... Kain Tenun Khas Lombok: Panduan Lengkap dan Ide DIY

Keindahan dan Keterampilan - Mengungkap Kain Tenun Khas Lombok dalam Dunia Kerajinan dan DIY

Kain Tenun Lombok

Indonesia terkenal dengan negara yang kaya akan budaya. Salah satu bukti nyata keragaman budaya tersebut adalah keragaman kain tradisional. Di Lombok terdapat satu kain tradisional yang terkenal hingga manca negara, yakni kain tenun Lombok. Kain tradisional ini menjadi incaran banyak kolektor kain dan para pelancong karena keindahannya. Ingin tahu rahasia dibalik keindahan kain tradisional asli Lombok ini? Demikian ulasan dari tim First Lombok Tour untuk Anda.

Kain tenun Lombok dibuat dari bahan-bahan yang alami. Bahan utamanya berupa kapas pilihan yang dipintal menjadi gulungan benang. Kemudian pintalan benang tersebut mulai diwarnai. Bahan pewarna yang digunakan bukanlah pewarna sintetis seperti pada umumnya. Bahan-bahan pewarna tersebut berasal dari hasil kekayaan alam Pulau Lombok. Hal ini menjadi salah satu dari keunikan Pulau Lombok.

Bahan pewarna kain tenun berasal dari dedaunan, akar-akaran, biji-bijian, kulit pohon, dan lain sebagainya. Warna merah diperoleh dari biji pinang, akar mengkudu, kulit kayu dan lain sebagainya. Dari tanaman indigofera tinctoria dapat diperoleh warna biru. Sedangkan daun suji dan daun mangga bisa memberikan efek warna biru atau abu-abu. Begitu seterusnya, semua bahan pewarna alami dapat diperoleh dari alam sekitar masyarakat setempat. Hal ini yang sering membuat para wisatawan takjub dan memutuskan untuk membeli.

5 Jenis Motif Kain Tenun Khas Desa Sukarara, Lombok Tengah dan Makna Motif Nya

Motif kain tenun atau songket khas Desa Sukarara pada umumnya terbentuk dari perpaduan motif geometris seperti persegi panjang, persegi empat, garis memanjang, dan segitiga. Motif yang akan dibuat ditentukan pada saat proses penghanaian benang pakan dengan alat tradisonal. Motif atau reragian terbentuk dari persilangan benang pakan dan benang lungsin. Benang pakan merupakan benang dengan arah vertikal mengikuti panjang kain, sedangkan benang lungsin adalah benang dengan arah horizontal atau mengikuti lebar kain. Meski banyak motif kain songket yang ada saat ini, hanya beberapa motif saja yang sangat dikenal oleh masyarakat di Desa Sukarara. Diantaranya adalah motif wayang, subahnale, keker atau merak, bintang empet, dan alang atau lumbung.

Desa Penghasil Kain Tenun Lombok

Foto: Datu Lombok Tour

Saat jalan-jalan ke Lombok banyak orang mengincar untuk mendatangi pulau Gili untuk menyelam atau naik ke Gunung Rinjani. Lombok memang memiliki banyak destinasi alam yang luar biasa.

Tapi satu lagi yang tidak boleh Anda lewatkan adalah mampir ke Desa Sade dan Desa Sukarara, dua desa terbaik penghasil kain tenun Lombok. Kedua desa ini juga disebut sebagai rumah bagi Suku Sasak, suku asli pulau Lombok. Jarak Desa Sade sendiri hanya 5 kilometer dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, nih, Bunda.

Filosofi Pembuatan Kain Tenun Lombok, Syarat Perempuan Sasak Boleh Menikah

Para perempuan Suku Sasak belajar membuat kain tenun Lombok sejak remaja. Keahlian ini kemudian dijadikan syarat agar mereka bisa menikah.

Menilik kain tradisional asli Indonesia, ada banyak sekali ragamnya, Bunda. Sebut saja ulos, songket, tenun, hingga batik. Hampir setiap wilayah di Indonesia menghasilkan kain khas tradisional di mana proses pembuatan dan fungsinya berkaitan erat dengan adat istiadat yang berlaku di wilayah tersebut. Seperti halnya kain tenun Lombok yang wajib bisa dibuat perempuan Suku Sasak sebagai syarat untuk bisa menikah.

Penasaran seperti apa penjelasannya? Yuk, simak di sini!

4. Motif Ragi Genep

Kain Ragi Genep ini memiliki warna garis putih dan berwarna dasar merah marun. Arti dari Ragi Genep yaitu: Ragi artinya Bumbu sedangkan Genep artinya Lengkap. Dari segi pewarnaan yang digunakan yaitu lengkap maka dari itu kain ini dikatakan Ragi Genep. Motif kain ragi genep melambangkan kelengkapan jiwa spiritual

Motif ini biasanya digunakan untuk menambah aksesoris perempuan Sasak yang sebagai penambahan pada pakaian lambung untuk putri, lambung yaitu pakaian adat Suku Sasak berwarna hitam sedangkan warna yang digunakan pada kain tenun ini yaitu menggunakan semua warna. Selain itu kain ini juga digunakan oleh kebanyakan para pemuda atau orang-orang yang mau menikah dan dibuat dari warna kulit kayu lake.


Tags: tenun lombok

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia