... Pameran Kerajinan DIY: Jenis Pameran dan Kreativitas Arsitektur

Pameran Produk Kerajinan - Menjelajahi Seni dan Arsitektur dalam Dunia Sulaman dan DIY

Pameran

Pameran bisa dikatakan sebagai bentuk presentasi dan tampilan yang terorganisir dari pilihan item. Pameran dapat mencakup banyak hal seperti seni di museum besar dan galeri kecil, pameran interpretatif, museum sejarah, dan juga variasi seperti pameran yang lebih fokus secara komersial dan pameran dagang.

Meskipun pameran adalah acara biasa, namun konsep pameran cukup luas dn mencakup banyak variabel. Pameran berkisar dari acara yang luar biasa besar seperti pameran Pameran Dunia hingga pertunjukan tunggal artis kecil atau tampilan hanya satu item.

Terkadang kurator dilibatkan sebagai orang yang memilih barang dalam sebuah pameran. Penulis dan editor terkadang dibutuhkan untuk menulis teks, label dan bahan cetakan yang menyertai seperti katalog dan buku. Arsitek, desainer pameran, desainer grafis dan desainer-desainer lainnya terkadang dibutuhkan untuk membentuk ruang pameran dan memberikan bentuk pada konten editorial. Mengorganisir dan mengadakan pameran juga membutuhkan perencanaan acara, manajemen, dan logistik yang efektif.

Tujuan

  1. Memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah dan pengembangan budaya nasional kepada masyarakat
  2. Meningkatkan apresiasi seni pada generasi muda
  3. Sarana hiburan bagi kelompok pecinta seni dan masyarakat umum
  4. Tujuan komersial yakni dengan menjual karya seni.
  5. Tujuan sosial. Misalnya dengan menggalang dana dari kegiatan pameran demi membantu korban bencana alam.
  6. Tujuan pendidikan, misalnya dalam konteks pembelajaran seni rupa di sekolah.
  1. Sebagai sarana bagi para seniman dan pencipta karya untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan dalam membuat suatu produk atau karya seni yang berkualitas.
  2. Sebagai sarana bagi masyarakat luas untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan dalam mengapresiasi hasil karya orang lain.
  3. Membantu masyarakat luas agar lebih mampu dalam menilai atau mengevaluasi suatu hasil karya secara objektif.
  4. Memberikan lebih banyak pengalaman bagi para pencipta produk atau karya seni.
  5. Sebagai sarana untuk melatih masyarakat dalam hal merencanakan dan menyelenggarakan suatu kegiatan.
  6. Sebagai sarana untuk relaksasi dan penyegaran jiwa.

Unsur Pameran

  • Objek atau kumpulan objek yang akan dipamerkan (berupa benda)
  • Pengaturan display atau penyajian
  • Didasarkan pada masyarakat umum atau publik
  • Mengkomunikasikan ide atau informasi
  • Dilakukan dengan maksud dan tujuan tertentu

Berdasarkan jumlah penyelenggaranya

1. Pameran Tunggal

Jenis pameran ini biasanya dilakukan perseorangan dan biasanya hanya menampilkan satu jenis karya seni saja.

2. Pameran Kelompok

Jenis pameran ini biasanya dilakukan oleh sekelompok seniman yang masing-masing senimannya menampilkan karya seni.

Berdasarkan bentuk karya seninya

1. Pameran retrospeksi

Jenis pameran ini dapat dilakukan secara perseorangan dengan menampilkan berbagai bentuk karya seni, misalnya karya seni lukis, seni patung, seni keramik, seni grafis, atau lainnya dengan atas nama perorangan.

2. Pameran Desain

Dalam jenis pameran ini, akan menampilkan pameran desain atau pameran produk kerajinan. Misalnya hasil riset produk, seni kriya, furnitur, produk elektronik, otomotif, perhiasan, dan lain-lain.

Berdasarkan tempo

1. Pameran tetap

Jenis pameran ini diselenggarakan secara tetap yang meliputi semua jenis karya seni, yang diatur berdasarkan sistematika penyajian dan teknik penataan tertentu. Pameran tetap ini bersifat umum dan edukatif bagi masyarakat.

2. Pameran temporer (Berkala)

Jenis pameran ini diadakan untuk kebutuhan secara berkala dalam kegiatan tertentu dan tema pameran dapat selalu diubah.

Contoh Pameran

Adapun untuk beberapa contoh pameran, diantaranya yaitu:

Pameran seni

Pameran seni mencakup berbagai artefak dari bentuk yang tak terhitung jumlahnya dari hasil karya manusia. Misalnya saja lukisan, wayang, gambar, kerajinan tangan, patung, instalasi video, instalasi suara, pertunjukan, dan seni interaktif.

Fungsi pameran seni rupa dapat berfokus pada satu seniman, satu kelompok, satu genre, satu tema atau satu koleksi, atau mungkin diatur oleh kurator, dipilih oleh juri, atau menunjukkan karya seni yang dikirimkan. Pameran seni rupa biasanya menonjolkan karya seni dengan ruang dan pencahayaan yang luas, memberikan informasi melalui label atau panduan audio yang dirancang agar tidak mengganggu seni itu sendiri.

Pameran dapat terjadi secara seri atau berkala, seperti dalam kasus biennal, triennial, dan quadrennial. Pameran seni pertama yang disebut blockbuster diduga adalah pertunjukan Picasso 1960 di Tate di London.

Pameran interpretatif

Pameran interpretatif merupakan pameran yang membutuhkan lebih banyak konteks untuk menjelaskan barang-barang yang ditampilkan.

Hal ini umumnya berlaku untuk pameran yang ditujukan untuk tema ilmiah dan sejarah, di mana teks, diorama, bagan, peta, dan tampilan interaktif dapat memberikan penjelasan yang diperlukan tentang latar belakang dan konsep.

Pameran interpretatif umumnya membutuhkan lebih banyak teks dan lebih banyak grafik daripada pameran seni rupa. Topik grafik interpretatif mencakup berbagai macam hal termasuk arkeologi, antropologi, etnologi, sejarah, sains, teknologi dan sejarah alam.

Pameran Komersial

Pameran komersial, umumnya disebut pameran dagang, biasanya diselenggarakan agar organisasi dalam minat atau industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk, layanan, aktivitas studi terbaru mereka, serta mempelajari tren dan peluang terkini.


Tags: kerajinan produk jenis arsitektur

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia