... Koleksi Video Melahirkan Normal dengan Jahitan: Panduan dan Teknik DIY

Ragam Tutorial Jahitan Pasca Melahirkan Normal - Kreatifitas DIY untuk Ibu Baru

Tips agar jahitan pasca melahirkan normal cepat kering

Agar luka jahitan pasca melahirkan normal bisa lebih cepat kering dan pulih, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan ketika merawat luka perineum .

Berikut adalah beberapa tips yang dimaksud.

1. Jaga kebersihan luka

Sangat penting bagi Anda untuk memastikan luka selalu dalam keadaan bersih.

Jangan lupa untuk mandi setiap hari dan gunakan handuk khusus untuk mengeringkan perineum. Hindari juga sabun dengan wangi yang terlalu kuat.

Dengan menjaga kebersihan luka, Anda bisa mencegah terjadinya infeksi yang bisa membuat penyembuhan semakin lama atau bahkan menyebabkan kondisi bertambah parah.

Bila diperlukan, dokter mungkin juga akan meresepkan cairan antiseptik untuk membantu membersihkan luka jahitan agar tetap bersih.

Namun, pastikan juga luka dan bagian tubuh di sekitarnya selalu kering dengan mengganti kapas dan celana dalam setiap 4 jam.

Bakteri pada tangan juga bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi persalinan .

2. Istirahat yang cukup

Beristirahat yang cukup juga bisa membantu mempercepat penyembuhan luka, sehingga ciri-ciri luka jahitan kering pasca melahirkan normal akan muncul.

Minta tolonglah pada keluarga atau kerabat untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan Anda selama masa ini.

3. Biarkan luka terbuka

Membiarkan luka terbuka tanpa ditutupi perban atau pakaian diketahui bisa membantu proses penyembuhan.

Ini bertujuan untuk melancarkan sirkulasi udara di sekitar bagian luka.

Untuk melakukan cara ini, Anda bisa tiduran di kasur tanpa mengenakan pakaian dalam selama 10 detik sebanyak 1 – 2 kali sehari.

4. Minum obat pencahar

Mengidentifikasi Tanda-tanda Infeksi dan Penyembuhan yang Tepat

Berikut adalah beberapa ciri infeksi jahitan pasca melahirkan normal yang mungkin terjadi dan perlu Bunda waspadai,

1. Tanda-Tanda Umum Infeksi

Infeksi terkadang dapat berkembang di area yang dijahit. Waspadai tanda-tanda infeksi berikut ini:

  • Peningkatan rasa sakit atau berdenyut di sekitar jahitan
  • Kemerahan, panas, atau bengkak di lokasi
  • Keluar cairan berbau busuk atau seperti nanah
  • Demam atau menggigil
  • Perdarahan terus-menerus atau mengalir dari luka

2. Kapan Mencari Pertolongan Medis

Jika melihat tanda-tanda infeksi atau jika rasa sakit menjadi tidak terkendali, Bunda harus segera hubungi penyedia layanan kesehatan. Intervensi tepat waktu dapat membantu mencegah komplikasi dan meningkatkan penyembuhan yang tepat.

Jangan mencoba mengobati infeksi sendiri, karena dapat memperburuk kondisi atau menyebabkan komplikasi.

3. Tanda Penyembuhan Luka

Luka yang sembuh dengan baik dapat menunjukkan karakteristik berikut:

  • Rasa sakit dan nyeri berkurang dari waktu ke waktu
  • Kemerahan dan bengkak berangsur-angsur memudar
  • Jahitan bersih, kering, dan utuh
  • Muncul keropeng atau jaringan baru di atas luka

4. Cara Memeriksa Tanda-Tanda Penyembuhan

Gunakan cermin tangan untuk memeriksa area yang dijahit dengan hati-hati setiap hari. Cari tanda-tanda penyembuhan yang tepat yang disebutkan di atas dan pantau setiap perubahan.

Jika tidak dapat melihat jahitan dengan jelas, mintalah bantuan pasangan atau anggota keluarga. Pertahankan praktik kebersihan yang baik saat memeriksa luka dengan mencuci tangan secara menyeluruh sebelum dan sesudah menyentuh area tersebut.

5. Apa yang Harus Dilakukan Jika Jahitan Terlepas

Jika jahitan terlepas atau menunjukkan tanda-tanda tidak sembuh dengan benar, Bunda haru segera hubungi penyedia layanan kesehatan. Mereka mungkin perlu memeriksa area tersebut dan menentukan tindakan yang tepat yang dapat mencakup penjahitan ulang, pemasangan steri-strip, atau resep antibiotik.

Memahami Jahitan Pasca Melahirkan Normal dan Cara Merawatnya

Dokter atau bidan sering melakukan jahitan pasca melahirkan normal untuk memperbaiki luka pada vagina dan perineum (daerah antara vagina dan anus) akibat bersalin. Selama pemulihan, ibu yang baru saja melahirkan perlu merawat jahitan ini dengan baik agar tidak mengalami infeksi. Saat proses persalinan normal berlangsung, ibu akan mengejan kuat untuk membuka jalan lahir agar bayi dapat dilahirkan. Ketika ibu mengejan dan mendorong bayi keluar dari rahim, vagina dan perineumnya akan mengalami tekanan yang sangat kuat. Hal ini berisiko tinggi menyebabkan luka robekan pada vagina dan perineum yang dapat menyebabkan perdarahan pascapersalinan. Oleh karena itu, untuk memperbaiki bagian yang robek tersebut, dokter atau bidan akan melakukan penjahitan. Selain robekan alami akibat proses mengejan, jahitan pasca melahirkan normal juga dilakukan apabila ibu menjalani prosedur episiotomi, yaitu sayatan yang dibuat di perineum dan vagina ibu untuk mempermudah proses kelahiran bayi. Prosedur ini biasanya dilakukan pada ibu yang memiliki kondisi tertentu, seperti menderita penyakit serius, misalnya penyakit jantung, persalinan lama, dan bayi sungsang.

Robekan terjadi di lapisan kulit dan jaringan sekitar vagina, namun belum mencapai otot. Robekan berukuran kecil dan dapat sembuh tanpa proses penjahitan.

Memahami Jahitan Pasca Melahirkan

1. Pengertian Jahitan Pasca melahirkan

Jahitan ini membantu mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi seperti infeksi atau pendarahan yang berlebihan.

2. Penyebab Jahitan Pasca Melahirkan

Ada dua alasan utama jahitan pascapersalinan, yaitu karena robekan alami dan episiotomi. Robekan alami terjadi selama persalinan yang bisa saja ringan hingga parah.

Robekan ini bisa terjadi akibat tekanan kepala bayi pada perineum atau dari peregangan jaringan vagina selama persalinan.

Episiotomi dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan untuk memperbesar lubang vagina dan memfasilitasi persalinan.

Dulu episiotomi selalu dilakukan. Namun, sekarang umumnya dilakukan untuk situasi tertentu, seperti saat bayi dalam kesulitan atau saat forceps atau ekstraktor vakum diperlukan.

3. Jenis Jahitan

Ada dua jenis jahitan pascamelahirkan, yakni yang dapat diserap dan tidak dapat diserap. Jahitan yang dapat diserap terbuat dari bahan yang larut seiring waktu, sehingga tidak perlu dilepas.

Jahitan ini sering digunakan untuk memperbaiki robekan dan episiotomi karena menyebabkan ketidaknyamanan dan tidak memerlukan intervensi lebih lanjut.

Jahitan yang tidak dapat diserap terbuat dari bahan yang tidak larut dan harus dilepas oleh penyedia layanan kesehatan. Jahitan ini lebih jarang digunakan untuk perbaikan pascapersalinan tetapi mungkin diperlukan dalam beberapa kasus, seperti ketika jahitan yang dapat diserap tidak sesuai atau ketika diperlukan dukungan tambahan.

4. Jangka Waktu Jahitan

Jahitan yang dapat diserap biasanya larut dalam 2 hingga 4 minggu. Namun, durasi pastinya dapat bervariasi tergantung pada jenis jahitan tingkat keparahan robekan atau sayatan, dan faktor penyembuhan individu seperti usia, kesehatan secara keseluruhan, dan gaya hidup. Selama waktu ini, sangat penting untuk mengikuti petunjuk perawatan yang tepat untuk mempercepat penyembuhan dan menghindari komplikasi.


Tags: jahit melahirkan normal video

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia