"Pasar Sasaran Produk Kerajinan Berinspirasi Budaya Nonbenda"1 / 2
D. Penghitungan Biaya Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Biaya produksi adalah biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk terjadinya produksi barang.
Unsur biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead.
Biaya yang termasuk ke dalam overhead adalah biaya listrik, bahan bakar minyak, dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi.
Biaya pembelian bahan bakar minyak, sabun pembersih untuk membersihkan bahan baku, benang, jarum, lem dan bahan-bahan lainnya dapat dimasukan ke dalam biaya overhead.
Metode penghitungan biaya produksi
Lengkap - Soal Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal non Benda Mapel Prakarya Kelas 10 SMA/MA
Soal Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal non Benda Mapel Prakarya Kelas 10 SMA/MA - Halo adik adik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin menyampaikan jangan lupa untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan untuk menghindari penyebaran wabah virus corona. Oiya kali ini kakak ingin membagikan soal dari materi tentang Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal non Benda dari mata pelajaran Prakarya untuk adik adik kelas X SMA/MA. Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat yah. Semangat!!
| Soal Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal non Benda Mapel Prakarya Kelas 12 SMA/MA |
Soal Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Lokal non Benda Mapel Prakarya Kelas 10 SMA/MA
PETUNJUK UMUM1. Tulis namamu di sudut kanan atas
3. Kerjakan dulu soal yang kamu anggap mudah.
4. Periksa kembali pekerjaanmu sebelum diserahkan pada pengawas.
6. Berikut adalah kegiatan yang dapat dilakukan untuk memasarkan kerajinan yang terinspirasi dari budaya local adalah …
Strategi Pemasaran Produk Kerajinan
Strategi pemasaran produk kerajinan melibatkan pendekatan khusus yang mempertimbangkan sifat unik dan kreatif dari barang yang dihasilkan. Sebab, sebuah kerajinan merupakan produk seni yang sangat mengedepankan artistik di dalamnya.
Sehingga pemasaran atas produk tersebut harus kreatif dan unik guna menarik minat konsumen. Adapun strategi pemasaran produk kerajinan mencakup beberapa aspek, diantaranya :
1. Branding Khusus
Branding khusus dalam produk kerajinan melibatkan pembentukan identitas merek yang unik dan mencerminkan nilai-nilai serta karakteristik produk kerajinan. Menciptakan identitas merek yang kuat untuk produk kerajinan, menekankan kualitas kerajinan dan kreativitas.
Setidaknya branding khusus akan produk kerajinan mencakup aspek estetika merek, filosofi pemilihan merek, diferensiasi dengan produk lain yang serupa dan menggunakan komunikasi yang khas dan mudah dicerna.
Ketika beberapa aspek tersebut diperhatikan tentunya produk Anda mampu untuk bersaing di pasaran dengan produk lainnya. Salah satu branding kerajinan yang bisa dibilang cukup berhasil adalah brand pengrajin kuningan Boyolali yang sudah dikenal luas.
2. Pasar Sasaran
Mengidentifikasi pasar sasaran produk kerajinan melibatkan pemahaman mendalam tentang karakteristik produk dan penentuan segmen pasar yang paling mungkin tertarik.
3. Pemasaran Digital
Pemasaran digital produk kerajinan melibatkan penggunaan platform online dan strategi digital untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk. Tentunya dengan memanfaatkan media sosial, situs web, dan platform e-commerce untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk kerajinan. Beberapa hal tersebut dinamakan juga dengan social media branding.
B. Perencanaan Usaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Budaya tradisi dapat dikelompokkan menjadi budaya nonbenda dan artefak/ objek budaya.
- Budaya nonbenda di antaranya: pantun, cerita rakyat, tarian, dan upacara adat.
- Artefak/objek budaya diantaranya: pakaian daerah, wadah tradisional, senjata dan rumah adat.
Setiap jenis budaya tradisi baik nonbenda maupun artefak/objek budaya dapat menjadi sumber inspirasi untuk dikembangkan menjadi produk kerajinan.
Setiap daerah dapat mengembangkan kerajinan khas daerah yang mengambil inspirasi dari budaya tradisi daerahnya masingmasing.
Kekayaan budaya tradisi Indonesia adalah kearifan lokal (local genius) yang dapat menjadi sumber inspirasi yang tidak ada habisnya.
Sumber Daya, Material, Teknik dan Ide Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Kegiatan wirausaha didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, material, peralatan, cara kerja, pasar, dan pendanaan.
Sumber daya yang dikelola dalam sebuah wirausaha dikenal dengan sebutan 6 M:
- Man (manusia),
- Money (uang),
- Material (bahan),
- Machine (peralatan),
- Method (cara kerja),
- Market (pasar).
Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya non benda dapat dimulai dengan melihat potensi bahan baku (Material), keterampilan produksi (Man & Machine) dan budaya lokal yang ada di daerah setempat.
Wirausaha kerajinan dengan inspirasi budaya akan menawarkan karya-karya kerajinan inovatif kepada pasaran.
Tags: kerajinan dari produk adalah budaya inspirasi nonbenda