... Mengenal Batik Tenun: Definisi dan Panduan Lengkap untuk Pecinta Kerajinan Tangan

Mengenal Batik Tenun - Warisan dan Kreasi dalam Dunia Kerajinan Tangan

Pengertian Batik Menurut Para Ahli

Definisi batik pun dijabarkan oleh para ahli, antara lain:

1. Santosa Doellah

Menurut Santosa Doellah, pengertian batik adalah sehelai kain yang dibuat secara tradisional dan utamanya juga digunakan dalam matra tradisional dengan beragam corak hias dan pola tertentu, dimana pembuatannya menggunakan teknik celup rintang dengan lilin sebagai bahan perintang warna.

Santosa Doellah juga menjabarkan lebih lanjut bahwa suatu kain bisa disebut batik jika memiliki dua unsur pokok, antara lain:

  • Dibuat dengan teknik celup rintang menggunakan lilin sebagai perintang warna
  • Mempunyai pola khas batik yang beragam

2. Irwan Tirta

Iwan Tirta mendefiniskan batik sebagai suatu teknik menghias kain atau tekstil dengan memanfaatkan lilin dalam proses pencelupan warna, dimana seluruh proses tersebut dilakukan menggunakan tangan.

3. Afif Syakur

Proses Produksi Kerajinan Tekstil

Setiap jenis kerajinan tekstil memiliki bahan, alat, dan cara membuat atau produksi yang berbeda. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa proses produksi kerajinan tekstil mulai dari kerajinan tekstil tapestri, batik, sulam, dan jahit aplikasi.

Kerajinan Tekstil Tapestri

Tapestri atau tenun banyak di temukan di Indonesia sebagai salah satu kearifan budaya kerajinan tekstil. Banyak kekayaan tenun menenun, dengan aneka ragam teknik dan prosesnya, serta ragam hias yang beraneka ragam di nusantara.

Kerajinan tenun dibuat dengan menggunakan alat tenun seperti gedogan ataupun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin), dalam pembuatan hiasan tenun serat ini pun mengikuti kebiasaan dalam pembuatan tenun pada umumnya.

Bahan Pembuatan Hiasan Tapestri

Bahan yang digunakan untuk membuat hiasan tapestri sebagai berikut.

  1. Benang tipis untuk lungsi
  2. Benang tebal untuk pakan
Alat Pembuat Hiasan Tapestri

Alat yang digunakan dalam pembuatan hiasan tapestri sebagai berikut.

  1. Kayu spanram yang diberi paku untuk benang lungsi
  2. Batang kayu
Proses Pembuatan Tapestri

Membuat tapestri sebetulnya membutuhkan suatu keahlian dan keterampilan khusus yang harus dilatih dan ditekuni. Namun, secara umum, proses pembuatan tapestri dapat disederhanakan menjadi sebagai berikut.

  1. Membuat lungsi pada pemidangan tenun.
  2. Memasukkan benang pakan pada lungsi.
  3. Mengganti warna pakan sesuai motif yang diinginkan.
  4. Mengoperasikan alat tenun dengan cara menyesuaikan dan mengganti warna benang, lalu menarik bagian alat yang akan merapatkan benang.

Pengertian Batik

Menurut pengertiannya, batik adalah kain bergambar yang dibuat secara khusus dengan cara ditulis atau menerakan malam dengan canting. Kemudian, kain tersebut diolah dan diproses dengan cara tertentu yang cenderung menggunakan cara-cara tradisional.

Ada pula pendapat lain mengenai definisi batik, yaitu kain bergambar yang dibuat khusus denagn cara menuliskan lilin pada kain mori atau kain tenun berwarna putik, selanjutnya diolah dengan proses tertentu sehingga menjadi pakaian bernilai guna tinggi.

Sedangkan menurut terminologi dan etimologi, istilah batik berasal dari bahasa Jawa, yakni “mbat” yang berarti melempar dan “titik”. Sehingga bila digabungkan arti kata batik adalah melempar titik berkali-kali pada kain. Dari arti tersebut bisa dijabarkan menjadi seni dalam menghias kain dengan penutup lilin untuk membentuk corak hiasan tertentu serta membentuk bidang pewarnaan.

Ragam Motif Tenun Troso

Penggunaan ATBM dalam proses pembuatan tenun memang sangat berpengaruh pada penampilan fisik dan motif. Itulah kenapa motif-motif yang dihasilkan pada kain tenun Jepara sangat menarik dan unik. Beragamnya jenis dan motif tenun yang dihasilkan menunjukkan kreatifitas pengrajin tenun di daerah kelahiran RA Kartini tersebut.

Salah satu keunikan Kain Tenun Troso adalah pada motifnya. Selain indah, motif kain tenun ini tidak melulu bernuansakan tradisional, klasik atau etnik. Namun juga citarasa modern dengan motif-motif kontemporernya.

Adapun jenis motif yang biasa ditemukan pada tenun troso yang populer antara lain : misris, blanket, rangrang dan baron. Motif-motif tersebut sangat khas dan tidak ditemukan pada setiap daerah penghasil tenun. Semua dapat di temuan di sentra Tenun Troso dengan proses pembuatan kerajinan yang masih tradisional.

Selain itu, kain tenun troso juga memiliki beberapa motif lainnya seperti : motif krisna, motif ukir, motif rantai, motif mawar, motif bambu, motif burung, motif naga, motif lilin, motif antik, motif cempaka, motif dewi sri, motif kecubung, motif sby, motif obama dan lain-lain.

Banyaknya variasi motif membuat Kain tenun Troso dapat dipergunakan oleh semua khalayak dan pada berbagai acara atau keperluan.


Tags: tenun pengertian

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia