"Tusuk Jahitan Tangan - Alternatif Pengganti Mesin Jahit yang Efektif"
Tusuk Feston
Tusuk feston (blanket stitch) berfungsi untuk penyelesaian tiras seperti tiras lingkar kerung lengan atau pada pinggiran pakaian bayi. Tusuk feston juga dapat berfungsi sebagai hiasan bila benang yang digunakan adalah benang hias atau benang sulam dengan kombinasi warna yang serasi.
Membuat tusuk Feston
- Dari pinggiran yang bertiras, tusukkanlah jarum sampai tembus dan keluar dari kain.
- Kemudian tusukkan yang kedua, sebelum jarum keluar, benang yang ada di ujung jarum dilingkarkan lewat bawah jarum.
- Tariklah jarum bersama benangnya sampai kencang.
- Tusukan ketiga dikerjakan seperti tusukan kedua. Demikian seterusnya.
- Tusuk Feston bisa juga digunakan sebagai pengganti tusuk balut, terutama untuk kain yang tebal.
Kegunaan tusuk Feston untuk menjahit:
- Tiras pinggir kerung lengan model kerut.
- Tiras pinggir kain yang memakai renda atau lajur kerut.
- Tiras pinggir kain yang sukar dijahit dengan mesin jahit.
Tusuk jahitan tangan sebagai pengganti tusuk mesin jahit adalah
Tahap mula perkenalan baik untuk para penjahit handal maupun pemula ke dunia jahit menjahit pasti tidak lepas dari tahap untuk memahami dan belajar menggunakan jahitan tangan. Tentu saja ini adalah fase awal dimana penjahit diperkenalkan dengan cara menjahit paling simpel dan mudah sebelum mulai untuk mempelajari cara menjahit yang lebih advance menggunakan mesin jahit.
Menjahit dengan tangan kini juga sudah lumayan populer diantara anak-anak maupun remaja, khususnya perempuan, karena di beberapa sekolah menjahit sudah menjadi kurikulum atau kelas yang harus dikuasai oleh anak didiknya. Dan keterampilan menjahit ini diharapkan dapat menambah skill bagi siapapun yang mempelajarinya dan dapat mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari.
Walaupun menjahit dengan tangan termasuk skill menjahit yang paling dasar, jahitan tangan juga memiliki berbagai macam jenis lho! Apa saja jenis tusuk / stitch jahitan tangan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Nah, sudah cukup paham belum jika jenis jahitan tangan juga dapat bermacam-macam dan dapat disesuaikan dengan fungsinya? Jika sudah paham, apakah Anda tertarik untuk belajar lebih jauh dan mempraktekkan semua jenis jahitan tangan yang sudah dijelaskan di atas?
Jika Anda tertarik untuk belajar namun belum memiliki peralatan jahit yang dibutuhkan, yuk kunjungi offline store Kianjaya Machinery! Selain mengunjungi offline store kami, semua kebutuhan dan keinginan kalian untuk tools dalam menjahit bisa dilihat dan dibeli via Tokopedia atau Shopee yang tentunya lengkap dan terpercaya. Yuk cek sekarang!
Lorem ipsum is simply free text used by copytyping refreshing. Neque porro est qui dolorem ipsum quia quaed inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Lorem ipsum is simply free text used by copytyping refreshing. Neque porro est qui dolorem ipsum quia quaed inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Tusuk Jelujur
Berikut variasi dari tusuk jelujur (running stitch):
- Tusuk Jelujur Biasa, Tusuk hias ini paling sederhana, akan tetapi sangat bernilai dan berguna untuk jahitan sementara. Arahnya dari kanan ke kiri.
- Tusuk Jelujur dengan Sisipan. Tusuk jelujur dibuat dengan jarak yang pendek di antaranya lalu sisipkan benang warna lain ke bawah tusuk jelujur itu, sekali atau dua kali.
- Tusuk Jelujur yang Dililit. Dalam hal ini kita dapat membuat variasi dengan cara menggunakan dua macam benang yang berlainan tebal atau warnanya.
- Tusuk Jelujur Berganda atau Tusuk Holbein.Tusuk Holbein ini harus dikerjakan pada kain bagi yang mudah dihitung benang pakannya maupun lungsinnya. Setiap baris tusuk Holbein harus dikerjakan dua kali/bolak balik.
- Tusuk Hias Holbeinyang Dililit. Mula-mula membuat satu baris tusuk hias Holbein yang berbiku-biku, kemudian tusuk hias tersebut dililitkan dengan benang lain.
- Tusuk Hias Lalat (Tusuk Kantil). Tusuk hias ini bila dilihat satu persatu seolah-olah menyerupai seekor lalat terbang atau seperti ujung panah yang runcing. Pengerjannya harus selalu dengan arah membentuk sudut ke bawah. Walaupun penyusunannya berbaris horizontal ataupun vertikal, keseluruhannya merupakan tusuk tikam jejak biku-biku. Akan tetapi pengerjaannya menurut teknik Holbein , yakni dikerjakan dalam dua tahap tusuk jelujur yang secara bolak balik saling mengait. Tusuk hias lalat ini dapat dikombinasikan dengan tusuk hias lainnya, juga dapat dikerjakan sebagai pola berserak atau pengisi bidang.
Tusuk Flanel
- Tusuk Tangkai (stem stitch). Pada tusuk tangkai biasanya benang kerja itu letaknya di bawah jarum (lihat gambar). Dapat juga benang kerja itu selalu ada di atas jarum dan tusuk hiasnya disebut juga tusuk pinggiran (sebagai batas). Dalam hal ini kedua jarum tersebut ditusukan dan dikeluarkan tepat pada ujung tusuk hias yang sebelumnya. Pada bagian buruk kita harus memperoleh suatu baris tusuk tikam jejak yang rapi.
- Tusuk Tangkai yang dililit. Dibandingkan dengan tusuk pipih yang dililit, lilitan pada tusuk tangkai itu lebih serong, jika memakai benang tebal lilitannya dapat menutupi tusuk tangkai seluruhnya.
- Tusuk Tangkai Bertumpuk. Dalam hal ini cara membuat tusuk tangkai itu lebih serong daripada tusuk tangkai biasa dengan sedemikian rupa sehingga menutupi tusuk tangkai yang semula.
- Tusuk Tangkai Melompat. Benang kerja secara bergilir letaknya di atas dan di bawah.
Tusuk Tikam Jejak
Tusuk tikam jejak (back stitch) jika dilihat dari bagian atas tusuknya kelihatan seperti jahitan mesin dan bila dilihat dari bagian bawah tusukannya seperti jahitan rangkap.
Jarak tusukan bagian bawah dua kali jarak tusukan bagian atas, teknik menjahitnya adalah dengan langkah maju sebelum melangkah mundur ke belakang dengan jarak yang sama.
Tusuk tikam jejak berguna untuk pengganti jahit mesin.
Membuat tusuk Tikam Jejak
Kegunaan tusuk Tikam Jejak:
- Menjahit dengan jarum tangan, meniru hasil jahitan mesin pada bagian baiknya.
- Pengganti jahitan mesin pada tempat yang tebal, yang tidak dapat ditembus dengan jarum mesin.
Tags: jahit mesin tangan adalah sebagai