Keindahan dan Keunikan Kain Tenun - Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Pengertian Seni Rupa Terapan
Mari Kita Pahami Seni Rupa Terapan dengan Lebih Dalam
Definisi Seni Rupa Terapan
Saat kita berbicara tentang Seni Rupa Terapan, kita berbicara tentang seni yang hidup di tengah-tengah kita, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tetapi, apa sebenarnya definisi dari Seni Rupa Terapan ini?
Secara sederhana, Seni Rupa Terapan adalah karya seni yang tidak hanya memikat mata, tetapi juga memiliki fungsi yang praktis dalam kehidupan kita. Ini adalah seni yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan fisik dan bahkan kebutuhan psikologis kita. Ini adalah seni yang “terapkan” dalam aktivitas harian kita.
Seni ini hadir dalam berbagai bentuk. Bisa berupa perhiasan, seperti kalung indah yang Anda kenakan, pakaian dengan motif batik yang unik, atau meja dan kursi yang nyaman di ruang makan Anda. Bahkan senjata tradisional dan alat transportasi yang khas bagi budaya kita adalah bagian dari Seni Rupa Terapan.
Ini berbeda dengan Seni Rupa Murni yang biasanya hanya menjadi hiasan atau pajangan. Seni Rupa Murni hadir dalam bentuk lukisan atau patung yang kita temui di galeri seni. Mereka memikat mata dan jiwa, tetapi mereka tidak memiliki fungsi praktis seperti yang dimiliki oleh Seni Rupa Terapan.
Perbandingan dengan Seni Rupa Murni
Perbedaan mendasar antara Seni Rupa Terapan dan Seni Rupa Murni adalah dalam fungsinya. Seni Rupa Terapan hadir untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, mulai dari yang paling dasar hingga yang lebih estetis. Seni ini tidak hanya menghiasi, tetapi juga berbicara tentang budaya, sejarah, dan kearifan lokal.
Di sisi lain, Seni Rupa Murni hadir untuk menggugah perasaan, memicu pikiran, dan menghadirkan pandangan baru. Mereka adalah ungkapan bebas dari kreasi seniman yang tidak terbatas oleh batasan fungsi praktis.
Contoh Seni Rupa Terapan
Arsitektur Candi borobudur
Masih banyak karya seni arsitektur yang lain yang ada di Indonesia yang kental dengan nuansa adat dan seninya. Seperti rumah adat dan pada tempat ibadah. Karya seni rupa Arsitektur di Indonesia begitu beragam dan banyak jenisnya, mulai dari masa lampau sampai modern, mungkin kita dapat membedakan arsitektur masa lampau, modern, maupun tradisional. Salah satunya adalah candi borobudur yang masih kental dengan filosofi dan sejarahnya.
Poster Poster
Poster atau plakat adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar. Pengaplikasiannya dengan ditempel di dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin. Karena itu poster biasanya dibuat dengan warna-warna kontras dan kuat. Poster bisa menjadi sarana iklan, pendidikan, propaganda, dan dekorasi. Selain itu bisa pula berupa salinan karya seni terkenal.
Keramik
Baju / Pakaian Busana adat
Pakaian Busana adat Jawa biasa disebut sebagai busana kejawen yang mempunyai perlambang atau perumpamaan terutama bagi orang Jawa yang biasa mengenakannya. Busana kejawen penuh dengan piwulang sinandhi, kaya akan ajaran tersirat yang terkait dengan filosofi Jawa.
Ajaran dalam busana kejawen ini merupakan ajaran untuk melakukan segala sesuatu di dunia ini secara harmoni, yang berkaitan dengan aktivitasnya sehari-hari, baik dalam hubungannya dengan sesama manusia, dengan diri sendiri, maupun dengan Tuhan Yang Maha Kuasa. Sementara busana adat Bali menggunakan kamen, kebaya, udeng, sarung, dll.
Busana adat Bali digunakan ketika ada upacara adat, ada proses persembahyangan, Purnama, Tilem, dan di beberapa acara resmi di Bali. Ciri khas pakaian adat Nusantara adalah menggunakan batik. Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian dengan pewarnaan yang menggunakan malam. Batik juga merupakan salah satu warisan UNESCO.
Sejarah Seni Rupa Terapan
Di masa prasejarah, ketika nenek moyang bangsa Indonesia masih menggunakan alat-alat sederhana seperti kapak batu dan tulang untuk berburu, kita sudah melihat cikal bakal dari Seni Rupa Terapan. Mereka mungkin tidak menyadarinya, tetapi alat-alat tersebut memiliki bentuk dan fungsi yang khas, yang pada dasarnya adalah seni dalam kehidupan sehari-hari.
Perkembangan Seni Rupa Terapan semakin pesat seiring dengan ditemukannya teknik peleburan logam. Logam-logam mulia seperti emas dan perak tidak hanya digunakan untuk perhiasan, tetapi juga untuk membuat senjata tradisional yang indah dan berfungsi. Nenek moyang kita tidak hanya berfokus pada fungsionalitas senjata, tetapi juga pada estetika. Mereka menghias senjata mereka dengan ukiran yang memukau, menciptakan karya seni dalam bentuk benda fungsional.
Selain senjata, peralatan sehari-hari lainnya juga dibuat dengan teknik peleburan logam. Nekara, moko, bejana, dan berbagai barang keperluan rumah tangga lainnya menjadi bagian dari Seni Rupa Terapan kita. Mereka bukan hanya benda praktis, tetapi juga benda yang mengandung keindahan dan makna dalam budaya kita.
Sejarah Seni Rupa Terapan di Indonesia adalah bukti nyata betapa seni dapat meresap begitu dalam dalam kehidupan kita. Ia bukan hanya benda mati, tetapi bagian hidup dari warisan budaya kita yang terus berkembang. Seni ini adalah cara kita menghargai keindahan dalam hal-hal yang sederhana dan bagaimana kita menjaga koneksi dengan akar budaya kita yang kaya.
Jenis-Jenis Seni Rupa Terapan
1. Seni Bangunan atau Arsitektur
Seni bangunan, atau yang sering kita kenal sebagai arsitektur, adalah salah satu bentuk seni rupa terapan yang paling mencolok. Ini melibatkan perancangan dan pembangunan struktur bangunan seperti rumah, kantor, tempat ibadah, dan banyak lagi. Arsitektur tidak hanya tentang fungsi praktis tetapi juga menggabungkan elemen estetika, menciptakan lingkungan yang indah dan fungsional.
2. Seni Dekorasi
Seni dekorasi adalah seni rupa yang sering digunakan untuk menghias ruangan. Ini termasuk berbagai jenis ornamen, lukisan dinding, dan dekorasi interior lainnya. Seni dekorasi membantu menciptakan atmosfer yang unik dalam ruangan dan sering kali menjadi cara untuk mengekspresikan gaya pribadi.
3. Seni Ilustrasi
Seni ilustrasi melibatkan pembuatan gambar atau ilustrasi yang digunakan untuk menjelaskan naskah atau teks. Anda sering menemui seni ini dalam buku-buku pelajaran atau cerpen, di mana gambar-gambar tersebut membantu pemahaman pembaca terhadap teks. Ini adalah bentuk seni yang sangat penting dalam pendidikan.
4. Seni Kriya Terapan
Seni kriya terapan adalah seni kerajinan yang memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk berbagai bentuk kerajinan tangan seperti anyaman, tenun, keramik, dan ukiran kayu. Karya seni ini diciptakan untuk kepentingan praktis seperti perabotan rumah tangga atau pakaian.
5. Seni Grafis Terapan atau Desain Komunikasi Visual
Seni grafis terapan adalah seni rupa yang berfungsi sebagai media komunikasi. Ini melibatkan perancangan grafis untuk berbagai keperluan seperti iklan, poster, atau materi promosi. Desain komunikasi visual harus efektif dalam menyampaikan pesan kepada audiensnya.
Contoh Seni Rupa Tradisional
Ada berbagai contoh seni rupa tradisional di sekitar kita bahkan salah satunya mungkin sering digunakan, berikut ini daftar contoh-contohnya.
1. Gerabah
Gerabah merupakan salah satu contoh seni rupa tradisional yang sangat berfungsi untuk peralatan rumah tangga. Cara membuat gerabah dari dulu hingga saat ini sama saja masih menggunakan tanah sebagai bahan dasarnya dan dibakar untuk memperkuatnya.
Ada beberapa daerah di Indonesia yang menciptakan peralatan rumah tangga dari tanah liat atau gerabah salah satunya Desa Kasongan Yogyakarta. Desa Kapal di Bali dan Desa Wisata Sitiwinangun juga banyak menciptakan gerabah.
2. Kain Batik
Terdapat 5.849 motif batik di Indonesia, setiap daerah memiliki ciri khas-nya masing-masing. Salah satu motif batik yang sangat menarik adalah kain batik jumputan, batik mega mendung, singa barong, dan masih banyak lagi.
Motif batik sering dituangkan pada kain dan dibuat menjadi kain penutup hingga pakaian. Meski sudah zaman modern, motif batik tetap sama hanya saja penggunaannya lebih luas. Seni rupa kain batik sering dibuat di Pekalongan, Cirebon, Yogyakarta, dll.
3. Kain Tenun Baduy
Contoh seni rupa tradisional lainnya adalah kain tenun Baduy. Kain tersebut khas masyarakat baduy luar yang dibuat langsung oleh tangan wanita Baduy. Saat ini, kain tenun dari Baduy sudah dikenal luas bahkan pernah diperkenalkan ke kancah internasional.
4. Kain Songket
Berikutnya adalah kain tenuh songket dari Sumatera. Kain tersebut merupakan contoh seni rupa tradisional dan termasuk ke dalam variasi seni rupa 2 dimensi. Pada awalnya, kain songket digunakan oleh para bangsawan karena dibuat dengan benang emas.
Di era modern, kain songket sudah bisa digunakan semua kalangan umumnya digunakan dalam berbagai acara formal.
5. Rumah Adat dari Setiap Daerah
Setiap daerah di Indonesia memiliki rumah tradisional, rumah-rumah tersebut merupakan seni rupa terapan tradisional. Beberapa rumah adat yang terkenal antara lain rumah Bolon, rumah Krong Bade, rumah Gadang, rumah Limas, dan lainnya.
Tags: yang tenun adalah