Keindahan Motif Tenun Sabu Raijua - Karya Seni Rajutan dan Kerajinan DIY
Rumbai selimut
Dahulu, sebelum orang dapat memakai hi’i worapi, benang lungsi yang berwarna putih dan kuning harus dipotong terlebih dahulu, sebelum memelintir ujung-ujung lungsi untuk membentuk rumbai. Sekarang hal ini sudah tidak perlu lagi. Untuk para bangsawan atau seorang pemimpin kepercayaan tradisional, semua ujung lungsi dipelintir menjadi rumbai.
Komposisi dan motif selimut laki-laki atau hi’i memiliki ciri-ciri khas. Pembagian utama masyarakat menjadi dua kelompok nampak di dalam tenunan yang menjadi indikasi utama untuk mengidentifikasikan hi’i orang Sabu. Motif utama yang menunjuk pada kelompok garis ibu, detil-detil kecil seperti jumlah baris motif titik dan ukuran maupun nuansa warnanya semuanya memberikan indikasi daerah asal selimut tersebut dan juga daerah asal geografis seorang pria Sabu.
Gebr. 9. Motifs boda dan d’ula
Motif tenun sabu raijua
Baju Adat Sabu Raijua
Tanggal 14 Aug 2020 oleh hallowulandari .
Pakaian adat ini menggunakan motif bunga ros yang melambangkan kesucian hati. Pakaian adat ini dipakai semua kalangan mulai dari rakyat kecil sampai bangsawan yang ada di Sabu Raijua. Dibuat dengan menggunakan tenun khas Sabu yakni Ei atau sarung Higi atau selimut dan Naleda atau selendang tenun yang dibuat dengan menggunakan benang.
Tags: tenun motif