Keindahan dan Keunikan Kain Tenun - Seni Rupa Terapan dalam Kerajinan Sulam dan DIY
Jenis-Jenis Seni Rupa Terapan
1. Seni Bangunan atau Arsitektur
Seni bangunan, atau yang sering kita kenal sebagai arsitektur, adalah salah satu bentuk seni rupa terapan yang paling mencolok. Ini melibatkan perancangan dan pembangunan struktur bangunan seperti rumah, kantor, tempat ibadah, dan banyak lagi. Arsitektur tidak hanya tentang fungsi praktis tetapi juga menggabungkan elemen estetika, menciptakan lingkungan yang indah dan fungsional.
2. Seni Dekorasi
Seni dekorasi adalah seni rupa yang sering digunakan untuk menghias ruangan. Ini termasuk berbagai jenis ornamen, lukisan dinding, dan dekorasi interior lainnya. Seni dekorasi membantu menciptakan atmosfer yang unik dalam ruangan dan sering kali menjadi cara untuk mengekspresikan gaya pribadi.
3. Seni Ilustrasi
Seni ilustrasi melibatkan pembuatan gambar atau ilustrasi yang digunakan untuk menjelaskan naskah atau teks. Anda sering menemui seni ini dalam buku-buku pelajaran atau cerpen, di mana gambar-gambar tersebut membantu pemahaman pembaca terhadap teks. Ini adalah bentuk seni yang sangat penting dalam pendidikan.
4. Seni Kriya Terapan
Seni kriya terapan adalah seni kerajinan yang memiliki fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Ini termasuk berbagai bentuk kerajinan tangan seperti anyaman, tenun, keramik, dan ukiran kayu. Karya seni ini diciptakan untuk kepentingan praktis seperti perabotan rumah tangga atau pakaian.
5. Seni Grafis Terapan atau Desain Komunikasi Visual
Seni grafis terapan adalah seni rupa yang berfungsi sebagai media komunikasi. Ini melibatkan perancangan grafis untuk berbagai keperluan seperti iklan, poster, atau materi promosi. Desain komunikasi visual harus efektif dalam menyampaikan pesan kepada audiensnya.
Fungsi Seni Kriya
Kriya menjadi salah satu seni yang diterapkan pada suatu benda atau produk yang fungsional. Berikut beberapa fungsi yang dimiliki oleh kriya:
1. Hiasan
Fungsi pertama dari cabang seni ini adalah sebagai hiasan. Beberapa produk buatan tangan manusia memang ditujukan untuk dijadikan sebagai dekorasi atau hiasan. Selain itu, cabang seni ini juga tergolong ke dalam fine art atau seni rupa murni.
Hal tersebut disebabkan oleh penerapan estetika atau keindahan yang digunakan pada kriya sebagai bentuk pemenuhan emosi. Contoh produk kriya yang ditujukan atau dijadikan sebagai hiasan adalah lukisan, patung, cinderamata, karya seni ukir, dan lain sebagainya.
2. Benda terapan
Kriya merupakan seni yang tidak hanya memperhatikan estetika saja, namun juga fungsional. Oleh sebab itu jenis seni ini juga mempunyai fungsi sebagai benda siap pakai. Dalam hal ini artinya produk dari karya seni ini berupa benda yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa contoh karya seni kriya yang difungsikan sebagai benda terapan diantaranya ialah:
- Lemari hias
- Tempat tidur kayu
- Kursi kayu
3. Benda mainan
Fungsi karya seni yang satu ini hampir sama konsepnya dengan benda terapan. Dimana produk karya kriya dijadikan sebagai benda atau alat permainan. Pada umumnya alat permainan yang dibuat dengan kerajinan tangan mempunyai bentuk yang sederhana.
Beberapa contoh produk seni kriya yang digunakan sebagai alat permainan adalah:
- Congklak
- Boneka
- Kipas tangan
4. Benda seni eksperimental
Seiring dengan berkembangnya zaman, kriya sering juga digunakan untuk media dari seni murni kontemporer. Tujuan utama menjadikannya sebagai karya seni kontemporer adalah untuk menciptakan seni yang eksperimental.
Jenis Karya Seni Kriya Berdasarkan Bahannya
Di Indonesia menyimpan banyak jenis karya seni kriya yang sampai saat ini masih dilestarikan. Berikut beberapa jenis kriya berdasarkan bahan atau material yang digunakan untuk membuatnya:
1. Kriya kayu
Kriya kayu merupakan karya seni yang berbahan dasar kayu dan umumnya dibuat dengan teknik pahat atau teknik ukir. Dalam proses pembuatannya, kriya kayu akan menggabungkan antara nilai estetika dengan nilai fungsi.
Dengan demikian karya seni ini tidak hanya digunakan sebagai hiasan, namun juga digunakan sebagai benda fungsional. Contoh kriya kayu diantaranya ialah topeng, wayang golek, patung, meja dengan ukiran, tempat tidur dengan ukiran, dan lain sebagainya.
2. Kriya keramik
Bahan dasar yang digunakan untuk membuat kriya keramik adalah tanah liat. Pada umumnya pembuatan karya seni ini dapat menggunakan berbagai macam teknik untuk menghasilkan suatu bentuk tertentu.
Teknik yang sering digunakan untuk menciptakan kriya keramik diantaranya ialah teknik pilin, teknik putar, teknik cetak tuang, dan teknik slab. Contoh produk yang merupakan kriya keramik yaitu vas bunga, guci, gelas, piring, dan lain sebagainya.
3. Kriya batu
Kriya batu adalah karya seni kerajinan tangan yang menggunakan bahan dasar batu. Biasanya seni ini memiliki nilai harga jual yang tinggi. Contoh produk kriya batu ialah cincin batu akik, mangkuk dari batu, cincin batu permata.
4. Kriya tekstil
Tags: yang tenun adalah