... Cara Mudah Membuat Ikat Kepala Tenun Lombok Sendiri | Panduan DIY

Ikat Kepala Tenun Lombok - Keindahan dan Kreativitas dalam Kerajinan Sulaman Tradisional

Material Kain Tenun Lombok

Motif Subahnale, salah satu motif favorit kain tenun Lombok. (Foto: Tribun)

Kain tenun Lombok terbuat dari bahan-bahan alami, yaitu kapas pilihan yang dipintal menjadi gulungan benang sebagai bahan utamanya. Pintalan benang tersebut diwarnai menggunakan bahan pewarna yang berasal dari dedaunan, akar-akaran, biji-bijian, kulit pohon, dan juga yang lainnya yang sifatnya alami dan berasal dari alam.

Misalnya saja, warna merah diambil dari sari biji pinang, akar mengkudu, kulit kayu, dan lainnya. Biru dari tanaman Indigofera tinctoria atau tanaman tarum. Sementara warna biru keabu-abuan dihasilkan dari tanaman suji dan daun mangga. Demikian selanjutnya hingga mendapatkan ragam warna yang lebih beragam.

Desa Penghasil Kain Tenun Lombok

Foto: Datu Lombok Tour

Saat jalan-jalan ke Lombok banyak orang mengincar untuk mendatangi pulau Gili untuk menyelam atau naik ke Gunung Rinjani. Lombok memang memiliki banyak destinasi alam yang luar biasa.

Tapi satu lagi yang tidak boleh Anda lewatkan adalah mampir ke Desa Sade dan Desa Sukarara, dua desa terbaik penghasil kain tenun Lombok. Kedua desa ini juga disebut sebagai rumah bagi Suku Sasak, suku asli pulau Lombok. Jarak Desa Sade sendiri hanya 5 kilometer dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, nih, Bunda.

Suku Bayan, Pusat Budaya Lombok Tertua

Sebelum berkunjung ke Kecamatan Bayan, Lombok Utara ada baiknya Anda mengetahui hal-hal seputar Suku Bayan ini, supaya saat berkunjung Anda paham berbagai tradisi dan adat istiadat disana.

Mengutip dari Wikipedia, Suku Bayan adalah suatu komunitas yang merupakan bagian khusus dari masyarakat suku bangsa Sasak yang lebih luas, dan dikenal sebagai pusat budaya Lombok tertua. Seperti yang sudah disebutkan di atas, Suku Bayan berasal dari Kecamatan Bayan sehingga mereka sering dipanggil dengan Suku Bayan.

Suku Bayan juga sering disebut dengan Suku Sasak Bayan, mengapa demikian? Ya, karena di Lombok tidak hanya terdapat satu suku, melainkan ada bermacam-macam suku di Lombok, salah satu yang paling terkenal adalah Suku Sasak. Nah pada dasarnya Suku Bayan ini adalah bagian dari Suku Sasak, sehingga sering disebut sebagai Suku Sasak Bayan.

Meskipun begitu, Suku Bayan tetap memiliki beberapa perbedaan dengan Suku Sasak. Misalnya saja dari segi pakaian adatnya.

Motif Kain Tenun dari Flores

Flores memiliki banyak sentra penghasil kain tenun, yang antara lain: Maumere, Sikka, Ende, Manggarai, Ngada, dan lain sebagainya. Setiap daerah atau etnis memiliki ragam motif, corak dan preferensi warna yang berbeda-beda dalam membuat kain tenun.

Kain tenun khas daerah Sikka misalnya, biasanya selalu menggunakan warna gelap seperti hitam, coklat, biru, dan biru-hitam. Untuk motifnya, cenderung menggunakan benda dan mahluk hidup yang berkaitan dengan laut. Seperti misalnya, figur nelayan, sampan, penyu, udang, atau kepiting. Wajar, karena nenek moyang mereka dahulu termasuk pelaut ulung dan tangguh.

Sementara, di Ende lebih banyak menggunakan warna cokelat dan merah serta memadukannya dengan ragam hias motif bergaya Eropa. Hal ini karena letak strategis Ende di pesisir selatan Flores yang memungkinkan orang-orang Ende zaman dahulu mudah berhubungan dengan bangsa pendatang, seperti orang Eropa. Ciri khas lain motif kain tenun Ende adalah penggunaan hanya satu jenis motif pada bidang di tengah-tengah kain.

Jarang Atabilang dari Maumere

Jara Nggaja dari Ende

Jara dari Desa Bena

Bintang Kejora dari Maumere

Motif Bintang Kejora berbentuk bintang berganda tiga yang melambangkan unit keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak. Persegi empat dengan isian belah ketupat kompleks melambangkan pertanda pencegah malapetaka. Sehingga, motif Bintang Kejora ini diyakini, pemakainya bisa mendapatkan penerangan atau petunjuk dan sekaligus kain itu digunakan sebagai media penolak malapetaka. Konon, dulunya motif ini merupakan motif khas yang khusus diperuntukkan bagi putri-putri Kerajaan Sikka. Dan sekarang-sekarang ini, motif Bintang Kejora atau sering juga disebut Mawarani inilah yang paling banyak diminati para perempuan dari berbagai negara.

Jual Kain Tenun Etnik Berbagai Model dan Motif di Daerah Malang


Anda mencari Kain tenun dengan berbagai Model dan Motif di daerah Malang? Kami Agen sekaligus Distributor Kain Tenun Etnik Khas Indonesia

untuk pemesanan Hubungi Whatsapp kami di : 081317041474

Kami juga menerima Reseller dan Dropship Untuk Wilayah Seluruh Indonesia.

kami juga menyediakan :

- jual Tas Tenun Etnik Motif Lombok
- jual Ikat Kepala Tenun Motif Dayak
- Jual Ikat Kepala Tenun Motif Baduy
- Jual Ikat Kepala Tenun Motif Batak
- Jual Ikat kepala Tenun Motif Toraja
- Jual Blanket Tenun Motif Toraja
- Jual Blanket Tenun Motif Jepara- Jual Blanket Tenun Motif Lombok
- Jual Syal Tenun Motif Toraja
- Jual Syal Tenun Motif Lombok

kami juga menjual Di :


Tags: tenun ikat lombok

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia