... Kain Tenun: Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Jarum dan DIY

Keindahan dan Keunikan Kain Tenun - Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Sulam dan DIY

Ciri-Ciri Seni Rupa Tradisional

Seni dan wujudnya sangat banyak, untuk memudahkan kamu dalam mengenai seni rupa tradisional pahami lewat ciri-cirinya. Berikut ini ciri seni rupa tradisional secara umum.

  1. Impulsif, sifat dari seni rupa tradisional ini cenderung spontanitas
  2. Lebih mengutamakan nilai guna daripada nilai estetika, contohnya seperti kain batik yang berfungsi untuk pakaian atau kain penutup
  3. Distingtif yang mana antara budaya satu dengan versi lainnya berbeda-beda
  4. Tidak peduli siapa penciptanya karena dalam pembuatan-nya berkaitan dengan filosofi aktivitas serta aktivitas religius
  5. Terikat dengan norma daerah asal karya seni berasal
  6. Karya seni ini tidak berkaitan dengan aliran akademis maupun ruang lingkup seni murni

Fungsi Seni Kriya

Kriya menjadi salah satu seni yang diterapkan pada suatu benda atau produk yang fungsional. Berikut beberapa fungsi yang dimiliki oleh kriya:

1. Hiasan

Fungsi pertama dari cabang seni ini adalah sebagai hiasan. Beberapa produk buatan tangan manusia memang ditujukan untuk dijadikan sebagai dekorasi atau hiasan. Selain itu, cabang seni ini juga tergolong ke dalam fine art atau seni rupa murni.

Hal tersebut disebabkan oleh penerapan estetika atau keindahan yang digunakan pada kriya sebagai bentuk pemenuhan emosi. Contoh produk kriya yang ditujukan atau dijadikan sebagai hiasan adalah lukisan, patung, cinderamata, karya seni ukir, dan lain sebagainya.

2. Benda terapan

Kriya merupakan seni yang tidak hanya memperhatikan estetika saja, namun juga fungsional. Oleh sebab itu jenis seni ini juga mempunyai fungsi sebagai benda siap pakai. Dalam hal ini artinya produk dari karya seni ini berupa benda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa contoh karya seni kriya yang difungsikan sebagai benda terapan diantaranya ialah:

  • Lemari hias
  • Tempat tidur kayu
  • Kursi kayu

3. Benda mainan

Fungsi karya seni yang satu ini hampir sama konsepnya dengan benda terapan. Dimana produk karya kriya dijadikan sebagai benda atau alat permainan. Pada umumnya alat permainan yang dibuat dengan kerajinan tangan mempunyai bentuk yang sederhana.

Beberapa contoh produk seni kriya yang digunakan sebagai alat permainan adalah:

  • Congklak
  • Boneka
  • Kipas tangan

4. Benda seni eksperimental

Seiring dengan berkembangnya zaman, kriya sering juga digunakan untuk media dari seni murni kontemporer. Tujuan utama menjadikannya sebagai karya seni kontemporer adalah untuk menciptakan seni yang eksperimental.

Contoh Seni Rupa Terapan

Arsitektur Candi borobudur

Masih banyak karya seni arsitektur yang lain yang ada di Indonesia yang kental dengan nuansa adat dan seninya. Seperti rumah adat dan pada tempat ibadah. Karya seni rupa Arsitektur di Indonesia begitu beragam dan banyak jenisnya, mulai dari masa lampau sampai modern, mungkin kita dapat membedakan arsitektur masa lampau, modern, maupun tradisional. Salah satunya adalah candi borobudur yang masih kental dengan filosofi dan sejarahnya.

Poster Poster

Poster atau plakat adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Pengaplikasiannya dengan ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin. Karena itu poster biasanya dibuat dengan warna-warna kontras dan kuat. Poster bisa menjadi sarana iklan, pendidikan, propaganda, dan dekorasi. Selain itu bisa pula berupa salinan karya seni terkenal.

Keramik

Baju / Pakaian Busana adat

Pakaian Busana adat Jawa biasa disebut sebagai busana kejawen yang mempunyai perlambang atau perumpamaan terutama bagi orang Jawa yang biasa mengenakannya. Busana kejawen penuh dengan piwulang sinandhi, kaya akan ajaran tersirat yang terkait dengan filosofi Jawa.

Ajaran dalam busana kejawen ini merupakan ajaran untuk melakukan segala sesuatu di dunia ini secara harmoni, yang berkaitan dengan aktivitasnya sehari-hari, baik dalam hubungannya dengan sesama manusia, dengan diri sendiri, maupun dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Sementara busana adat Bali menggunakan kamen, kebaya, udeng, sarung, dll.

Busana adat Bali digunakan ketika ada upacara adat, ada proses persembahyangan, Purnama, Tilem, dan di beberapa acara resmi di Bali. Ciri khas pakaian adat Nusantara adalah menggunakan batik. Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian dengan pewarnaan yang menggunakan malam. Batik juga merupakan salah satu warisan UNESCO.

Teknik-Teknik Seni Rupa 3 Dimensi

Dalam pembuatan sebuah karya seni masing-masing daerah di Indonesia memiliki bahan dan media yang berbeda-beda, tergantung dengan lingkungan daerahnya.

Berikut ini adalah teknik-teknik yang biasa dipakai dalam proses pembuatan karya seni rupa 3 dimensi:

1. Teknik Aplikasi

Sebuah karya hias dalam seni menjahit dengan cara menempelkan bermacam-macam guntingan-guntingan kain yang berbentuk hiasan seperti binatang, bunga maupun bentuk lainnya pada sebuah kain lain sebagai hiasan.

2. Teknik Mozaik

Teknik membuat karya seni dengan cara menempel benda 3 dimensi yang diatur dan ditata dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan.

3. Teknik Merakit

Teknik membuat sebuah karya seni dengan cara menyambung beberapa potongan bahan. Cara ini disebut dengan merakit dan hasil karyanya disebut rakitan. Cara menggabungkan bahan tersebut dapat dengan cara dipatri, disekrup, mengelas atau dengan cara lainnya.

Lihat juga: Pengertian, Macam-Macam, Contoh Karya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara yang Fenomenal

4. Teknik Pahat

Teknik membentuk suatu karya seni dengan membuang bahan yang tidak dibutuhkan. Cara membuatnya dapat memakai alat pahat, kikir dan martil. Biasanya bahan atau media yang dipakai adalah bahan keras seperti batu, gips, kayu dan bahan lainnya.

5. Teknik Menuang atau Cor

Unsur Seni Rupa Terapan

Jika Grameds tertarik ingin membuat karya seni terapan maka perlu memperhatikan beberapa unsur yang ada didalamnya. Karena karya seni terapan terapan memiliki nilai fungsi yang tinggi maka unsur-unsurnya harus digunakan agar tujuan karya tersebut dapat tercapai. Berikut ini unsur-unsur yang perlu Grameds ketahui saat membuat karya seni terapan:

1. Arah

Arah adalah unsur seni rupa yang ditunjukan dengan lurus, belok, horizontal, vertical, condong, dan sebagainya. Karya yang memiliki arah condong dan belok-belok akan lebih terkesan dinamis, sedangkan gerak arah yang horizontal atau vertical akan terkesan lebih stabil.

2. Garis

Garis adalah unsur seni rupa yang sederhana dan mudah digunakan sebagai alat ekspresi dalam membuat karya seni. Garis juga menjadi unsur kuno yang masih dimanfaatkan untuk menciptakan karya seni terapan hingga sekarang. Ada tiga karakter garis, yakni garis bias yang terkesan emosional dan kaku, garis tipis yang terkesan lembut, dan garis tebal yang terkesan lebih tegas.

3. Ukuran

Ukuran jadi unsur yang penting dalam karya seni terapan yakni berupa besar kecil, panjang pendek, lebar sempit, sebagainya. Unsur ukuran inilah yang dapat menimbulkan kesan do dalam pemaknaan karya tersebut.

4. Bangunan Atau Shape

Unsur bangunan atau shape dapat menjadi bidang atau area dan pola yang terbentuk. Contohnya bentuk segitiga, kotak, kubis, lingkaran, dan sebagainya.

5. Warna

Unsur warna paling banyak dimanfaatkan saat menciptakan karya seni terapkan untuk mensekresikan dan menambah nilai dari karya tersebut. Selain itu warna juga membuat karya lebih bermakna.

6. Gelap Terang Atau Value

Unsur gelap terang atau value sebenarnya adalah tindak lanjut dari kreasi unsur warna pada karya seni. Unsur ini akan semakin memperkuat unsur yang lain pada karya seni, terutama warna untuk memberikan nilai yang lebih pada karya seni.


Tags: yang tenun adalah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia