Teknik Tuang Sekali Pakai dalam Karya Kerajinan DIY dan Menjahit
Pengertian Teknik Cor
Menurut definisi, teknik cor adalah sebuah teknik atau metode untuk menghasilkan atau menciptakan sebuah karya seni rupa terapan tiga dimensi.
Teknik ini sudah lama berkontribusi dalam pembuatan seni rupa terapan di seluruh dunia. Tidak hanya seni rupa terapan, teknik ini juga banyak dipakai pada seni lain.
Namun, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pengecoran tidak hanya dilakukan untuk menghasilkan sebuah produk seni.
Kini teknik pengecoran sudah merambah bidang lain dan metodenya juga semakin berkembang. Tidak hanya dari logam, tapi juga menggunakan bahan lain yang memungkinkan.
Campuran berbentuk cair semi padat ini dituangkan pada cetakan untuk menghasilkan sebuah benda yang sangat keras.
Nantinya campuran tersebut akan membentuk sebuah bentuk tertentu sesuai cetakan yang digunakan.
Semakin detail dan rapi sebuah cetakan, maka akan semakin baik hasil pengecoran. Itulah kenapa teknik ini sering dipakai dalam membuat seni terapan tiga dimensi atau seni patung.
Awal Mula Teknik Pengecoran
Pada zaman dahulu, teknik pengecoran banyak dipakai sebagai teknik dasar pembuatan emas.
Walaupun sebenarnya teknik ini masih dipakai sampai sekarang, namun dengan pesatnya perkembangan teknologi membuat teknik ini sudah dipakai dalam berbagai keperluan sesuai kebutuhan manusia.
Bahan yang digunakan dalam teknik pengecoran juga bermacam-macam. Tidak hanya logam, kini mengecor sudah menggunakan berbagai bahan sesuai dengan kebutuhannya.
Ini juga berbanding lurus dengan teknik pengecoran yang semakin banyak dipakai pada bidang lain seperti otomotif dan konstruksi.
Bahan-bahan yang dipakai untuk mengecor banyak diambil dari alam, seperti karet, logam, dan juga semen. Penggunaan bahan ini disesuaikan dengan kebutuhan.
Misal ketika melakukan pengecoran untuk bahan bangunan, maka digunakan semen yang massanya tidak seberat logam.

Tidak Memerlukan Peralatan yang Mahal
Keunggulan pertama dari teknik tuang sekali pakai dalam pembuatan karya kerajinan adalah tidak memerlukan peralatan yang mahal. Dalam metode ini, kita hanya perlu mempunyai alat cetak pola, oven, dan bahan dasar resin. Sederhananya, biaya produksi yang dikeluarkan oleh produsen jauh lebih rendah dibandingkan dengan teknik cetak dalam (Casting) yang memerlukan peralatan yang lebih canggih dan mahal. Sehingga ekonomis untuk para produsen dalam memproduksi karya kerajinan agar memberikan harga yang terjangkau bagi konsumen.
Selain biaya produksi yang lebih rendah, keunggulan lainnya dari teknik tuang sekali pakai adalah dapat mempercepat proses produksi. Hal ini disebabkan oleh teknik ini tidak memerlukan banyak waktu dan usaha. Sehingga lebih cepat dalam menghasilkan produk kerajinan. Khususnya jika produsen membutuhkan jumlah karya kerajinan yang banyak dalam waktu yang singkat , teknik tuang sekali pakai menjadi pilihan yang tepat. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar yang cepat berubah dengan adanya salah satu keunggulan teknik ini dalam ekonomi kerajinan di Indonesia.

Contoh Teknik Cor
Mengetahui teknik pengecoran secara teori tentu saja akan menyulitkan dalam pemahamannya, maka dari itu perlu adanya informasi mengenai contoh teknik pengecoran.
Berikut adalah beberapa contoh teknik pengecoran:
1. Pengecoran Tradisional (Traditional Casting)
Beberapa teknik pengecoran yang masuk pada teknik ini antara lain:
- Dry Sand Casting
- Sand Mold Casting
- Full Mold Casting
- Shell Mold Casting
- Cement Mold Casting
- Vacuum Mold Casting
Teknik pengecoran tradisional tentu saja masih menggunakan cara lama, baik dari segi alat seperti cetakan dan alat tuang maupun dari segi metode.
2. Pengecoran Non-Tradisional (Contemporary Casting – Non Traditional Casting)
Teknik pengecoran yang masuk dalam kategori ini adalah:
- High Pressure Die Casting
- Centrifugal Casting
- Permanent Mold Casting
- Investment Casting
- Solid Ceramic Casting
- Plaster Mold Casting
Proses pengecoran dengan teknik cor ini sudah lebih modern dan tidak mengandalkan alat percetakan sederhana yang menggunakan pasir dan tanah liat.
Proses ini banyak dipakai untuk membuat produk berukuran yang lebih kecil dan lebih detail.
Tags: kerajinan untuk teknik digunakan