"Keunggulan Kayu Jati Sebagai Bahan Ukiran"
Kekurangan Kayu Jati
Sumber: Bariklana Jati Furniture
Walaupun memiliki banyak kelebihan, tak dapat dipungkiri bahwa kayu jati juga memiliki beberapa kekurangan sebagai berikut:
- Harga kayu jati lebih mahal dibandingkan jenis kayu lainnya. Masalah harga ini sering membuat orang yang budget-nya terbatas lebih memilih alternatif selain kayu jati. Padahal kualitas kayu jati jelas sebanding dengan harga yang harus Anda keluarkan.
- Furniture yang terbuat dari kayu jati memiliki bobot yang sangat berat. Bobot furniture yang berat akan menyulitkan Anda yang kerap tinggal berpindah-pindah dari apartemen atau rumah kontrakan.
- Cat duco bukanlah padanan yang tepat untuk finishing kayu jati. Karena pori-pori kayu jati yang besar akan membuat proses finishing tidak maksimal. Di samping itu, kayu jati juga menghasilkan minyak alami yang akan menimbulkan bercak-bercak kekuningan pada permukaan furniture.
Kelebihan Kayu Jati
Sumber: Bio Polish
Furniture berbahan kayu jati memiliki beberapa kelebihan istimewa berikut ini:
- Teksturnya sangat kuat dan tahan lama. Terutama bila Anda memilih furniture dari kayu jati yang usianya ratusan tahun. Semakin tua usianya, maka semakin kuat pula kayu jati tersebut. Jenis kayu ini tidak mudah pecah atau retak meskipun digunakan selama puluhan tahun.
- Kayu jati juga sangat tahan terhadap perubahan cuaca. Inilah yang membuat jenis kayu ini sering diandalkan sebagai bahan dasar furniture outdoor. Udara lembap, paparan sinar matahari, bahkan musim salju pun tak akan mempengaruhi daya tahan kayu jati.
- Daya tahannya yang istimewa terhadap cuaca juga membuat kayu jati tak mudah berjamur.
- Karakter serat kayu jati tampak sangat unik dan menarik. Itulah sebabnya kayu ini akan menghadirkan kesan elegan pada furniture Anda. Apalagi bila kayu ini sudah disempurnakan dengan pola ukiran yang bernuansa megah.
- Salah satu kendala yang sering terjadi pada furniture kayu adalah penyusutan. Namun, hal ini tak akan terjadi pada kayu jati. Daya tahannya yang baik membuat volume kayu ini stabil dan tidak rentan menyebabkan perubahan bentuk.
Ciri-Ciri Kayu Jati Asli
Sumber: Rumah Hokie
Mengenal kayu jati asli memang tidak mudah bagi Anda yang masih pemula. Namun, beberapa hal berikut ini bisa menjadi perhatian Anda agar bisa membedakan furniture jati yang asli dan yang tidak.
- Bunyi kayu jatuh asli terdengar sangat berat dan keras ketika diketuk. Ciri khas satu ini sangat istimewa karena bunyi yang dihasilkan jati pasti berbeda dengan jenis kayu lainnya.
- Permukaan kayu jati yang sudah tua pasti tidak semulus kayu jati baru. Ada beberapa bagian yang terkesan kasar meskipun sudah diamplas. Namun, banyak penggemar kayu jati yang membiarkan bagian kasar tersebut agar menjadi ciri khas.
- Ada ciri khas menonjol lainnya berupa bentuk ukiran yang unik. Ukiran pada kayu jati pasti berbeda dengan kayu lain. Ciri yang satu ini hanya bisa dikenali oleh Anda yang sudah lama berkecimpung dengan furniture berbahan kayu jati.
Bentuknya tetap atau tidak gampang menyusut
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahawa kayu jati memiliki daya tahan yang kuat. Sifat kayu jati kering yang kompak menjadikan kayu jati susah untuk kehilangan masa atau beratnya. Walaupun sering terkena sinar matahari, masa kayu jati tidak akan cepat berkurang. Sifat ini mungkin juga dikarenakan serat kayu jati yang lembut dan kuat.
Karena tidak gampang menyusut, menyebabkan kayu jati tidak mudah untuk dibengkokkan. Sehingga bentuknya tidak akan berupah jika terkena gaya atau beban yang besar. Sifat ini sangat cocok sebagai bahan dasar furniture khususnya lemari yang notabennya digunakan untuk menyimpan banyak barang.
Jenis-Jenis Kayu Jati
Kayu jati merupakan jenis kayu yang sangat bagus untuk menjadi bahan baku pembuatan meubel. Salah satunya untuk membuat meja. Selain itu, jenis-jenis kayu ini juga bervariasi dan bisa digunakan sesuai kebutuhan. Misalnya, jati emas, jati perhutani, jati rakyat hingga jati Belanda.
1. Jati Emas
Jika kamu bertanya tentang jenis jati seperti apa yang paling sering dibudidayakan oleh orang-orang, maka jawabannya ialah jati emas. Jati emas memang banyak dibudidayakan karena mampu tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan jenis jati lainnya yang hidup di Indonesia.
Di samping itu, jati emas juga bisa hidup jauh lebih lama. Hanya sekitar 6 sampai 14 tahun saja, maka kamu sudah bisa langsung menebangnya untuk dijadikan berbagai funiture cantik impian seperti kursi, dipan dan sebagainya.
Jati emas mempunyai karakteristik jauh lebih mencolok ketimbang jenis jati lainnya. Kulit jati emas mempunyai warna yang jauh lebih gelap serta pori-porinya cukup besar. selain itu, jati emas juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Usia pohon jati jauh lebih lama sehingga awet dalam hal pemakaian. | Kadar airnya cukup tinggi. |
| Tumbuh dengan sangat cepat sehingga sangat mudah ditebang. | |
| Tidak perlu mencari supplier, karena mudah sekali untuk menemukannya. | Pada setiap pangkal, hampir serin ditemukan cekungan. Hal ini membuat jenis jati emas saat dipotong tidak bisa sampai bawah sehingga hasilnya menjadi jauh lebih sedikit. |
| Harga jati emas jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan jenis jati lainnya. Wajar jika jenis kayu ini laris manis di pasaran. | |
| Batangnya cukup lurus sehingga gampang dibentuk. | Apabila sudah ditebang, maka kayu tidak cukup awet dan bisa terus lembab. |
| Rantingnya kokoh dan lurus sehingga dapat digunakan sebagai kayu tambahan. |
Tags: dari bahan adalah kayu ukiran sebagai keunggulan