengan cermat. melalui kegiatan membaca dan mempelajari materi, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan latihan soal sebagai alat evaluasi disertai refleksi.
Pengertian Keselamatan Kerja
Ditinjau dari segi filosofisnya, keselamatan kerja ialah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil budaya dan karyanya.
Dari segi keilmuan keselamatan kerja merupakan suatu pengetahuan beserta penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja (Purnama, 2010).
Keselamatan kerja merupakan faktor penting yangmeendukung kelancaran suatu proyek. Adanya situasi yang aman dan selamat, maka pekerja akan bekerja dengan maksimal dan semangat.
Pengertian Keselamatan Kerja Menurut Para Ahli
Adapun definisi keselamatan kerja menurut para ahli, antara lain:
Simanjuntak (1994)
Keselamatan kerja dapat didefinisikan sebagai kondisi keselamatan yang terbebas dari terjadinya resiko kecelakaan maupun kerusakan di tempat kita bekerja, hal tersebut berkkaitan dengan kondisi bangunan, peralatan keselamatan, kondisi mesin, serta kondisi pekerja
Mathis dan Jackson
Keselamatan kerja ialah perlindungan terhadap kesejahteraan fisik seseorang agar terhindar dari cidera yang berkaitann dengan pekerjaan. Kesehatan merujuk pada kondisi umum baik fisik, mental maupun stabilitas emosi secara umum.
Suma’mur (1981: 2)
Keselamatan kerja ialah serangkaian usaha guna menciptakan suasana kerja yang aman dan tentram bagi para pekerja yang sedang bekerja di perusahaan terkait.
Mangkunegara (2002)
Keselamatan kerja dikatakan sebagai ilmu beserta penerapannya yang berhubungan dengan mesin, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, pesawat, landasan tempat kerja serta lingkungan kerja.
Keselamatan kerja juga mencakup cara-cara melakukan pekerjaan guna menjamin keselamatan tenaga kerja juga melindungi aset perusahaan supaya terhindar dari hal yang mampu menyebabkan terjadinya kecelakaan dan kerugian lainnya. Cakupan dalam keselamatan kerja termasuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), perawatan mesin dan pengaturan jam kerja yang manusiawi.
A. Alat bantu kerajinan tanah liat.
- butsir kawat (wire modelling tools),
- butsir kayu (wood modelling tools),
- kawat pemotong (wire cutter),
- pisau pemotong (felting knife),
- potter rib/throwing ribs/rubber palletes.steel pelletes,
- spons (sponges),
- jarum (needles), dan
- kuas kecil,
Fungsinya digunakan untuk merapikan, menghaluskan, mengerok, membentuk detail, dan membuat tekstur benda kerja. Ukuran panjang 22 cm, bahan kawat stainlees steel, yang diikat pada tangaki kayu.
Berfungsi untuk menghaluskan, memebentuk detail, merapikan, membuat dekorasi, merapikan dan menghaluskan benda kerja. Ukuran panjang 22 cm lebar 3 cm, terbuat dari bahan kayu sawo.
Berfungsi untuk memotong ujung bibir, dasar benda kerja, dan memotong tanah liat plastis. ukuran panjang kawat 40 cm dengan panjang tangkai 6 cm terbuat dari bahan kawat stainlees steel.
Berfungsi untuk memotong, mengiris lempengan tanah liat dengan ukuran panjang 17 cm dan mata pisau 8,5 cm.
5. Potter rib/throwing ribs/rubber palletes.steel pelletes.Berfungsi untuk menghaluskan dan membentuk permukaan luar benda kerja, berukuran 10x6 cm dengan tebal 1,4 cm dan berbahan kayu plat stainlees, dan karet.
Berfungsi untuk menyerap kandungan air, menghaluskan benda kerja, dan membersihkan handtool, cetakan gibs pada waktu pencucian. Berukuran diameter 8 cm dengan tebal 6 cm dan berbahan busa.
Berfungsi untuk memotong bibir, menusuk gelembung udara dan menggores permukaan benda kerja. berukuran panjang total 14 cm dan mata jarum 4 cm.
Berfungsi untuk mengolesi lumpur tanah pada bagian benda kerja yang akan disambung, mengolesi larutan pemisah pada model dan cetakan gips.
Keselamatan Kerja
Keselamatan dapat diartikan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, sehingga hal tersebut menjadikan manusia bisa merasakan kondisi yang aman atau selamat dari penderitaan, kerugian atau kerusakan terutama untuk pekerja konstruksi. Agar kondisi tersebut dapat dicapai di tempat kerja maka diperlukanlah adanya keselamatan kerja.
Keselamatan di tempat kerja akan meminimalisir teradinya kecelakaan kerja sehingga akan mengurangi biaya untuk kompensasi pekerja, mengurangi waktu henti bagi karyawan, dan mengurangi waktu pelatihan ulang untuk pekerja ketika diperlukan untuk menggantikan pekerja yang terluka.
Menghindari kerusakan pada peralatan juga akan menghasilkan biaya perbaikan yang lebih sedikit. Kinerja para pekerja tau karyawan akan dapat ditingkatkan ketika pekerja tahu bagaimana mencegah cedera dan memiliki keyakinan dalam peran aktif manajemen dalam melindungi keselamatan mereka.
Unsur Keselamatan Kerja
Unsur-unsur yang menunjang keselamatan kerja adalah sebagai berikut:
Contoh Alat Pelindung Diri (APD) atau peralatan dasar yang dimaksud sebagai pelindung diri yang harus disediakan disebuah kapal untuk menjamin keselamatan pekerja adalah sebagai berikut:
Menggunakan pelindung
Pakaian pelindung merupakan coberall yang berguna untuk melindungi tubuh anggota awak dari adanya bahan-bahan berbahaya. Bahan-bahan berbahaya tersebut seperti misalnya minyak panas, air, percikan pengelasan dll, atau dalam hal ini dikenal dengan ‘Dangri’ atau ‘Boiler Suit’
Helm
Helm merupakan bagian penting untuk melindungi bagian tepenting tubuh manusia yaitu kepala. Mengingat hal tersebut maka diperlukan adanya perlindungan terbaik yang sediakan oleh helm plastik keras di atas kapal.
Selain itu tali dagu juga penting untuk di sediakan bersama dengan helm, hal tersebut bertujuan menjaga helm di tempat ketika perjalanan atau jatuh.
Sepatu yang aman
Manfaat sepatu yang aman digunakan untuk menghindari dan memastikan tidak ada luka yang terjadi di kaki para pekerja atau crew di atas kapal.
Sarung tangan
Sarung tangan merupakan salah satu hal pentung yang wajib disediakan di kapal. Sarung tangan tersebut digunakan dalam kegiatan operasi dimana hal tersebut menjadi suatu keharusan untuk perlindungan tangan para pekerjanya.
Beberapa sarung tangan yang diberikan merupakan sarung tangan tahan panas yang digunakan untuk bekerja di permukaan yang panas, sarung tangan kapas yang digunakan untuk operasi pekerjaan yang normal, serta sarung tangan las, sarung tangan kimia, dan lain-lain.
Googles
Googles digunakan untuk melindungi mata, mengingat mata merupakan salah satu bagian yang paling penting dan sensitif bagi tubuh manusia, selain itu dalam kegiatan oprasi sehari-hari sangat memiliki kemungkinan besar untuk cedera mata.
Tags: kerajinan produk pada