"Pasar Sasaran Produk Kerajinan Berinspirasi Budaya Nonbenda"1 / 2
Strategi Pemasaran Produk Kerajinan
Strategi pemasaran produk kerajinan melibatkan pendekatan khusus yang mempertimbangkan sifat unik dan kreatif dari barang yang dihasilkan. Sebab, sebuah kerajinan merupakan produk seni yang sangat mengedepankan artistik di dalamnya.
Sehingga pemasaran atas produk tersebut harus kreatif dan unik guna menarik minat konsumen. Adapun strategi pemasaran produk kerajinan mencakup beberapa aspek, diantaranya :
1. Branding Khusus
Branding khusus dalam produk kerajinan melibatkan pembentukan identitas merek yang unik dan mencerminkan nilai-nilai serta karakteristik produk kerajinan. Menciptakan identitas merek yang kuat untuk produk kerajinan, menekankan kualitas kerajinan dan kreativitas.
Setidaknya branding khusus akan produk kerajinan mencakup aspek estetika merek, filosofi pemilihan merek, diferensiasi dengan produk lain yang serupa dan menggunakan komunikasi yang khas dan mudah dicerna.
Ketika beberapa aspek tersebut diperhatikan tentunya produk Anda mampu untuk bersaing di pasaran dengan produk lainnya. Salah satu branding kerajinan yang bisa dibilang cukup berhasil adalah brand pengrajin kuningan Boyolali yang sudah dikenal luas.
2. Pasar Sasaran
Mengidentifikasi pasar sasaran produk kerajinan melibatkan pemahaman mendalam tentang karakteristik produk dan penentuan segmen pasar yang paling mungkin tertarik.
3. Pemasaran Digital
Pemasaran digital produk kerajinan melibatkan penggunaan platform online dan strategi digital untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk. Tentunya dengan memanfaatkan media sosial, situs web, dan platform e-commerce untuk meningkatkan visibilitas dan penjualan produk kerajinan. Beberapa hal tersebut dinamakan juga dengan social media branding.
B. Perancangan Kerajinan Inspirasi Objek Budaya Lokal.
Perancangan dan produksi kerajinan didasari oleh identifikasi ragam material dan teknik produksi di lingkungan sekitar.
Objek budaya lokal dan meterial serta teknik khas daerah merupakan potensi yang harus dikembangkan sehingga lestari dan menjadi manfaat bagi daerah.
Indonesia memiliki objek budaya lokal yang beragam dan berbeda-beda yang dapat dikembangkan menjadi kekayaan bersama yang luar biasa, yang akan memberikan warna bagi kemajuan bangsa dimasa depan.
Salah satu kekayaan pengembangan objek budaya lokal adalah melalui pengembangan kerajinan.Proses perancangan diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide dari produk kerajian yang akan dibuat, sketsa ide,
pembuatan studi model kerajinan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi.Ide kerajinan dengan insprasi objek budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diprduksi dan siap jual.
Dengan demikian, produk yang dihasilkan harus memiliki nilai estetik dan inovasi agar diminati pasar.
Objek tersebut dapat berupa objek 2 dimensi seperti relief atau motif dan objek 3 dimensi seperti bangunan, alat musik atau senjata.
Objek budaya seperti pakaian tradisional serta perhiasan dikenakan oleh manusia.Kerajinan dari inspirasi objek budaya dapat berupa miniatur objek budaya, benda hiasan, atau produk kerajinan dengan fungsi yang baru.
Berikut salah satu contohnya :
| Wirausaha Kerajinan Dengan Inspirasi Objek Budaya Lokal |
Tags: kerajinan dari produk adalah budaya inspirasi nonbenda