... Panduan Model Baju Tenun Sulawesi Tenggara untuk Kerajinan Tangan DIY

"Ragam Model Baju Tenun Sulawesi Tenggara - Eksplorasi Budaya dan Elegansi"

Pakaian Adat Muna Sulawesi Tenggara.

Suku Muna merupakan salah satu suku yang memiliki populasi cukup besar di Sulawesi yaitu sekitar 19%. Suku Muna banyak menempati Kabupaten Muna di Sulawesi Tenggara. Sama halnya seperti suku yang lainnya, suku Muna juga memiliki pakaian yang menjadi ciri khas suku ini.

Baju Adat Muna Sulawesi Tenggara terdiri atas pakaian khusus pria dan baju untuk wanita. Untuk pakaian pria biasanya mereka menggunakan bhatu (baju), bheta (sarung), sala (celana), dan songko (kopiah) atau yang biasanya digantikan dengan kampurui (ikat kepala).

Serangkaian pakaian tersebut adalah yang dipakai sehari-hari oleh para pria suku Muna. Kebanyakan bhatu atau baju yang digunakan oleh suku Muna ialah baju lengan pendek berwarna putih. Tak lupa ikat kepala berbahan kain dengan corak batik.

Bawahan yang digunakan dalah sarung berwarna merah dengan corak geometris horizontal. Ditambah dengan ikat pinggang berwarna kuning yang terbuat dari logam. Fungsi dari ikat pinggang ini adalah untuk penguat sarung dan juga sebagai tempat menyelipkan senjata.

Sedangkan baju adat Sulawesi Tenggara untuk wanita suku Muna, biasanya mereka memakai bhadu, bheta, dan simpulan kagogo. Baju yang digunakan bervariasi, ada yang lengan pendek dan ada pula yang lengan panjang. Bahan baju yang digunakan ialah bahan satin berwarna biru ataupun merah.

Untuk wanita muda biasanya menggunakan kuta kutango atau baju lengan pendek dengan sarung motif geometris berwarna hitam, biru, coklat, merah, atau warna gelap lainnya. Sedangkan untuk aksesoris yang digunakan biasanya adalah gelang emas maupun gelang logam warna putih dan kuning pada kaki para wanita. Hal tersebut merupakan salah satu aksesoris yang wajib ada dalam baju Sulawesi Barat.

Pakaian adat Sulawesi Tenggara masih tetap dipakai dan dikenakan oleh masyarakat setiap suku di Sulawesi. Hal ini menunjukan cara yang terbaik untuk mempertahankan warisan budaya. Walaupun penggunaannya untuk saat ini hanya pada saat upacara adat seperti acara perinikahan, hal tersebut menjadi bukti kecintaan masayarakat Sulawesi terhadap suku dan budayanya.

Baju Adat Suku Muna

Terakhir, ada Suku Muna yang nama sukunya diambil dari kata wuna.

Kata wuna sendiri memiliki arti bunga dalam bahasa Sulawesi. Busana adat dari suku ini terbilang sederhana.

Baju adat yang dikenakan pria Suku Muna merupakan baju yang mirip dengan jas berwarna hitam.

Bagian kepala ditutupi dengan ikat kepala serta bagian pinggang yang juga dililitkan selembar kain sarung.

Wanita Suku Muna mengenakan celana panjang dengan rok hitam dibagian luarnya serta baju yang berwarna cerah.

Tak lupa pada bagian kepala dihiasi dengan ikat kepala semacam bandana atau bando.

Demikian penjelasan kami mengenai Pakaian Adat Sulawesi Tenggara. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Originally posted 2020-12-29 01:00:28.

Jenis Sarung Buton

Ada tiga jenis utama sarung Buton, yakni, sarung Bhia wolio, katambha gawu, dan bhetano katambha mpuu.

  • Bhia wolio merupakan sarung yang bisa dipakai pria dan wanita dalam acara keagamaan dan acara sosial.
  • Bhetano katamba mpuu merupakan Kain sarung tenun buton yang hanya dipakai untuk kaum perempuan. motif sarung untuk perempuan, pada bagian atasnya yang dipakai hingga menutupi dada, tidak ada motif atau polos
  • Katambha gawu merupakan kain sarung tenun buton yang hanya bisa dipakai oleh kaum laki-laki . Pada sarung laki-laki ada motif yang membedakan di bagian atas. Ada jahitan berbentuk motif kotak-kotak yang pengrajin tenun menyebutnya dengan istilah kepala.

Menurut penuturan pengrajin lokal, menenun sarung untuk dipakai kaum laki-laki, lebih sulit dibanding wanita. Hal ini karena pada sarung laki-laki, memiliki motif kotak-kotak pada bagian kepala.

Nama Pakaian Adat Sulawesi Tenggara

Seperti pakaian adat yang berasal dari berbagai daerah, pakaian adat Sulawesi Tenggara juga memiliki keanekaragaman jenis pakaian. Berdasarkan suku yang mendiami tanah Sulawesi Tenggara, pakaian tradisional Sulawesi Tenggara ini dibedakan menjadi 3 jenis.

Ketiga jenis pakaian tradisional tersebut diantaranya adalah pakaian adat suku Tolaki, pakaian adat suku Muna, dan pakaian adat suku Buton. Adapun penjelasan lengkap mengenai ketiga jenis pakaian adat tersebut dapat disimak di bawah ini.

">No">Macam Macam Pakaian Adat Sulawesi Tenggara
">1">Pakaian Adat Suku Tolaki
">2">Pakaian Adat Suku Muna
">3">Pakaian Adat Suku Buton

1. Pakaian Adat Suku Tolaki

Pakaian adat Sulawesi Tenggara yang pertama adalah pakaian adat suku Tolaki. Suku Tolaki merupakan salah satu kelompok etnis di Sulawesi Tenggara yang mendiami beberapa wilayah seperti,

Pada zaman dahulu pakaian adat ini biasa dikenakan oleh para bangsawan, saudagar, dan beberapa tokoh adat dan sekelompok orang dengan status sosial yang terpandang. Akan tetapi dewasa ini baju adat Tolaki bisa dipakai oleh semua kalangan masyarakat suku Tolaki.

Pakaian Adat Buton Sulawesi Tenggara.

Baju Adat Buton Sulawesi Tenggara hanya berupa sarung dan ikat kepala dengan nuansa berwarna biru. Suku Buton biasanya tidak mengenakan baju, hanya kain-kain biasa. Ciri khas dari suku Buton ialah rumbai-rumbai pada ikat pinggang yang disebtu kabokena tanga.

Penggunaan ikat kepala atau biru-biru yang ditumpuk menjadi beberapa lipatan juga menjadi ciri khas suku Buton. Bagi para wanita suku Buton, mereka memakai baju Kombowa. Pakaian ini terdiri dari baju lengan pendek tanpa kancing yang disebut bia-bia itanu dengan motif kotak kecil-kecil. Para wanitanya juga menggunakan beberapa perhiasan seperti cincin, gelang dan anting berbahan emas mulia.

Selain menggunakan baju tradisional untuk sehari-hari, masyarakat suku Buton juga memiliki pakaian adat Indonesia lainnya. Pakaian ini digunakan saat acara adat ataupun upacara adat. Salah satu acara adat ialah acara sunatan dan acara memingit gadis atau dalam bahasa Sulawesi disebut posuo.

Pada acara posuo, sang gadis mengenakan pakaian yang disebut pakaian kalambe. Pakaian tersebut ialah baju kambowa dengan bawahan sarung berlapis dua, ikat pinggang dan juga perhiasan emas.


Tags: tenun baju model tenggara lawe

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia