Keindahan dan Keunikan Kain Tenun - Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Pengertian Seni Rupa Terapan
Mari Kita Pahami Seni Rupa Terapan dengan Lebih Dalam
Definisi Seni Rupa Terapan
Saat kita berbicara tentang Seni Rupa Terapan, kita berbicara tentang seni yang hidup di tengah-tengah kita, menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tetapi, apa sebenarnya definisi dari Seni Rupa Terapan ini?
Secara sederhana, Seni Rupa Terapan adalah karya seni yang tidak hanya memikat mata, tetapi juga memiliki fungsi yang praktis dalam kehidupan kita. Ini adalah seni yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan fisik dan bahkan kebutuhan psikologis kita. Ini adalah seni yang “terapkan” dalam aktivitas harian kita.
Seni ini hadir dalam berbagai bentuk. Bisa berupa perhiasan, seperti kalung indah yang Anda kenakan, pakaian dengan motif batik yang unik, atau meja dan kursi yang nyaman di ruang makan Anda. Bahkan senjata tradisional dan alat transportasi yang khas bagi budaya kita adalah bagian dari Seni Rupa Terapan.
Ini berbeda dengan Seni Rupa Murni yang biasanya hanya menjadi hiasan atau pajangan. Seni Rupa Murni hadir dalam bentuk lukisan atau patung yang kita temui di galeri seni. Mereka memikat mata dan jiwa, tetapi mereka tidak memiliki fungsi praktis seperti yang dimiliki oleh Seni Rupa Terapan.
Perbandingan dengan Seni Rupa Murni
Perbedaan mendasar antara Seni Rupa Terapan dan Seni Rupa Murni adalah dalam fungsinya. Seni Rupa Terapan hadir untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, mulai dari yang paling dasar hingga yang lebih estetis. Seni ini tidak hanya menghiasi, tetapi juga berbicara tentang budaya, sejarah, dan kearifan lokal.
Di sisi lain, Seni Rupa Murni hadir untuk menggugah perasaan, memicu pikiran, dan menghadirkan pandangan baru. Mereka adalah ungkapan bebas dari kreasi seniman yang tidak terbatas oleh batasan fungsi praktis.
Jenis-Jenis Seni Rupa Terapan
1. Seni Bangunan atau Arsitektur
Seni bangunan, atau yang sering kita kenal sebagai arsitektur, adalah salah satu bentuk seni rupa terapan yang paling mencolok. Ini melibatkan perancangan dan pembangunan struktur bangunan seperti rumah, kantor, tempat ibadah, dan banyak lagi. Arsitektur tidak hanya tentang fungsi praktis tetapi juga menggabungkan elemen estetika, menciptakan lingkungan yang indah dan fungsional.
2. Seni Dekorasi
Seni dekorasi adalah seni rupa yang sering digunakan untuk menghias ruangan. Ini termasuk berbagai jenis ornamen, lukisan dinding, dan dekorasi interior lainnya. Seni dekorasi membantu menciptakan atmosfer yang unik dalam ruangan dan sering kali menjadi cara untuk mengekspresikan gaya pribadi.
3. Seni Ilustrasi
Seni ilustrasi melibatkan pembuatan gambar atau ilustrasi yang digunakan untuk menjelaskan naskah atau teks. Anda sering menemui seni ini dalam buku-buku pelajaran atau cerpen, di mana gambar-gambar tersebut membantu pemahaman pembaca terhadap teks. Ini adalah bentuk seni yang sangat penting dalam pendidikan.
4. Seni Kriya Terapan
Seni kriya terapan adalah seni kerajinan yang memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk berbagai bentuk kerajinan tangan seperti anyaman, tenun, keramik, dan ukiran kayu. Karya seni ini diciptakan untuk kepentingan praktis seperti perabotan rumah tangga atau pakaian.
5. Seni Grafis Terapan atau Desain Komunikasi Visual
Seni grafis terapan adalah seni rupa yang berfungsi sebagai media komunikasi. Ini melibatkan perancangan grafis untuk berbagai keperluan seperti iklan, poster, atau materi promosi. Desain komunikasi visual harus efektif dalam menyampaikan pesan kepada audiensnya.
Pengertian Seni Kriya
Seni kriya adalah salah satu cabang karya seni yang diciptakan dengan menggunakan keterampilan tangan. Karya seni ini tidak hanya memperhatikan nilai keindahan atau estetika saja, namun juga memperhatikan aspek fungsional.
Jenis karya seni yang satu ini termasuk ke dalam seni rupa terapan yang berkembang di Nusantara. Kehadiran cabang seni ini sudah ada sejak jaman nenek moyang dan kini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh kriya yang dapat dijumpai pada saat ini adalah kursi kayu, perhiasan, topeng, pakaian, dan lain sebagainya. Adapun pengertian seni kriya yang diungkapkan oleh beberapa ahli, yakni:
1. Gustami
Menurut Gustami kriya merupakan sebuah karya yang memiliki karakteristik tertentu dan mengandung berbagai elemen, seperti simbolik, fungsional, filosofis, dan estetik. Munculnya karya seni ini tergolong ke dalam kelompok seni yang adiluhung.
2. Timbul Haryono
Seni kriya menurut Timbul Haryono adalah jenis seni yang menegaskan pada keahlian atau keterampilan tangan pada proses pembuatannya. Dengan kata lain, bahwa kriya merupakan kegiatan untuk menghasilkan sebuah benda fungsional yang memuat nilai seni.
3. I Made Bandem
I Made Bandem mengungkapkan bahwa pengertian seni kriya berasal dari kata “kriya” yang diartikan menjadi keterampilan tangan atau pekerjaan.
Unsur Seni Rupa Terapan
Jika Grameds tertarik ingin membuat karya seni terapan maka perlu memperhatikan beberapa unsur yang ada didalamnya. Karena karya seni terapan terapan memiliki nilai fungsi yang tinggi maka unsur-unsurnya harus digunakan agar tujuan karya tersebut dapat tercapai. Berikut ini unsur-unsur yang perlu Grameds ketahui saat membuat karya seni terapan:
1. Arah
Arah adalah unsur seni rupa yang ditunjukan dengan lurus, belok, horizontal, vertical, condong, dan sebagainya. Karya yang memiliki arah condong dan belok-belok akan lebih terkesan dinamis, sedangkan gerak arah yang horizontal atau vertical akan terkesan lebih stabil.
2. Garis
Garis adalah unsur seni rupa yang sederhana dan mudah digunakan sebagai alat ekspresi dalam membuat karya seni. Garis juga menjadi unsur kuno yang masih dimanfaatkan untuk menciptakan karya seni terapan hingga sekarang. Ada tiga karakter garis, yakni garis bias yang terkesan emosional dan kaku, garis tipis yang terkesan lembut, dan garis tebal yang terkesan lebih tegas.
3. Ukuran
Ukuran jadi unsur yang penting dalam karya seni terapan yakni berupa besar kecil, panjang pendek, lebar sempit, sebagainya. Unsur ukuran inilah yang dapat menimbulkan kesan do dalam pemaknaan karya tersebut.
4. Bangunan Atau Shape
Unsur bangunan atau shape dapat menjadi bidang atau area dan pola yang terbentuk. Contohnya bentuk segitiga, kotak, kubis, lingkaran, dan sebagainya.
5. Warna
Unsur warna paling banyak dimanfaatkan saat menciptakan karya seni terapkan untuk mensekresikan dan menambah nilai dari karya tersebut. Selain itu warna juga membuat karya lebih bermakna.
6. Gelap Terang Atau Value
Unsur gelap terang atau value sebenarnya adalah tindak lanjut dari kreasi unsur warna pada karya seni. Unsur ini akan semakin memperkuat unsur yang lain pada karya seni, terutama warna untuk memberikan nilai yang lebih pada karya seni.
Tags: yang tenun adalah