"Keunggulan Kayu Jati Sebagai Bahan Ukiran"
Karakteristik Teak wood
Karakteristik kayu ini yang paling dikenal adalah keawetan dan daya tahannya pada cuaca bila dibandingkan dengan jenis lain.
Tak hanya itu, karakter warna dan seratnya juga mempunyai ciri tersendiri. Berikut ciri-ciri kayu jati, antara lain :
Tinggi kayu ini dapat mencapai 50 meter dengan diameter 1.2 meter. Kualitas terbaik kayu ini dapat diperoleh saat berumur 40 tahun.
Kecepatan tumbuh pohon ini begitu lambat sehingga densitas kayu menjadi semakin baik.
Bahkan untuk memperoleh diameter 40 cm, membutuhkan masa tumbuh minimal 50 tahun.
Warna kayu ini emas dan cokelat. Pada bagian gubal biasanya memiliki warna krem atau putih kecokelatan, di beberapa jenis kayu juga terdapat warna kemerahan ketika baru di belah.
Sesudah beberapa lama diletakkan di udara terbuka, warna ini akan berubah menjadi cokelat muda.
Kayu ini termasuk jenis kayu yang awet, dan mempunyai daya tahan yang kuat pada jamur.
Selain itu kayu ini juga mempunyai daya tahan yang cukup baik pada perubahan suhu dan cuaca.
Dengan karakteristik kandungan minyak pada kayu ini, kekuatan jati lebih baik dibandingkan dengan jenis kayu lain.
Tekstur kayu jati yang halus dan serat yang kecil memudahkan proses pemesinan, sehingga hasil yang rata dan halus bisa diperoleh dengan cepat.
Bentuknya tetap atau tidak gampang menyusut
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahawa kayu jati memiliki daya tahan yang kuat. Sifat kayu jati kering yang kompak menjadikan kayu jati susah untuk kehilangan masa atau beratnya. Walaupun sering terkena sinar matahari, masa kayu jati tidak akan cepat berkurang. Sifat ini mungkin juga dikarenakan serat kayu jati yang lembut dan kuat.
Karena tidak gampang menyusut, menyebabkan kayu jati tidak mudah untuk dibengkokkan. Sehingga bentuknya tidak akan berupah jika terkena gaya atau beban yang besar. Sifat ini sangat cocok sebagai bahan dasar furniture khususnya lemari yang notabennya digunakan untuk menyimpan banyak barang.
Kekurangan Kayu Jati
Sumber: Bariklana Jati Furniture
Walaupun memiliki banyak kelebihan, tak dapat dipungkiri bahwa kayu jati juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:
- Harga kayu jati lebih mahal dibandingkan jenis kayu lainnya. Masalah harga ini sering membuat orang yang budget-nya terbatas lebih memilih alternatif selain kayu jati. Padahal kualitas kayu jati jelas sebanding dengan harga yang harus Anda keluarkan.
- Furniture yang terbuat dari kayu jati memiliki bobot yang sangat berat. Bobot furniture yang berat akan menyulitkan Anda yang kerap tinggal berpindah-pindah dari apartemen atau rumah kontrakan.
- Cat duco bukanlah padanan yang tepat untuk finishing kayu jati. Karena pori-pori kayu jati yang besar akan membuat proses finishing tidak maksimal. Di samping itu, kayu jati juga menghasilkan minyak alami yang akan menimbulkan bercak-bercak kekuningan pada permukaan furniture.
Ciri-Ciri Kayu Jati Asli
Sumber: Rumah Hokie
Mengenal kayu jati asli memang tidak mudah bagi Anda yang masih pemula. Namun, beberapa hal berikut ini bisa menjadi perhatian Anda agar bisa membedakan furniture jati yang asli dan yang tidak.
- Bunyi kayu jatuh asli terdengar sangat berat dan keras ketika diketuk. Ciri khas satu ini sangat istimewa karena bunyi yang dihasilkan jati pasti berbeda dengan jenis kayu lainnya.
- Permukaan kayu jati yang sudah tua pasti tidak semulus kayu jati baru. Ada beberapa bagian yang terkesan kasar meskipun sudah diamplas. Namun, banyak penggemar kayu jati yang membiarkan bagian kasar tersebut agar menjadi ciri khas.
- Ada ciri khas menonjol lainnya berupa bentuk ukiran yang unik. Ukiran pada kayu jati pasti berbeda dengan kayu lain. Ciri yang satu ini hanya bisa dikenali oleh Anda yang sudah lama berkecimpung dengan furniture berbahan kayu jati.
Tags: dari bahan adalah kayu ukiran sebagai keunggulan