Jenis-jenis Tusuk yang Digunakan untuk Merapikan Jahitan
Apa Itu Stitch (Tusuk Jahitan)?
Dalam tekstil, tusuk jahit atau stitch adalah serangkaian putaran tunggal yang berulang-ulang atau loop benang melalui interloping, intralooping, atau interlacing. Ini adalah elemen dasar untuk menjahit, merajut, menyulam, merenda, dan membuat renda jarum, baik dengan tangan atau mesin. Berikut adalah perbedaan atara interlooping, intralooping dan interlacing dalam menjahit:
- Interlooping adalah proses melewati satu lingkaran benang melalui lingkaran lain yang dibentuk oleh benang-benang yang berbeda.
- Intralooping adalah proses melewati loop lain dari thread yang dibuat oleh thread yang sama.
- Interlacing adalah proses melewatkan benang di atas atau di sekitar benang atau loop yang berbeda.
Jenis tusuk yang digunakan untuk merapikan jahitan adalah
Tahap mula perkenalan baik untuk para penjahit handal maupun pemula ke dunia jahit menjahit pasti tidak lepas dari tahap untuk memahami dan belajar menggunakan jahitan tangan. Tentu saja ini adalah fase awal dimana penjahit diperkenalkan dengan cara menjahit paling simpel dan mudah sebelum mulai untuk mempelajari cara menjahit yang lebih advance menggunakan mesin jahit.
Menjahit dengan tangan kini juga sudah lumayan populer diantara anak-anak maupun remaja, khususnya perempuan, karena di beberapa sekolah menjahit sudah menjadi kurikulum atau kelas yang harus dikuasai oleh anak didiknya. Dan keterampilan menjahit ini diharapkan dapat menambah skill bagi siapapun yang mempelajarinya dan dapat mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari.
Walaupun menjahit dengan tangan termasuk skill menjahit yang paling dasar, jahitan tangan juga memiliki berbagai macam jenis lho! Apa saja jenis tusuk / stitch jahitan tangan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Nah, sudah cukup paham belum jika jenis jahitan tangan juga dapat bermacam-macam dan dapat disesuaikan dengan fungsinya? Jika sudah paham, apakah Anda tertarik untuk belajar lebih jauh dan mempraktekkan semua jenis jahitan tangan yang sudah dijelaskan di atas?
Jika Anda tertarik untuk belajar namun belum memiliki peralatan jahit yang dibutuhkan, yuk kunjungi offline store Kianjaya Machinery! Selain mengunjungi offline store kami, semua kebutuhan dan keinginan kalian untuk tools dalam menjahit bisa dilihat dan dibeli via Tokopedia atau Shopee yang tentunya lengkap dan terpercaya. Yuk cek sekarang!
Lorem ipsum is simply free text used by copytyping refreshing. Neque porro est qui dolorem ipsum quia quaed inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Lorem ipsum is simply free text used by copytyping refreshing. Neque porro est qui dolorem ipsum quia quaed inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Tusuk Feston
Tusuk feston (blanket stitch) berfungsi untuk penyelesaian tiras seperti tiras lingkar kerung lengan atau pada pinggiran pakaian bayi. Tusuk feston juga dapat berfungsi sebagai hiasan bila benang yang digunakan adalah benang hias atau benang sulam dengan kombinasi warna yang serasi.
Membuat tusuk Feston
- Dari pinggiran yang bertiras, tusukkanlah jarum sampai tembus dan keluar dari kain.
- Kemudian tusukkan yang kedua, sebelum jarum keluar, benang yang ada di ujung jarum dilingkarkan lewat bawah jarum.
- Tariklah jarum bersama benangnya sampai kencang.
- Tusukan ketiga dikerjakan seperti tusukan kedua. Demikian seterusnya.
- Tusuk Feston bisa juga digunakan sebagai pengganti tusuk balut, terutama untuk kain yang tebal.
Kegunaan tusuk Feston untuk menjahit:
- Tiras pinggir kerung lengan model kerut.
- Tiras pinggir kain yang memakai renda atau lajur kerut.
- Tiras pinggir kain yang sukar dijahit dengan mesin jahit.
Kelas 400- Multi Thread Chain Stitch (Jahitan Rantai Benang Ganda)
Dalam jahitan jenis ini, loop yang terbentuk dalam 1 set benang jahit akan dilewatkan melalui kain. Kemudian, loop ini akan ditahan menggunakan sistem interloping & interlacing dengan loop yang terbentuk oleh set benang lain (benang looper).
Jenis jahitan ini akan tampak seperti jahitan lockstitch di bagian depan, namun memiliki efek rantai ganda dibagian belakang berkat adanya benang looper.
- Jahitan lebih kuat karena kedua benang tidak saling mengunci.
- Jenis-jenis jahitan ini juga mampu meminimalisir terjadinya kerutan pada kain.
- Mesin yang menghasilkan jenis jahitan ini bergerak jauh lebih cepat dibandingkan mesin lockstitch, yakni di kecepatan 8000 rpm.
- Memiliki tingkat kelenturan yang sama dengan tusuk kunci.
- Kekuatan tusuk kelas 401> 301.
- Konsumsi jumlah benangnya 2x lebih banyak dibandingkan tusuk kunci ganda.
- Jika menggunakan kain tenun yang tipis, bagian bawah jahitan akan terlihat tebal.
- Jika ada jahitan yang terloncati, maka rangkaian jahitan bisa terbuka dengan mudah.
Penggunaan: disesuaikan dengan jenisnya. Contoh: tipe 401 lebih cocok digunakan untuk membuat jahitan panjang di jeans dan celana. Sementara tipe 406 & 407 digunakan untuk membuat ikat pita/kepang di bahan yang elastis seperti sweater.
Tusuk Flanel
Tusuk flanel biasa digunakan untuk mengelim pinggiran busana yang diobras.
Tusuk flannel (herringbone stitch) sering digunakan, terutama untuk busana yang dibuat dari bahan yang harganya mahal, disamping itu tusuk flannel juga dapat digunakan sebagai hiasan, sebagai tusuk dasar dan sulaman bayangan.
Untuk sulaman bayangan dengan jarak yang lebih rapat (dirapatkan) dan dapat juga mengikuti motif dekorasi.
- jelujur kain yang sudah diobras 3-4 cm langkah tusukannya mundur 0,75 cm turun kebawah,
- tusuk jarum kekanan selanjutnya mundur lagi 0,5 cm
- tusuk lagi ke atas seperti tusukan pertama demikian selterusnya sampai selesai.
Untuk mendapatkan hasil tusukan yang halus pada bagian bawah busana (pada rok) atau dimanapun tusuk flannel digunakan, lakukan dengan halus/tipis waktu menusukkan jarum kebahan busana, dengan demikian hasil yang didapatkan juga halus dan tipis bila dilihat dari bagian balik (bagian buruk busana).
Tags: jahit yang untuk adalah jenis digunakan