"Memahami Seni Kerajinan Berbasis Media Campuran"
Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
Ketersediaan bahan baku yang terbatas, bentuk kerajinan yang monoton dan kurang menarik menjadi permasalahan yang sering muncul dalam membuat sebuah kerajinan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengatasinya.
Meskipun gaya klasik memiliki penggemar sendiri, namun perubahan yang inovatif tetap perlu untuk dilakukan, salah satunya adalah dengan kerajinan berbasis media campuran.
Berikut ini adalah prinsip kerajinan berbasis media campuran yang perlu diketahui:
- Merupakan bentuk penggabungan dari berbagai macam bahan tanpa adanya reaksi kimia ketika proses penggabungan dilakukan. Seperti misalnya, menimbulkan proses pengikisan atau membuat bahan menjadi berkarat, dsb.
- Bahan yang digunakan sebagai media campuran terdiri dari berbagai jenis dan tidak hanya satu bahan saja. Banyaknya bahan campuran juga tergantung pada kebutuhan rancangan produk yang akan ada dibuat.
- Bahan yang digunakan bisa bersifat homogen atau heterogen. Misalnya bahan alam dengan campuran bahan alam, bahan buatan dengan bahan buatan, atau bisa juga bahan alam dengan bahan buatan. Adanya penggabungan tidak menimbulkan perubahan fisik seperti meleleh, dsb.
- Masing-masing bahan memiliki karakteristiknya sendiri yang akan membuat produk kerajinan memiliki fungsi dan nilai estetika lebih.
- Penggabungan bahan baku dan bahan lainnya harus bisa menyatu sehingga membentuk kesatuan produk yang harmonis.
Penciptaan produk baru membutuhkan rancangan yang tepat dengan mempertimbangkan bentuk yang diinginkan. Berikut ini adalah petunjuk sebelum merancang produk kerajinan berbasis media campuran:
![]()
Kerajinan Berbasis Media Campuran
Pernah nggak sih kamu mendengar istilah kerajinan berbasis media campuran? Mungkin bagi yang giat mengikuti perkembangan dunia kerajinan sudah tahu, atau bahkan kenal banget dengan kerajinan satu ini ya.
Beda halnya dengan yang benar-benar baru akan mempelajarinya. Oleh karena itu, kali ini, kita akan kupas tentang mengenai kerajinan berbasis media campuran. Mulai dari pengertian hingga contohnya.
- 1 Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 2 Prinsip Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3 Contoh Kerajinan Berbasis Media Campuran
- 3.1 Wayang
- 3.2 Perhiasan
- 3.3 Keris dan Kujang
- 3.4 Tas
- 3.5 Akssoris (Bando, Bros, dan Manik – Manik)
- 3.6 Sandal
- 3.7 Diaroma
- 3.8 Cendera Mata
- 3.9 Mainan
- 3.10 Boneka
- 3.11 Guci
- 3.12 Sapu
- 3.13 Pigura
- 3.14 Vas Bunga
- 3.15 Hiasan Dinding
- 3.16 Tirai Hias
![]()
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Berbasis Media Campuran
Kerajinan berbasis media campuran sangat beragam jenisnya, tergantung dari sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing.
Jenis bahan baku alam yang bisa digunakan antara lain adalah batu, kayu, logam, kulit, serat, keramik, dll. Sementara bahan buatan meliputi plastik, fiberglass, gips, dll.
Setiap bahan memiliki karakteristiknya masing-masing sehingga sebelum dibuat menjadi kerajinan harus benar-benar memahami karakter bahan tersebut. Sebagai contoh keramik yang terbuat dari tanah liat, sifatnya mudah pecah sehingga harus dipadukan secara hati-hati dengan bahan lain.
Berikut ini adalah beberapa contoh bahan baku dan bahan tambahan yang bisa dipadukan untuk menghasilkan kerajinan berbasis media campuran:
1. Batu
Batu bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, seperti batu permata, batu akik, batu giok, kristal dll. Masing-masing batu memiliki nilai estetikanya sendiri dan bisa dibuat menjadi berbagai macam kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Berbagai macam bentuk, tekstur dan warna pada batu bisa dipadukan dengan bahan lainnya untuk menghasilkan produk kerajinan yang lebih menarik.
Salah satunya dipadukan dengan logam sehingga menghasilkan produk berupa cincin, lampu hias kristal, dll.
Contoh kerajinan berbasis media campuran dari batu adalah:
- Perhiasan seperti kalung, cincin, gelang dan anting yang memadukan batu permata dengan logam emas atau perak.
- Ornamen berupa ukiran batu dengan kombinasi pigura kayu untuk hiasan dinding.
2. Logam
Logam memiliki banyak jenis dengan karakteristiknya masing-masing, seperti emas, perak, tembaga, besi, titanium, dll. Logam bisa dipadukan dengan bahan lainnya seperti batu permata, kayu, plastik, dll.
![]()
Kerajinan Berbasis Media Campuran: Produk, Proses dan Kemasan
KerajinanPrakarya - Dalam berkarya tentunya tidak terlepas pada rancangan. Rancangan merupakan suatu gambar rencana atau gambar sketsa yang harus diikuti dalam proses membuat karya nantinya. Gambar rencana ini sangat penting sebagai alat bantu memonitor diri sendiri agar bekerja sesuai rencana. Apabila pada saat proses pengerjaan ditemui kendala, rancangan dapat diubah sesuai solusi, untuk selanjutnya pekerjaan dapat dilanjutkan kembali. Biasakanlah membuat rancangan sebelum berkarya. Sketsa pada rancangan juga bagian dari karya seni rupa, sehingga apabila kamu membuat dengan bagus, karya rancanganmu dapat dibingkai dan dipamerkan atau dipasarkan juga.
Kerajinan berbasis media campuran dengan penciptaan bentuk baru diperlukan pembuatan rancangan yang tidak sedikit. Seorang pengrajin dapat membuat lebih dari 10 sketsa untuk menghasilkan 1 produk kerajinan. Kamu sudah mendapat pengalaman dalam meniru karya kerajinan yang sudah ada, maka kini kamu diharapkan dapat membuat karya kerajinan berbasis media campuran dengan cara menciptakan karya baru dari bahan alam. Beberapa pengetahuan di bawah ini merupakan contoh saja, kamu dapat mengembangkan sendiri sesuai kebiasaan yang ada di daerah tempat tinggalmu, atau kamu dapat mengembangkannya sesuai kreativitasmu sendiri. Berikut ini akan dipelajari produk dan proses pembuatan kerajinan berbasis media campuran.
1. Batu
Batu yang digunakan sebagai kerajinan selain batu permata atau batu mulia juga ada batu akik. Batu permata sebenarnya adalah sebuah mineral atau batu yang dibentuk dari hasil proses geologi yang unsurnya terdiri atas satu atau beberapa komponen kimia yang mempunyai harga jual tinggi, dan diminati oleh para kolektor. Sebelum dijadikan perhiasan atau kerajinan, batu harus dipoles terlebih dahulu.
Tidak semua tempat di dunia ini mengandung batu permata. Di Indonesia hanya beberapa tempat yang mengandung batu permata antara lain di provinsi Banten dengan kalimayanya (batu opal), di Lampung dengan batu jenis-jenis anggur yang menawan dan jenis cempaka, di Pulau Kalimantan dengan kecubungnya (amethys) dan intan (berlian).
![]()
Tags: kerajinan media pengertian