... Kain Tenun: Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Jarum dan DIY

Keindahan dan Keunikan Kain Tenun - Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Sulam dan DIY

Teknik, Unsur, Jenis, Gambar dan 10 Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi

Terdapat banyak sekali karya seni rupa 3 dimensi di sekitar kita. Setiap benda yang dipajang di ruangan tertutup maupun terbuka merupakan sebuah karya seni rupa.

Kebanyakan orang tentu lebih mengenal seni sekedar dari jenisnya, seperti lukisan, patung pahat, seni grafis, cetak, dan masih banyak lagi lainnya. Namun hanya sebagian orang secara luas saja yang memahami kategori karya seni, salah satunya seperti seni rupa 3 dimensi.

Fungsi Seni Rupa Terapan

Karya Seni rupa sebagai salah satu unsur budaya tentu memiliki fungsi dalam kehidupan manusia, baik itu untuk kebutuhan lahir atau batin seseorang. Dalam praktiknya, karya seni rupa akan terus lestari jika fungsi-fungsinya masih melekat dalam pemaknaan seseorang.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Bahkan satu karya seni rupa bisa memiliki lebih dari satu fungsi dalam penciptaannya. Berikut ini fungsi karya seni rupa terapan yang perlu Grameds ketahui agar bisa menikmati dan memaknai karya seni rupa dengan maksimal:

1. Fungsi Individual

Setiap manusia memiliki unsur psikis dan fisik masing-masing, yang dapat merasakan fungsi karya seni secara individual atau pribadi. Fungsi individual dalam unsur fisik dapat berupa pemenuhan kebutuhan seperti pakaian, peralatan makan, rumah, transportasi, dan sebagainya. Sedangkan fungsi individual dalam unsur psikis atau emosional dapat berupa kenyamanan dan kesenangan saat menggunakan benda seni tersebut.

2. Fungsi Sosial

Karya seni terapan memiliki fungsi sosial yang dapat dinikmati dan bermanfaat bagi banyak orang atau lingkungan tertentu. Dalam praktiknya, fungsi sosial karya seni dapat terwujud dalam beberapa bentuk seperti berikut ini:

Pengertian Seni Kriya

Seni kriya adalah salah satu cabang karya seni yang diciptakan dengan menggunakan keterampilan tangan. Karya seni ini tidak hanya memperhatikan nilai keindahan atau estetika saja, namun juga memperhatikan aspek fungsional.

Jenis karya seni yang satu ini termasuk ke dalam seni rupa terapan yang berkembang di Nusantara. Kehadiran cabang seni ini sudah ada sejak jaman nenek moyang dan kini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh kriya yang dapat dijumpai pada saat ini adalah kursi kayu, perhiasan, topeng, pakaian, dan lain sebagainya. Adapun pengertian seni kriya yang diungkapkan oleh beberapa ahli, yakni:

1. Gustami

Menurut Gustami kriya merupakan sebuah karya yang memiliki karakteristik tertentu dan mengandung berbagai elemen, seperti simbolik, fungsional, filosofis, dan estetik. Munculnya karya seni ini tergolong ke dalam kelompok seni yang adiluhung.

2. Timbul Haryono

Seni kriya menurut Timbul Haryono adalah jenis seni yang menegaskan pada keahlian atau keterampilan tangan pada proses pembuatannya. Dengan kata lain, bahwa kriya merupakan kegiatan untuk menghasilkan sebuah benda fungsional yang memuat nilai seni.

3. I Made Bandem

I Made Bandem mengungkapkan bahwa pengertian seni kriya berasal dari kata “kriya” yang diartikan menjadi keterampilan tangan atau pekerjaan.

Teknik-Teknik Seni Rupa 3 Dimensi

Dalam pembuatan sebuah karya seni masing-masing daerah di Indonesia memiliki bahan dan media yang berbeda-beda, tergantung dengan lingkungan daerahnya.

Berikut ini adalah teknik-teknik yang biasa dipakai dalam proses pembuatan karya seni rupa 3 dimensi:

1. Teknik Aplikasi

Sebuah karya hias dalam seni menjahit dengan cara menempelkan bermacam-macam guntingan-guntingan kain yang berbentuk hiasan seperti binatang, bunga maupun bentuk lainnya pada sebuah kain lain sebagai hiasan.

2. Teknik Mozaik

Teknik membuat karya seni dengan cara menempel benda 3 dimensi yang diatur dan ditata dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan.

3. Teknik Merakit

Teknik membuat sebuah karya seni dengan cara menyambung beberapa potongan bahan. Cara ini disebut dengan merakit dan hasil karyanya disebut rakitan. Cara menggabungkan bahan tersebut dapat dengan cara dipatri, disekrup, mengelas atau dengan cara lainnya.

Lihat juga: Pengertian, Macam-Macam, Contoh Karya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara yang Fenomenal

4. Teknik Pahat

Teknik membentuk suatu karya seni dengan membuang bahan yang tidak dibutuhkan. Cara membuatnya dapat memakai alat pahat, kikir dan martil. Biasanya bahan atau media yang dipakai adalah bahan keras seperti batu, gips, kayu dan bahan lainnya.

5. Teknik Menuang atau Cor

Unsur Seni Rupa Terapan

Jika Grameds tertarik ingin membuat karya seni terapan maka perlu memperhatikan beberapa unsur yang ada didalamnya. Karena karya seni terapan terapan memiliki nilai fungsi yang tinggi maka unsur-unsurnya harus digunakan agar tujuan karya tersebut dapat tercapai. Berikut ini unsur-unsur yang perlu Grameds ketahui saat membuat karya seni terapan:

1. Arah

Arah adalah unsur seni rupa yang ditunjukan dengan lurus, belok, horizontal, vertical, condong, dan sebagainya. Karya yang memiliki arah condong dan belok-belok akan lebih terkesan dinamis, sedangkan gerak arah yang horizontal atau vertical akan terkesan lebih stabil.

2. Garis

Garis adalah unsur seni rupa yang sederhana dan mudah digunakan sebagai alat ekspresi dalam membuat karya seni. Garis juga menjadi unsur kuno yang masih dimanfaatkan untuk menciptakan karya seni terapan hingga sekarang. Ada tiga karakter garis, yakni garis bias yang terkesan emosional dan kaku, garis tipis yang terkesan lembut, dan garis tebal yang terkesan lebih tegas.

3. Ukuran

Ukuran jadi unsur yang penting dalam karya seni terapan yakni berupa besar kecil, panjang pendek, lebar sempit, sebagainya. Unsur ukuran inilah yang dapat menimbulkan kesan do dalam pemaknaan karya tersebut.

4. Bangunan Atau Shape

Unsur bangunan atau shape dapat menjadi bidang atau area dan pola yang terbentuk. Contohnya bentuk segitiga, kotak, kubis, lingkaran, dan sebagainya.

5. Warna

Unsur warna paling banyak dimanfaatkan saat menciptakan karya seni terapkan untuk mensekresikan dan menambah nilai dari karya tersebut. Selain itu warna juga membuat karya lebih bermakna.

6. Gelap Terang Atau Value

Unsur gelap terang atau value sebenarnya adalah tindak lanjut dari kreasi unsur warna pada karya seni. Unsur ini akan semakin memperkuat unsur yang lain pada karya seni, terutama warna untuk memberikan nilai yang lebih pada karya seni.


Tags: yang tenun adalah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia