"Pemahaman tentang Kerajinan dalam Industri Kreatif"
Tujuan Pembangunan Industri
Pemerintah menjelaskan bahwa Indonesia akan terus mengembangkan sektor industri untuk kelancaran pembangunan. Pengertian pembangunan industri merupakan salah satu bagian dari pembangunan ekonomi negara yang menerapkan beberapa prinsip pembangunan industri yang berkelanjutan. Pembangunan ini didasarkan pada pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan.
Pasal 2 UU Perindustrian memuat penjelasan tentang dasar dan tujuan pembangunan industri. Pengembangan industri juga berlangsung dengan percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri, keunggulan dan kelestarian lingkungan.
Membuat kesejahteraan lebih merata
Pemanfaatan sumber daya alam dan/atau hasil pertanian untuk kegiatan industri harus dapat memberikan hasil yang adil dan merata bagi kesejahteraan manusia dengan tetap memperhatikan keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup.
Meningkatkan pertumbuhan ekonomi
Struktur perekonomian harus diubah ke arah yang lebih baik, lebih maju, lebih sehat, dan lebih seimbang. Semuanya dilakukan untuk menciptakan basis yang lebih kuat dan lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi pada umumnya dan memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri pada khususnya.
Manajemen Teknologi Tepat Guna
Kemampuan menguasai teknologi ini sangat penting karena dapat meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan dunia usaha tanah air.
Penguatan partisipasi masyarakat
Dalam hal ini contohnya adalah industri kecil atau industri rumahan yang didalamnya terdapat peran masyarakat kelas bawah.
Kesempatan Kerja yang Setara
Dengan banyaknya industri yang terbuka, otomatis membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.
Pertumbuhan pendapatan devisa
Diharapkan semua bentuk industri yang ada akan membantu mendatangkan devisa dalam jumlah besar bagi perekonomian negara.
Pengembangan pusat pertumbuhan industri
Kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi sentra industri harus segera dikembangkan dengan metode yang baik dan tepat.
Definisi Industri
Kebanyakan orang beranggapan bahwa industri hanyalah kegiatan ekonomi manusia yang mengolah bahan mentah/bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau jadi. Meskipun pengertian industri sangat luas, proses industri ini mencakup semua kegiatan manusia dalam bidang tertentu yang bersifat produktif dan komersial. Kata industri berasal dari kata Perancis Kuno “industria” yang berarti aktivitas, tetapi kata tersebut terutama berasal dari kata Latin “Industria” yang berarti kerajinan dan aktivitas.
Secara garis besar, industri adalah bidang usaha yang menghasilkan keterampilan tenaga kerja dan teknologi untuk menghasilkan suatu produk untuk mendapatkan keuntungan. Produk industri tidak hanya berupa barang (produksi) tetapi juga berupa jasa (services), contoh hasil produksi seperti jasa seperti perbankan, asuransi, pengangkutan, jasa pengiriman, dll.
Industri identik dengan tempat berlangsungnya industri yaitu pabrik, dalam arti yang lebih luas pabrik adalah tempat manusia, mesin atau teknologi, material, energi, modal dan sumber daya dikelola dalam suatu kesatuan sistem produksi. menghasilkan produk dan jasa yang efektif, efisien, dan aman yang siap digunakan untuk umum atau yang dapat diproses lebih lanjut untuk membuat jenis produk lain. Pabrik identik dengan mengolah bahan mentah dan membuat produk jadi berupa barang.
Industri jasa adalah industri yang memberikan jasa atau pelayanan untuk melayani atau mendukung kegiatan industri lainnya dan juga dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat (pelanggan). Jenis industri ini biasanya beroperasi di gedung (kantor).
Industri juga dapat diartikan sebagai kumpulan dari berbagai perusahaan yang menawarkan produk yang sama. Dengan kata lain, setiap produk merupakan pengganti yang lain karena perusahaan menggunakan input yang sama dan menghadapi pemasok dan pembeli yang kurang lebih sama.
Pengertian Industri Kreatif dan Contoh Industri Kreatif di Indonesia
Semakin tumbuhnya industri kreatif di Indonesia, semakin menunjukan bahwa ekonomi Indonesia pun mampu berinovasi dan bersaing dengan negara lainnya. Hal tersebut juga menunjukan bahwa perekonomian di Indonesia selangkah lebih maju.
Perkembangan global turut pula berpengaruh pada perekonomian. Kreatifitas sangat dibutuhkan di era globalisasi, seperti saat ini. Hal tersebut dikarenakan persaingan yang semakin meningkat dan ketat di antara para pelaku ekonomi.
Industri kreatif menjadi pembeda dari banyaknya produk yang sejenis yang terdapat di dunia bisnis. Pasalnya, produk yang dihasilkannya merupakan hasil dari kreatifitas yang melahirkan keunikan, serta inovasi produk, dimana bisa menjadi pelopor
Tumbuhnya inovasi dan kreatifitas yang banyak diciptakan dari industri ini,menjadikan industri ini patut diberi perhatian khusus oleh pemerintah. Pemerintah harus senantiasa memberikan bantuan permodalan agar industri ini terus tumbuh.
Kebijakan Pemerintah dalam Industri Kreatif
Kebijakan pemerintah dalam industri kreatif adalah serangkaian langkah dan tindakan yang diambil untuk mendukung, mengembangkan, dan mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.
Berikut ini beberapa elemen dalam kebijakan pemerintah untuk industri kreatif.
1. Mendorong Inovasi dan Kreativitas
Pemerintah dapat memberikan insentif dan dukungan finansial kepada individu, perusahaan, atau organisasi yang bergerak di bidang industri kreatif.
Ini juga dapat berupa penyediaan dana untuk riset, pengembangan produk baru, dan proyek seni.
2. Meregulasi dan Mendukung Kreativitas
Di sisi lain, pemerintah juga dapat memberikan dukungan atas administratif dan perizinan yang memudahkan proses bisnis kreatif.
3. Mengintegrasikan Aset dan Potensi
Memastikan bahwa berbagai aset dan potensi yang terkait industri kreatif, seperti sumber daya manusia berbakat, infrastruktur teknologi, dan kekayaan budaya, dapat diintegrasikan dengan baik oleh pemerintah.
4. Membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)
Pemerintah dapat membentuk badan khusus, seperti Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dengan tujuan mengoordinasikan dan mempromosikan pengembangan industri kreatif.
Bekraf juga menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah yang berpotensi untuk memajukan perekonomian negara melalui kontribusi ide yang inovatif.
Kebijakan Pemerintah
Sadar akan potensi yang besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Seperti halnya negara maju, yang mulai menumbuhkan industri tersebut untuk kegiatan perekonomian yang lebih baik. Berikut ini beberapa kebijakan pemerintah ekonomi guna meningkatkan industri ini :
1. Mengintegrasikan Aset dan Potensi
Kebijakan Pemerintah yang pertama kali ini mengenai industri 4.0 ini dengan cara mengintegrasikan aset dan potensi pengembangan kreativitas. Memaksimalkan pengelolaan aset dapat dijadikan sumber modal industri ini. Dengan demikian, potensi kreativitas dapat dikembangkan dengan baik.
Mengintegrasikan aset dan potensi kreativitas yang dihasilkan oleh para pelaku bisnis, dapat menjadi satu kesatuan yang utuh dalam meningkatkan industri yang berbasis ide tersebut. Dengan demikian, masyarakat akan senantiasa turut berlomba untuk menghasilkan kreatifitas terbaiknya.
2. Mendorong Inovasi dan Kreatifitas
Inovasi dan kreativiti dalam bentuk yang lebih baik, didukung sepenuhnya oleh pemerintah dengan penyediaan permodalan, dan penyediaan fasilitas layanan untuk mendukung industri 4.0 ini. Dengan demikian, semakin memicu pertumbuhan ekonomi, untuk menghasilkan ide kreatif yang dapat bernilai.
Kreatifitas dan ide yang tumbuh di masyarakat harus dikelola dengan baik. Dengan demikian, persaingan bisnis tidak menjadi sesuatu yang dapat menimbulkan perselisihan. Terutama untuk kreatifitas, dimana sebuah ide sangat mudah untuk dicuri atau diakui oleh orang lain.
3. Membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif)
Badan Ekonomi Kreatif merupakan institusi yang dibentuk oleh presiden guna memfasilitasi dan menjadi wadah pengelolaan kreatifitas yang dapat dikelola menjadi ide. Keberadaannya mendorong kreativitas masyarakat guna terus menghasilkan ide yang dapat menjadi karya.
Tags: kerajinan dari pengertian sebagai industri kreatif