Keindahan Motif dalam Kain Tenun Flores - Menggali Kreativitas dalam Seni Sulaman dan DIY
Kekayaan Ragam Motif Kain Tenun Flores
KAIN tenun Flores memiliki motif yang sangat unik dan berbeda-beda untuk setiap daerah. Meski sepintas terdapat kesamaan dengan kain tenun lainnya entah itu dari segi bahan-bahan, teknik membuat benang, alat tenun, teknik menenun dan teknik meracik warna. Namun tiap wilayah di Flores umumnya mewarisi motif tenun tersendiri yang tidak dapat ditemukan pada kain tenun ikat dari daerah lainnya.
Khusus di pulau Flores beberapa daerah yang menjadi sentra penghasil kain tenun ikat diantaranya terdiri dari Maumere, Sikka, Ende, Manggarai, Ngada, Nage Keo, Lio dan Lembata di bagian timur Flores.
Setiap daerah atau etnis memiliki ragam motif corak dan preferensi warna yang berbeda-beda dalam membuat kain tenun.
Namun semakin melambungnya posisi tenun ikat NTT di pentas nasional bahkan internasional berpotensi menghilangkan khas motif tribal-nya lantaran cenderung mengikuti selera pasar. Aida Tenun Jepara 6. 3082020 Motif Kain Tenun dari Flores Flores memiliki banyak sentra penghasil kain tenun yang antara lain. Motif belah ketupat misalnya motif ini menggambarkan persatuan antara pemerintah dan rakyat. Kain tenun flores banyak bermotif apa - Kami Jual Kain Tenun Tradisional Atbm Dengan Berbagai Jenis 082242367576.
Motif tokek dalam kesatuan motif pada Sarung Ikat Tenun Utan Welak yang dihasilkan dalam tradisi Masyarakat Adat Krowe Iwan Gete di wilayah Kabupaten Sikka Pulau Flores NTT adalah sebuah simbol komunikasi yang memiliki makna untuk. Kemudian garis segitiga yang naik turun menggambarkan gunung yang mengapit pulau Flores. 2552016 Motif-motif dalam kain tenun Flores itu punya makna. 1742020 Pulau Flores memang sangat terkenal dengan kain tenun ikatnya yang kaya akan motif dan warna. Kain tenun ikat dengan motif patola bernilai tinggi sebab biasanya diperuntukkan bagi raja-raja pejabat dan tokoh adat atau pendiri kampung.
1742020 Pulau Flores memang sangat terkenal dengan kain tenun ikatnya yang kaya akan motif dan warna.
Sehingga kerajinan yang dihasilkan memiliki filosofi mendalam. Kain tenun ikat dengan motif patola bernilai tinggi sebab biasanya diperuntukkan bagi raja-raja pejabat dan tokoh adat atau pendiri kampung. PENYETELAN Berilah nomor GUN 1234 dan INJAKAN juga 1234 untuk mempermudah dalan penenunan Cermati hasil. PENYETELAN Kasihlah nomor GUN 1234 dan INJAKAN juga 1234 untuk mempermudah dalan penenunan Cermati.
Source: pinterest.com
Motif Kain Tenun dari Bima, NTB
Motif dan ragam hias yang dimiliki Bima tidak terlalu beragam, mengingat simbol dan gambar yang dijadikan motif tenun, berpedoman pada nilai dan norma adat yang Islami. Kita tahu, Kerajaan Dompu (Bima), merupakan kerajaan islam tersohor di bagian timur Nusantara, sehingga para penenun tidak boleh atau dilarang untuk memilih gambar manusia dan hewan sebagai motif pada tenunannya.
Umumnya, ragam hias kain tenun Bima memakai motif bunga atau geometris (jajaran genjang dan segitiga). Setiap unsur warna yang disematkan dalam sehelai kain tenun Bima, memiliki makna atau simbol tertentu. Seperti misalnya, warna biru simbol kedamaian dan keteguhan hati. Warna kuning bermakna kejayaan dan kebesaran. Warna hijau melambangkan kesuburan dan kemakmuran, dst.
Motif Bunga Samobo
Motif Nggusu Tolu atau Pado Tolu
Akhirnya, genap sudah saya sajikan 14 motif kain tenun dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang tersebar di beberapa tempat.
Semoga, suatu saat nanti para penenun di seluruh Indonesia difasilitasi pemerintah dan dunia perbankan agar mampu menjadi pelaku-pelaku industri dan perajin kecil-menengah, sehingga mereka mampu menghidupi keluarganya dari profesi mulia ini.
Bagaimanapun, kain tenun, sebagaimana kain batik, juga merupakan salah satu kekuatan devisa bangsa serta sumber daya potensial untuk dikembangkan ke mancanegara sebagai sebuah identitas bangsa akan kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.
***
Artikel ini pertama kali diterbitkan pada tanggal 14 Februari 2015 dalam rangka #PostingBareng bersama teman-teman dari komunitas Travel Blogger Indonesia.
Melalui artikel ini, saya ingin menunjukkan kasih sayang kepada mereka, para perempuan-perempuan penenun luar biasa yang dengan cara luar biasa pula mengabadikan setiap motif-motif kain tenun yang sudah pernah mereka buat.
Namun, tak seluruh wilayah nusantara, karena kebetulan saya baru sempat mampir ke Lombok (NTB), Bima (NTB), Sumba (NTT), dan Flores (NTT) saja, dan itu pun masih belum semua. Semoga saja ada waktu, dan sponsorship kesempatan agar saya bisa melanjutkan perjalanan menyusuri daerah-daerah penghasil tenun di seluruh Indonesia.
Tags: tenun motif