... Panduan Lengkap: Outer Tenun Lombok - Teknik, Pola, dan Tips DIY

Keindahan Tenun Lombok dalam Kerajinan Jarum dan DIY

Transaksi di Luar Negeri saat Liburan Bareng Si Kecil Makin Mudah Pakai BRImo, Ini Caranya!

Salah usaha yang melestarikan kain tenun adalah Tenun e-Boon. Produk tenun lokal yang di proses 100% secara handmade oleh para pengrajin yang berlokasi di Lombok. Tenun e-Boon menawarkan kualitas tenun terbaik karena secara produksi, dibutuhkan waktu 1,5-2 bulan untuk satu lembar kain.

Usaha yang bergerak dibidang produksi dan penjualan ini diteruskan oleh Novita Ratnasari. Ia memasarkan kain tenun ke Jakarta untuk dijual. Ternyata banyak peminat tenun yang menyukai karya e-Boon. Dari tenun ikat dan songket, kini tenun e-Boon hadir dalam bentuk kain dan fashion.

Saat ini, e-Boon memiliki satu orang karyawan dengan gaji UMR Jakarta. Ada juga karyawan tidak tetap, seperti tukang jahit (4), penenun songket (20 orang) dan penenun tenun ikat (3 orang), yang dibayar dengan sistem upah.

Dari modal pribadi Rp10 juta, Novita kini bisa memiliki aset seperti tempat kerja/workshop yang merupakan 1 buah rumah tipe 93m2, mesin jahit 6 set, Atbm 3 set dan benang 500kg.

Dengan aset yang dimiliki itu, e-Boon juga berusaha melakukan regenerasi penenun dengan cara melakukan pelatihan tenun di Lombok atau luar daerah. Dan e-Boon pun kini menjadi salah satu peserta dalam Festival Kreatif Lokal 2020.

Perlu diketahui, Tenun e-Boon merupakan finalis dari Kreatif Lokal Award 2020 yang diselenggarakan oleh Adira Finance.

Batik Bangsawan masuk dalam kategori Kriya yang bersaing dengan Dekardekorshop, serta Bangsawan Indonesia Tekstil.

Kreatif Lokal Award 2020 merupakan bagian dari Festival Kreatif Lokal 2020 yang menjadi kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Adira Finance bekerjasama dengan Kemenparekraf RI bertemakan #BangkitBersamaSahabat. Festival ini diadakan mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021 mendatang. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Adira Finance terhadap program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.

Tenun e-Boon, Berhasil Kenalkan Kain Tenun Asal Lombok

etiap daerah di Indonesia memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Daerah tersebut memiliki warisan yang harus dilestari. Mulai dari kain batik, tas kulit, aneka kerajinan tangan, aksesori, dan perhiasan.

pada 22 Feb 2021, 20:40 WIB Diperbarui 22 Feb 2021, 20:40 WIB

Liputan6.com, Jakarta Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Daerah tersebut memiliki warisan yang harus dilestari. Mulai dari kain batik, tas kulit, aneka kerajinan tangan, aksesori, dan perhiasan.

Salah satu kain yang menjadi warisan daerah di Indonesia adalah kain tenun dan Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu daerah penghasil kain tenun yang terbaik.

Proses Pembuatan Kain Tenun

Foto: First Lombok Tour

Selain bahan dan warnanya yang dibuat dari bahan-bahan alami, proses pembuatan kain tenun Lombok juga masih menggunakan alat-alat tradisional yang sangat sederhana. Alat pemintal benangnya saja masih menggunakan potongan bambu yang dirangkai dengan benang juga yang dibuat menyerupai roda yang dapat diputar secara manual oleh si pembuat.

Itu proses pembuatan kain tenun songketnya, sedangkan pembuatan kain tentun ikatnya beda lagi. Untuk mendapatkan motif yang diinginkan, pengrajin harus mengikat bagian benang, kemudian mencelupkan bagian yang tidak diikat ke dalam zat pewarna.

Tahapan ini dilakukan berulang kali dan membuat ikatan lain lalu diwarnai lagi hingga mendapatkan motif bergaris yang khas. Proses ini biasanya bisa diselesaikan cukup 1 hari saja untuk ukuran kain kurang-lebih 3 meter. Hal yang unik, proses pembuatan kain tenun ikat ini dikerjakan oleh kaum laki-laki lho, bukan perempuan.


Tags: tenun lombok

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia