Mengenal Batik Tenun - Warisan dan Kreasi dalam Dunia Kerajinan Tangan
Kerajinan Tenun: Pengertian, Sejarah, dan Jenisnya
Sejumlah perempuan menenun di baawah rumah Desa Gumananon, Kecamatan Mawasangka, Buton Tengah. Sulawesi Tenggara. Desa Gumananon menjadi tempat warisan leluhur turun temurun terkait tenun Kamohu. (Dok. KemenKopUKM)
Oleh: Ani Rachman, Guru SDN No.111/IX Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi KOMPAS.com - Kerajinan tenun menjadi salah satu kekayaan budaya, berupa kerajinan tangan, yang dimiliki Indonesia. Apa itu kerajinan tenun?
Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil
Jenis rancangan suatu kerajinan tekstil dapat diwujudkan dalam berbagai kesatuan bahan dan teknik. Oleh karena iur, sebelum menentukan sebuah kerajinan kita harus mengetahui jenis dan karakteristik dari kerajinan tekstil.
Rancangan dalam pembuatan kerajinan tekstil juga perlu diperhatikan yaitu berupa cara menentukan:
- susunan dari garis,
- bentuk,
- warna, dan
- tekstur.
Dalam mendapatkan suatu produk kerajinan tekstil yang baik memerlukan sebuah perencanaan yang di dalamnya terdapat:
- kesatuan antara bahan yang digunakan dengan fungsi serta jenis benda yang dibuat,
- kerumitan dalam pengerjaannya yaitu perpaduan yang seimbang, berlawanan, atau saling bertentangan yang menghasilkan nilai estetis pada benda tersebut.
Selanjutnya terdapat dua macam teknik dalam pembuatan kerajinan tekstil, yaitu struktural dan dekoratif, yakni sebagai berikut.
- Structural Technique
Structural adalah susunan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur dari suatu kerajinan tekstil yang dibentuk dari bahan yang dijalin sesuai teknik pembuatannya. Misalnya tas yang dibuat dengan teknik rajut.
- Decorative Technique
Decorative (garnitur) adalah sentuhan/perlakuan yang diberikan pada permukaan busana yang memberikan efek visual dan memperindah penampilan. Misalnya tas kain katun yang dijahit, lalu diberi hiasan dengan sulam pita.
Jenis Motif Batik Asli Indonesia
Tak sedikit masyarakat Indonesia yang masih bingung menentukan batik untuk dikenakan sehari-hari. Sebab motif batik asli Indonesia sangat beragam dan ada beberapa diantaranya tidak bisa digunakan secara sembarangan.
Lantas, motif batik seperti apa yang mudah dipadupadankan dan bisa digunakan untuk berbagai kesempatan? Berikut ini adalah beberapa ragam jenis batik paling populer dan cocok untuk dikenakan di berbagai momen.
1. Batik Mega Mendung
Mega Mendung adalah salah satu jenis batik yang paling populer di Cirebon, Jawa Barat. Motif batik ini identik dengan pola mirip bentuk awan yang memiliki makna dan filosofi mendalam. Arti dari motif batik mega mendung salah satunya adalah nilai kesabaran yang harus ada di dalam diri manusia.
Mega Mendung mempunyai tujuh gradasi warna yang menjadi pelapisnya. Nama mega mendung berasal dari kata mega yang berarti awan atau langit, sedangkan mendung adalah langit yang meredup jelang turunnya hujan.
Nah, gradasi warna yang ada pada motif batik Mega Mendung inilah yang disebut-sebut sesuai dengan tujuh lapisan langit. Selain itu, istilah mendung juga bisa diartikan sebagai sifat yang sabar atau tidak mudah marah dalam kehidupan manusia.
2. Batik Sogan
Motif batik Sogan berasal dari Solo dan Yogyakarta dengan ciri khas berwarna cokelat muda beraksen bunga serta titik-titik. Selain itu, ada pula lengkungan dan garis di dalam motif batik yang menjadi favorit Presiden RI, Joko Widodo ini.
Sogan ternyata sudah ada sejak zaman nenek moyang dan biasa digunakan oleh raja-raja di keraton atau kesultanan. Sogan cukup populer karena memiliki warna yang elegan, yaitu kombinasi hitam dan cokelat.
Meskipun saat ini motif dan warna batik semakin beragam, tapi batik sogan tetap menjadi batik khas Indonesia yang diincar para fashionista di Asia dan seluruh daratan Eropa.
Tags: tenun pengertian