... Keunggulan Kayu Jati Sebagai Bahan Ukiran: Panduan DIY dan Tips Jarum Sulam

"Keunggulan Kayu Jati Sebagai Bahan Ukiran"

Kekurangan Kayu Jati

Sumber: Bariklana Jati Furniture

Walaupun memiliki banyak kelebihan, tak dapat dipungkiri bahwa kayu jati juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:

  • Harga kayu jati lebih mahal dibandingkan jenis kayu lainnya. Masalah harga ini sering membuat orang yang budget-nya terbatas lebih memilih alternatif selain kayu jati. Padahal kualitas kayu jati jelas sebanding dengan harga yang harus Anda keluarkan.
  • Furniture yang terbuat dari kayu jati memiliki bobot yang sangat berat. Bobot furniture yang berat akan menyulitkan Anda yang kerap tinggal berpindah-pindah dari apartemen atau rumah kontrakan.
  • Cat duco bukanlah padanan yang tepat untuk finishing kayu jati. Karena pori-pori kayu jati yang besar akan membuat proses finishing tidak maksimal. Di samping itu, kayu jati juga menghasilkan minyak alami yang akan menimbulkan bercak-bercak kekuningan pada permukaan furniture.
BACA JUGA: 5 Tips Merawat Furniture Kayu Sengon agar Awet dan Bebas Jamur

Tahan berbagai cuaca dan iklim

Sifat ini sangat cocok terutama untuk negara tropis seperti Indonesia. Indonesia memiliki dua musim yang berganti setiap enam bulan sekali yaitu musim hujan dan musim kemarau. Jika musim hujan biasanya kelembapan sangat tinggi dan saat musim kemarau suhu udara sangat kering. Tidak semua jenis kayu dapat bertahan dengan kondisi seperti itu.

Sementara keunggulan dari kayu jati, bahwa kayu jati sangat resisten dan tanah dengan segala cuaca. Sehingga tidak masalah sekalipun lemari pakaian diletakan di luar ruangan tidak akan menggangu atau merusak isi lemari kayu jati tersebut. Seratnya yang halus juga menjadikan kayu jati tidak cepat menyerap air. Sehingga bisa dikatakan lebih tahan air.

Jenis-Jenis Kayu Jati

Kayu jati merupakan jenis kayu yang sangat bagus untuk menjadi bahan baku pembuatan meubel. Salah satunya untuk membuat meja. Selain itu, jenis-jenis kayu ini juga bervariasi dan bisa digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya, jati emas, jati perhutani, jati rakyat hingga jati Belanda.

1. Jati Emas

Jika kamu bertanya tentang jenis jati seperti apa yang paling sering dibudidayakan oleh orang-orang, maka jawabannya ialah jati emas. Jati emas memang banyak dibudidayakan karena mampu tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan jenis jati lainnya yang hidup di Indonesia.

Di samping itu, jati emas juga bisa hidup jauh lebih lama. Hanya sekitar 6 sampai 14 tahun saja, maka kamu sudah bisa langsung menebangnya untuk dijadikan berbagai funiture cantik impian seperti kursi, dipan dan sebagainya.

Jati emas mempunyai karakteristik jauh lebih mencolok ketimbang jenis jati lainnya. Kulit jati emas mempunyai warna yang jauh lebih gelap serta pori-porinya cukup besar. selain itu, jati emas juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.

KelebihanKekurangan
Usia pohon jati jauh lebih lama sehingga awet dalam hal pemakaian.Kadar airnya cukup tinggi.
Tumbuh dengan sangat cepat sehingga sangat mudah ditebang.
Tidak perlu mencari supplier, karena mudah sekali untuk menemukannya.Pada setiap pangkal, hampir serin ditemukan cekungan. Hal ini membuat jenis jati emas saat dipotong tidak bisa sampai bawah sehingga hasilnya menjadi jauh lebih sedikit.
Harga jati emas jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan jenis jati lainnya. Wajar jika jenis kayu ini laris manis di pasaran.
Batangnya cukup lurus sehingga gampang dibentuk.Apabila sudah ditebang, maka kayu tidak cukup awet dan bisa terus lembab.
Rantingnya kokoh dan lurus sehingga dapat digunakan sebagai kayu tambahan.

Tags: dari bahan adalah kayu ukiran sebagai keunggulan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia