...
Kesenian tradisional Sulawesi Tenggara ini, kerap kali digunakan sebagai tarian untuk menyambut tamu penting atau tamu agung, pada acara perkawinan para bangsawan dan acara pengantaran jenazah bangsawan.
Lapis pertama berfungsi sebagai rok yang dililitkan di bagian pinggang, lapis kedua dililitkan di bagian dada dan menjuntai hingga atas lutut, sementara lapis ketiga dililitkan di tubuh bagian atas yang sekaligus diapit oleh ketiak.
Lebih jauh daripada itu, menurut salah satu pengerajin kain tenun dari Molo, Timor Tengah Selatan, mengatakan bahwa kain tenun NTT masih menjunjung tinggi nilai-nilai tradisional dan merupakan bentuk penghormatan terhadap acara-acara sakral, seperti pernikahan, atau bahkan upacara kematian.