"Keunggulan Kayu Jati Sebagai Bahan Ukiran"
Kayu Jati Belanda, Berikut Sejarah Namanya hingga Manfaatnya
Kayu Jati Belanda: Mengenal Karakteristik Hingga Manfaatnya. Batang pinus ini dijuluki sebagai kayu jati karena memiliki serat yang indah mirip kayu jati, dan sering disebut juga sebagai kayu jati. Istilah “Belandanya” muncul karena pada masa lampau, kayu ini sering digunakan untuk membuat palet atau peti pengiriman barang.
alet tersebut kerap dipakai untuk membungkus barang yang akan dikirim ke luar negeri. Karena pada masa itu masyarakat menghubungkan luar negeri dengan Belanda, maka muncul istilah “jati Belanda” meskipun kayu tersebut tidak berasal dari Belanda.
Selain itu, kayu ini juga memiliki julukan lain seperti “kayu jati Londo” dalam Bahasa Jawa. Kemudian ada juga julukan “kayu jati Madura” yang berasal dari banyaknya orang beretnis Madura yang mengumpulkan dan memperjualbelikannya.
Ada juga julukan lain seperti “kayu palet” atau “ex palet” karena banyak digunakan sebagai bahan untuk membuat palet pengiriman barang yang dapat menjaga keamanan barang hingga sampai ke tangan penerima.
Kayu jati Belanda banyak ditemukan di Amerika dan Benua Asia termasuk di Indonesia seperti di wilayah Sumatera. Pohon ini memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, dapat tumbuh di berbagai tempat, dan tumbuh dengan mudah.
Hal ini memungkinkan budidaya kayu ini dalam jumlah besar tanpa mengganggu ekosistem sekitar, sehingga lingkungan tetap terjaga dan sehat. Dengan budidaya yang baik, kebutuhan pasar yang tinggi terhadap kayu ini dapat terpenuhi.
Keunggulan Jati
Sebagai bahan utama furniture, tentu saja kayu jenis ini memiliki berbagai macam keunggulan.
Seperti memiliki warna yang khas, biasanya kayu ini memiliki warna cokelat muda, cokelat merah tua hingga keabu-abuan.
Tak hanya itu, tekstur kayu jati pun begitu halus. Lebih-lebih kayu ini mempunyai minyak alami, sehingga rayap kurang menyukainya.
Walaupun tidak divernis, kayu akan terlihat sangat mengkilap.
Di zaman yang modern seperti sekarang ini, jati memiliki peran utama sebagai pembuat furniture, kemewahan dan keunikannya seperti tidak akan bisa tergantikan.
Di Jepara, yang menjadi pusat furniture jati, di sana masih menggunakan jati sebagai bahan furniture utama.
Sayangnya, semakin lama pohon jati mengalami penurunan kualitas, sehingga untuk kualitas terbaik harganya menjadi semakin mahal.
Namun jika melihat keunikan dan manfaat yang dimiliki, sepertinya harga kayu jati bukan menjadi masalah utama karena kualitasnya akan sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.
Tags: dari bahan adalah kayu ukiran sebagai keunggulan