Keindahan dan Keunikan Kain Tenun - Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Teknik, Unsur, Jenis, Gambar dan 10 Contoh Karya Seni Rupa 3 Dimensi
Terdapat banyak sekali karya seni rupa 3 dimensi di sekitar kita. Setiap benda yang dipajang di ruangan tertutup maupun terbuka merupakan sebuah karya seni rupa.
Kebanyakan orang tentu lebih mengenal seni sekedar dari jenisnya, seperti lukisan, patung pahat, seni grafis, cetak, dan masih banyak lagi lainnya. Namun hanya sebagian orang secara luas saja yang memahami kategori karya seni, salah satunya seperti seni rupa 3 dimensi.
Unsur Seni Rupa Terapan
Jika Grameds tertarik ingin membuat karya seni terapan maka perlu memperhatikan beberapa unsur yang ada didalamnya. Karena karya seni terapan terapan memiliki nilai fungsi yang tinggi maka unsur-unsurnya harus digunakan agar tujuan karya tersebut dapat tercapai. Berikut ini unsur-unsur yang perlu Grameds ketahui saat membuat karya seni terapan:
1. Arah
Arah adalah unsur seni rupa yang ditunjukan dengan lurus, belok, horizontal, vertical, condong, dan sebagainya. Karya yang memiliki arah condong dan belok-belok akan lebih terkesan dinamis, sedangkan gerak arah yang horizontal atau vertical akan terkesan lebih stabil.
2. Garis
Garis adalah unsur seni rupa yang sederhana dan mudah digunakan sebagai alat ekspresi dalam membuat karya seni. Garis juga menjadi unsur kuno yang masih dimanfaatkan untuk menciptakan karya seni terapan hingga sekarang. Ada tiga karakter garis, yakni garis bias yang terkesan emosional dan kaku, garis tipis yang terkesan lembut, dan garis tebal yang terkesan lebih tegas.
3. Ukuran
Ukuran jadi unsur yang penting dalam karya seni terapan yakni berupa besar kecil, panjang pendek, lebar sempit, sebagainya. Unsur ukuran inilah yang dapat menimbulkan kesan do dalam pemaknaan karya tersebut.
4. Bangunan Atau Shape
Unsur bangunan atau shape dapat menjadi bidang atau area dan pola yang terbentuk. Contohnya bentuk segitiga, kotak, kubis, lingkaran, dan sebagainya.
5. Warna
Unsur warna paling banyak dimanfaatkan saat menciptakan karya seni terapkan untuk mensekresikan dan menambah nilai dari karya tersebut. Selain itu warna juga membuat karya lebih bermakna.
6. Gelap Terang Atau Value
Unsur gelap terang atau value sebenarnya adalah tindak lanjut dari kreasi unsur warna pada karya seni. Unsur ini akan semakin memperkuat unsur yang lain pada karya seni, terutama warna untuk memberikan nilai yang lebih pada karya seni.
Fungsi Seni Rupa Terapan
Karya Seni rupa sebagai salah satu unsur budaya tentu memiliki fungsi dalam kehidupan manusia, baik itu untuk kebutuhan lahir atau batin seseorang. Dalam praktiknya, karya seni rupa akan terus lestari jika fungsi-fungsinya masih melekat dalam pemaknaan seseorang.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Bahkan satu karya seni rupa bisa memiliki lebih dari satu fungsi dalam penciptaannya. Berikut ini fungsi karya seni rupa terapan yang perlu Grameds ketahui agar bisa menikmati dan memaknai karya seni rupa dengan maksimal:
1. Fungsi Individual
Setiap manusia memiliki unsur psikis dan fisik masing-masing, yang dapat merasakan fungsi karya seni secara individual atau pribadi. Fungsi individual dalam unsur fisik dapat berupa pemenuhan kebutuhan seperti pakaian, peralatan makan, rumah, transportasi, dan sebagainya. Sedangkan fungsi individual dalam unsur psikis atau emosional dapat berupa kenyamanan dan kesenangan saat menggunakan benda seni tersebut.
2. Fungsi Sosial
Karya seni terapan memiliki fungsi sosial yang dapat dinikmati dan bermanfaat bagi banyak orang atau lingkungan tertentu. Dalam praktiknya, fungsi sosial karya seni dapat terwujud dalam beberapa bentuk seperti berikut ini:
Pembagian Karya Seni Rupa Terapan
Seni Rupa Terapan adalah bidang yang luas, dan untuk memahaminya dengan lebih baik, kita dapat membaginya ke dalam beberapa kategori berdasarkan berbagai faktor. Ini membantu kita mengenali beragam aspek dari seni ini. Berikut adalah pembagian karya Seni Rupa Terapan:
Pembagian Berdasarkan Fungsi
- Pemenuhan Kebutuhan Praktis (Kegunaan)Kategori ini mencakup karya seni rupa terapan yang memiliki fungsi utama sebagai benda pakai atau alat praktis dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah perabotan rumah tangga seperti meja, kursi, lemari, serta tekstil seperti selimut dan sarung bantal. Karya seni ini tidak hanya berguna tetapi juga memiliki nilai seni yang tinggi.
- Pemenuhan Kebutuhan Estetis (Keindahan)Di sini, kita menemukan karya seni rupa terapan yang fungsinya utamanya sebagai benda hias atau dekoratif. Mereka dirancang untuk mempercantik lingkungan, seperti lukisan dinding, topeng, patung, dan vas bunga. Fungsi utama mereka adalah memberikan keindahan visual.
Pembagian Berdasarkan Wujudnya
- Karya Seni Dua Dimensi (Dwimatra)Jenis ini mencakup karya seni yang memiliki dimensi panjang dan lebar. Mereka hanya dapat dilihat dari satu arah. Contohnya adalah karya seni seperti wayang kulit, tenun, dan batik. Karya seni ini menonjolkan keindahan visual dalam bentuk gambar atau motif pada permukaan datar.
- Karya Seni Tiga Dimensi (Trimatra)Kategori ini mencakup karya seni rupa tiga dimensi yang dapat dilihat dari berbagai arah dan memiliki volume atau ruang. Contoh-contohnya termasuk rumah adat, senjata tradisional seperti rencong dan pedang, serta patung. Mereka menggabungkan keindahan visual dengan dimensi ruang.
Pembagian Berdasarkan Bentuknya
Karya seni rupa terapan di Indonesia sangat beragam dalam bentuk, fungsi, dan teknik pembuatannya. Berikut adalah pembagian berdasarkan bentuknya:
Tags: yang tenun adalah