Keindahan dan Makna di Balik Motif Dekoratif pada Kain Tenun - Menggali Seni DIY dan Sulaman
Ragam Jenis Gambar Dekoratif
Ilustrasi pengertian gambar dekoratif. Foto: Moonwallstickers.Gambar dekoratif dapat dituangkan dalam berbagai media. Media yang paling umum adalah lukisan . Jenis gambar dekoratif ini seringkali menjadi fokus utama dalam mendekorasi dinding ruangan.
Lukisan dari seniman terkenal atau hasil karya pribadi misalnya dapat memberikan sentuhan personal. Selain lukisan, berikut beberapa jenis gambar dekoratif.
1. Tekstil
Gambar dekoratif juga kerap dituangkan dalam tekstil atau kain, seperti taplak meja, sarung bantal, hingga tirai juga dapat dianggap sebagai gambar dekoratif. Pola yang dipilih dapat menciptakan dinamika visual dalam suatu ruangan.
2. Kerajinan Tangan
Kerajinan tangan seperti ukiran kayu, patung, atau hiasan dinding unik juga bisa menjadi medium gambar dekoratif. Gambar dekoratif pada kerajinan tangan dapat memberikan sentuhan artistik dan keunikan tersendiri.
Pengertian Seni Dekoratif Geometris Menurut Ahli
Ahli seni dan sejarawan seni seperti Wassily Kandinsky, Piet Mondrian, dan Kazimir Malevich dianggap memiliki pengaruh signifikan dalam pengembangan seni dekoratif geometris. Menurut sejarawan seni, seni dekoratif geometris menekankan pada penggunaan bentuk geometris, garis, dan pola yang teratur untuk menciptakan karya seni yang terstruktur dan estetis.
Para sejarawan seni melihat seni dekoratif geometris sebagai penyederhanaan dan abstraksi dari dunia nyata menjadi elemen-elemen geometris yang murni. Penekanan pada keteraturan, simetri, dan proporsi matematis dianggap penting dalam menciptakan harmoni visual dan estetika yang kuat.
Seni dekoratif geometris juga dikaitkan dengan gerakan seni abstrak, di mana seniman menyederhanakan bentuk-bentuk alam menjadi elemen geometris yang lebih universal dan non-representasional. Gerakan ini sering kali mencoba untuk mengungkapkan prinsip-prinsip dasar dari harmoni visual dan spiritual melalui penggunaan bentuk geometris yang teratur.
Pada akhirnya, pandangan tentang pengertian seni dekoratif geometris dapat bervariasi dari ahli ke ahli, tergantung pada konteks historis, budaya, dan pendekatan masing-masing individu terhadap seni. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari dan memahami perspektif yang berbeda untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang pengertian seni dekoratif geometris.
Seni Dekoratif Geometris : Pengertian, Tokoh dan Contohnya
Seni dekoratif geometris melibatkan penekanan pada keteraturan, kesederhanaan, dan ketepatan dalam penggunaan elemen-elemen geometris. Seniman dan desainer menggunakan prinsip-prinsip geometri, seperti proporsi, perspektif, penyeimbangan, dan perulangan, untuk menciptakan karya seni yang terstruktur dan estetis.
Seni dekoratif geometris adalah gaya seni yang menekankan penggunaan bentuk geometris, pola, dan susunan simetris dalam menciptakan karya seni dekoratif. Dalam seni dekoratif geometris, elemen-elemen seperti garis, bentuk geometris (seperti segitiga, persegi, lingkaran), pola berulang, dan simetri digunakan sebagai dasar untuk menciptakan karya seni yang estetis dan teratur.
Seni dekoratif geometris dapat diterapkan dalam berbagai media dan bidang seni, termasuk lukisan, karya kerajinan, desain interior, arsitektur, kain tenun, dan lain sebagainya. Motif dan pola geometris dapat diaplikasikan pada permukaan kanvas, kain, keramik, logam, kaca, atau benda-benda dekoratif lainnya.
Dalam seni dekoratif geometris, karya seni sering kali memiliki tampilan yang bersih, terorganisir, dan berulang. Garis-garis lurus, sudut-sudut tajam, dan pola yang simetris menjadi elemen kunci dalam menciptakan karya yang berkesan visual.
Warna juga dapat digunakan dalam seni dekoratif geometris, tetapi sering kali dikendalikan dengan menggunakan skema warna yang sederhana dan terbatas untuk mempertahankan kejelasan dan keteraturan komposisi.
Pengertian seni dekoratif geometris melibatkan penekanan pada elemen-elemen geometris, proporsi yang akurat, simetri, dan keteraturan dalam menciptakan karya seni yang indah dan terstruktur. Seni dekoratif geometris menawarkan gaya yang jelas, tegas, dan sering kali modern dalam desain.
Motif Kain Tapis
motif Kain Tapis – sumber : travel.kompas.com
Kain tradisional asal Lampung ini memiliki motif lokal yang sangat khas. Motifnya juga sangat indah lantaran dibuat secara manual menggunakan metode sulaman tangan.
Perpaduannya dengan benang emas juga menjadikan kain ini terlihat unik dan mewah. Hampir mustahil untuk membuat tiruan kain ini dengan bantuan mesin karena motif kain tapis dibuat dengan tingkat kerumitan yang sangat tinggi.
Masyarakat Lampung menganggap kain tapis memiliki makna simbolik yang sangat tinggi, salah satunya sebagai lambang kesucian.
Warna dasar kain tapis juga menjadi wujud kepercayaan yang melambangkan kebesaran pencipta alam. Kain Tapis biasanya dipakai sebagai busana dalam upacara adat dan keagamaan.
Itulah beberapa kain dengan motif unik asli dari Indonesia. Apakah kamu sudah pernah melihat semuanya? Mana yang paling menarik menurutmu?
Jenis motif pada gambar dekoratif
Gambar dekoratif terdiri dari penggabungan beberapa motif, Bunda. Contohnya saja seperti batik. Batik merupakan gabungan dari beberapa gambar hias, yang disusun rapi dan selaras, serta memiliki komposisi warna yang indah. Anak bisa menggambar batik sebagai tugas gambar dekoratif mereka lho, Bunda. Ada juga gambar dekoratif bernuansa tradisional lainnya seperti kain songket, kain tenun ikat, atau kain tapis Bunda.
Ada beberapa jenis motif yang bisa dibuat menjadi gambar dekoratif oleh Si Kecil Bunda. Berikut penjelasannya yang dikutip dari buku Pembelajaran Tematis yang ditulis Nanang Priatna.
1. Motif binatang
Motif binatang biasanya tidak benar-benar mengikuti bentuk binatangnya, namun dikreasikan kembali menjadi lebih indah. Walaupun dikreasikan sedemikian rupa, bentuk binatangnya tetap terlihat jelas. Contoh binatang yang biasa dijadikan motif adalah burung, gajah, kucing, singa dan ular.
2. Motif tumbuhan
Sama seperti motif binatang, motif tumbuhan bisa dibuat sesuai keinginan. Anak juga bisa menggabungnya dengan motif binatang dan motif lainnya. Contoh tumbuhan yang sering dijadikan motif adalah bunga teratai.
3. Motif benda-benda alam
Selain makhluk hidup, gambar motif dekoratif juga bisa terinspirasi dari benda alam dan dapat dikreasikan sesuai keinginan senimannya. Contoh pemandangan alam yang sering dijadikan motif adalah gunung, air, awan, dan bebatuan.
4. Motif geometris
Motif geometris adalah motif dekoratif yang polanya sederhana. Motif ini lebih banyak memanfaatkan unsur garis dan bentuk, seperti garis lengkung, lurus, segitiga, persegi empat, persegi panjang, hingga trapesium.
5. Motif kreasi
Motif hias kreasi adalah gambar yang tidak berasal dari kehidupan nyata. Gambarnya merupakan hasil imajinasi dari manusia. Contoh motif kreasi adalah naga, putri duyung, raksasa, dan makhluk gaib.
6. Motif figuratif
Motif figuratif adalah motif dekoratif berbentuk manusia, biasanya gambar dikreasikan sesuai keinginan seniman. Motif manusia biasa digunakan sebagai properti tari. Contoh nyata dari motif kreasi manusia adalah wayang.
Tags: tenun gambar motif pada